Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Jonathan Kuo Bawakan Karya Rachmaninoff - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Entertainment

Jonathan Kuo Bawakan Karya Rachmaninoff

Published

on

JAYAKARTA NEWS— Sergei Rachmaninoff adalah salah seorang pianis paling berpengaruh pada abad 20. Ia mempunyai kemampuan secara teknis dan daya ritmis yang legendaris.
Sejak usia 4 tahun, pianis, komponis dan konduktor asal Rusia ini belajar piano. Ia banyak menggubah karya untuk piano dan orkestra. Ketika pecah Revolusi Rusia, Rachmaninoff hengkang ke New York. Sebulan sebelum wafat, ia mendapatkan kewarganegaraan Amerika Serikat.

Guna memperingati 150 tahun kelahiran Rachmaninoff, pianis Jonathan Kuo (20 tahun) menggelar konser ‘Rachmaninoff Con Appassionato” yang berarti Rachmaninoff dengan gairah (passion : gairah, semangat, cinta) di Aula Simfonia, Jakarta, baru-baru ini.

“Saya tertantang. Karena enggak semua pianis bisa membawakan karya Rachmaninoff,” jelas Jonathan Kuo yang merupakan impiannya sejak dulu.

Jonathan Kuo bersama orkes yang melibatkan 61 pemusik memainkan piano Concerto No 3 dan Symphony No 2 (tampil orkes saja) dihadapan penikmat musik klasik. Iswargia R Sudarno (konduktor dan guru pianonya) mengatakan karya Rachmaninoff butuh instrumentasi yang besar dan variatif.

“Konser ini full dari Jonathan. Musiknya sangat melodis dan ekspresif. Jadi, rileks saja dan menikmati. Khalayak pasti akan terbawa suasana, ekpresi dan harmoni musiknya,” beber Iswargia R Sudarno.

Jonathan Kuo merasa senang bisa kembali ke Indonesia. “Saya jalani latihan intens selama 3 bulan jelang konser. Ini karya musik tersulit di dunia,” papar Jonathan.

Di sisi lain, ia ingin menularkan hobinya kepada generasi penerus agar mencintai musik klasik.
“Karena musik klasik ada kedalaman emosi jiwa yang enggak didapat di jenis musik lain,” pungkas Jonathan Kuo. (pik)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement