Tembang Gambuh “Jayakarta Channel”

Jurnalis Jayakarta News di Boyolali, Jawa Tengah: Widodo, menggubah tembang (sekar) gambuh untuk “Jayakarta News Channel”.

“Gambuh” adalah salah satu tembang Macapat yang kelima. Gambuh memiliki makna: kulina (terbiasa), trep (pas), cocok atau jumbuh. Tembang ini biasanya menggambarkan sepasang pria dan wanita yang merasa ada kecocokan, kesesuaian, dan bertekad melanggengkannya dalam satu ikatan kebersamaan berumah tangga.

Tapi dalam tembang ini, Widodo memperkenalkan Jayakarta News Channel serta harapan yang baik bagi kita semua. Sifat gambuh adalah lugas, terbuka, akrab, mudah bergaul, serta perasaan dekat.

Aturan-aturan dalam mencipta tembang gambuh adalah pakem-pakem baku yang sudah ada. Seperti misalnya, guru gatra, guru wilangan, dan guru lagu. Contoh, satu bait tembang, terdiri atas lima baris. Jatuhnya kalimat pun diatur sedemikian rupa pada akhiran huruf “U”, “I” dan “O”.

Selamat menikmati alunan suara jurnalis JNC, Widodo, dari Boyolali – Jawa Tengah.

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *