Ekspor Sepeda Motor Yamaha Tembus 1,5 Juta

 Ekspor Sepeda Motor Yamaha Tembus 1,5 Juta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melauncing ekspor 1,5 juta motor  produksi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), di Bizpark Commercial Estate, Pulogadung, Cakung, Jakarta, Senin (3/12) lalu.

Presiden mengaku senang karena pada 2014, produksi PT YIMM yang diekspor saat itu baru 23.000 motor, tapi sekarang sudah mencapai 338.000 motor, dengan kandungan lokal atau local content yang mencapai 93-94 persen.

“Ini jumlah yang sangat besar. Kandungan lokalnya sangat tinggi. Innvestasi-investasi seperti inilah yang terus kita cari, karena kalau untuk ekspor tapi bahan bakunya juga dari impor, juga sering menyebabkan yang namanya defisit neraca perdagangan,” kata Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi sempat bertanya berapa komposisi produk PT YMMI yang digunakan untuk pasar dalam negeri, dan berapa yang diekspor. Saat dijawab 25 persen untuk ekspor dan 75 persen untuk pasar dalam negeri, Presiden Jokowi menyampaikan harapannya, nanti  5 tahun lagi komposisi itu dibalik, karena ini sudah menguasai, 45 negara.

Apresiasi

Presiden juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas apa yang telah dilakukan oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing. “Saya melihat bahwa Yamaha sudah menjadi kawan lama di dunia usaha di Indonesia. Sudah sejak 1974, artinya sudah 44 tahun, seperti ini harus dihargai dan diberikan apresiasi,” kata Presiden Jokowi.

Artinya, lanjut Presiden, saat itu umur dirinya baru 13 tahun, Yamaha sudah masuk Indonesia. Ia yakin Yamaha Indonesia akan lebih lama lagi meneruskan usahanya di Indonesia dengan perkembangan yang pesat.

Saat ini PT. YIMM secara khusus dipercaya oleh principal Yamaha Jepang  untuk memenuhi kebutuhan sepeda motor Yamaha di pasar global. Melalui kerja nyata anak bangsa, Yamaha Indonesia bertransformasi menjadi pabrik eksportir terbesar di dunia dalam jajaran Yamaha Group dan juga terbesar di Industri Sepeda Motor Indonesia.

Pada tahun 2018 perkiraan ekspor Yamaha Indonesia mencapai 338.000 unit dan 5.300.000 CKD set atau naik 14,7 kali lipat dibanding dengan tahun 2014, dengan kandungan Lokal pada proses produksi sebesar 94% serta komposisi produksi untuk ekspor sebesar 25% dari produksi . Kinerja ekspor tersebut secara signifikan memberikan dampak positif bagi Ekonomi Indonesia  dengan mencatatkan surplus perdagangan sebesar USD 813,6 juta atau setara Rp 11,8 triliun.

Hal tersebut direalisasikan melalui ekspor sepeda motor jenis XMAX, NMAX, LEXI, AEROX, YZF-R3, YZF-R25, MT-03, MT-25, YZF-R15, MX-King dan beberapa model lain yang di ekspor ke 45 negara di 5 benua, seperti Jepang, Amerika Serikat, Rusia, Jerman, Perancis, dan negara-negara di Asia, Afrika serta Australia. Hal ini sekaligus menjadi bukti pengakuan dunia atas kualitas sepeda motor produksi Indonesia. (gun)

 

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *