Kabar
Workshop Foto Produk SMK 5 Yogyakarta, Foto Komersial Dituntut Kreatif
Tujuan utama foto produk adalah menampilkan barang berupa foto yang menarik dan komunikatif. Foto produk diperlukan untuk memberi penjelasan visual kepada konsumen mengenai bentuk fisik produk.
Demikian Rakhmat Supriyono dalam workshop Fotografi jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Negeri 5 Yogyakarta, 25-26 Agustus 2025. Lebih jauh dipaparkan, foto produk termasuk jenis fotografi komersial, jadi dituntut kreatif agar bisa memikat calon pembeli.
“Foto yang biasa-biasa saja tidak akan bisa menggoda mata pemirsa,” ujar Rakhmat, fotografer senior lulusan ISI Yogyakarta. Dalam workshop dua hari ini peserta diberi kesempatan praktek memotret menggunakan cahaya alam dan cahaya lampu studio.
Menurut Rakhmat, sedikitnya ada tiga tujuan foto komersial yang perlu dipahami oleh fotografer. Pertama, meningkatkan reputasi bisnis. Foto yang baik harus dapat memberi image pada konsumen bahwa produk tersebut berkualitas dan bonafide.
Kedua, menaikkan nilai jual. Foto produk dituntut mampu menciptakan image lebih elegan dan memiliki nilai jual lebih tinggi. Foto yang kualitasnya buruk dapat menurunkan image perusahaan. Sebaliknya, foto yang menarik dan komunikatif dapat membujuk konsumen untuk membeli.
Terakhir, foto produk diharapkan mampu meningkatkan omzet penjualan barang. Target utama perusahaan, selain menciptakan awareness, adalah meningkatkan penjualan lebih besar.

Jurus-jurus Foto Produk
Rakhmat memberikan jurus-jurus foto produk agar hasilnya menarik dan persuasif. Jurus pertama adalah, gunakan kamera berkualitas. Alat penghasil gambar yang disebut kamera (termasuk lensa) menjadi penentu kualitas foto. Foto produk yang berkualitas selalu menggunakan kamera berkualitas pula. Bisa menggunakan kamera profesional (DSLR, Mirrorless), maupun kamera smartphone.
Jurus kedua, pencahayaan yang tepat. Pengaturan cahaya, baik cahaya alam maupun lampu studio, harus diatur sedemikian rupa agar karakter barang dapat dikenali konsumen. Kesan bahan, tekstur, warna, motif, dan ciri-ciri visual lainnya perlu ditampilkan secara jelas.
Tak kalah pentingnya, foto komersial dituntut kreatif dan unexpected. Agar tampak menarik bisa ditambahkan benda pendukung seperti bunga atau benda lain yang bisa menciptakan “point of inrerest”.
Kepala Sekolah SMK Negeri 5 Yogyakarta Sihono, S.Pd. dalam sambutannya mengatakan, kemampuan fotografi sangat dibutuhkan bagi yang mau menekuni profesi desainer. Karya-karya desain grafis hampir selalu didukung foto yang menarik. (*)

