Film ‘Belok Kanan Barcelona’ Tentang Cita dan Cinta

 Film ‘Belok Kanan Barcelona’ Tentang Cita dan Cinta

Apa artinya sebuah pertemanan setelah terpisah jarak dan waktu? Hal-hal klise yang sering terjadi dan terpikir buat kamu yang punya teman dekat atau sahabat karib di kehidupan nyata.

Cerita yang sama juga akan terjadi di film Belok Kanan Barcelona. Diadaptasi dari novel laris yang dikerjakan oleh empat penulis Adhitya Mulya, Ninit Yunita, Alaya Setya, Iman Hidajat pada tahun 2007 yang lalu kini akan segera hadir di bioskop-bioskop Indonesia.

Seperti apa cerita atau sinopsis film Belok Kanan Barcelona? Apakah memiliki cerita yang kurang lebih sama dengan novelnya?

Francis (Morgan Oey) memainkan nada-nada rindu melaui pianonya. Farah (Anggika Bolsterli) tengah sibuk merancang sebuah desain bangunan di Vietnam. Retno (Mikha Tambayong) melanjutkan hobi memasaknya di Denmark, dan Ucup (Deva Mahenra) yang tengah mengejar karir fantastisnya di Afrika Selatan.

Empat orang teman lama yang sudah sangat dekat sejak masa sekolah. Harus berpisah demi melanjutkan masa depan masing-masing. Jarak dan waktu, tidak menghilangkan masa-masa indah mereka di masa lalu.

Keempat orang ini masih  bersahabat. Bahkan selalu memberikan kabar terbaru tentang kehidupan mereka masing-masing. Namun, pertemanan memendam sebuah rasa. Rasa yang tidak pernah jujur serta tak terungkap dari masa lalu.

Rasa yang membuat empat orang ini melakukan perjalanan demi perjalanan yang menyenangkan sekaligus menemukan dan menentukan kisah cinta yang tidak pernah hilang. ‘Belok Kanan Barcelona’ adalah tentang cita, cinta dan cerita empat orang yang sedang memulai perjalanan hidup mereka. (pik)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.