Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
BPPT Siap Produksi 1.200 Ventilator per Bulan - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Kabar

BPPT Siap Produksi 1.200 Ventilator per Bulan

Published

on

Jayakarta News – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan ventilator portabel untuk membantu pasien terinfeksi virus Corona (Covid-19) yang mengalami gangguan pernapasan. Akhir bulan April 2020, alat ini sudah bisa diproduksi secara massal.

Kerjasama antara BUMN dan swasta, diperkirakan mampu memproduksi 1.200 unit ventilator setiap bulannya. Demikian disampaikan Kepala BPPT Hammam Riza, dalam konferensi pers di Graha BNPB beberapa waktu lalu.

“Kebutuhan ventilator saat ini menjadi krusial lantaran banyak pasien COVID-19 yang membutuhkan. Kami di BPPT mengembangkan ventilator portabel untuk membantu jumlah alat yang dibutuhkan di tiap rumah sakit rujukan COVID-19,” terang Hammam.

Hammam pun menjelaskan ventilator portabel ini berbasis bagging bag atau yang umum dikenal dengan ambu bag. Ventilator ini mengadopsi desain open source ventilator yang dikembangkan di Eropa dengan modifikasi menyesuaikan material dan komponen yang ada di lokal.

“Kita mengadopsi model yang ada di Eropa, namun kita sesuaikan dengan bahan yang ada di Indonesia sehingga Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hampir mencapai 100 persen,” tegasnya.

Dirinya pun mengungkapkan tim di BPPT juga menambahkan inovasi dan modifikasi untuk memaksimalkan fungsi dari ventilator portabel ini. Diantaranya, penambahan pengamanan (over pressure relief valve), penambahan kapasitas tekanan PEEP sekitar 10-20cm H2O, hingga penambahan penganturan fraksi gas oksigen (FIO2) yang mendukung sistem multi ventilator.

“Ventilator ini telah dilengkapi sensor dan sistem kontrol untuk memenuhi fungsi dan keamanan dalam pengoperasiannya. Ditambah ventilator ini telah mendukung sistem multi ventilator yang memungkinkan untuk dipakai lebih dari satu pasien,” urai Hammam.

Ventilator portabel yang pertama sudah diuji oleh dokter dan Kementerian Kesehatan. Selanjutnya, akan diuji coba di rumah sakit (RS). Saat ini, BPPT sedang menyelesaikan purwarupa ventilator portabel sebelum usulan sertifikasinya diajukan pada Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Kementerian Kesehatan. Setelah mendapat sertifikasi, ventilator portabel ini akan diproduksi massal oleh industri nasional untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit. (*/pon)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement