“Penunggu” Candi Kedulan Menutup Suara Gde Mahesa

Canti Kedulan adalah situs purbakala bercorak agama Hindu yang terletak di Dusun Kedulan, Kelurahan Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Yogyakarta. Candi ini dibangun sekitar abad ke-8 pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno.

Seperti halnya Candi Sambisari yang berjarak tidak jauh, candi ini ditemukan terletak tiga sampai tujuh meter di bawah permukaan tanah; kemungkinan besar karena tertimbun lahar gunung Merapi yang diduga kuat meletus secara besar-besaran pada awal abad ke-11 (kira-kira tahun 1006).

Karena jenis tanah yang berada di sekitar candi terdiri dari 13 lapisan yang berbeda, maka kemungkinan besar bahwa candi ini tertimbun lahar dalam 13 kali letusan. Yang menarik, saat jurnalis JNC, Gde Mahesa melakukan peliputan, seperti ada “penunggu” yang tidak berkenan.

Akibatnya, meski sudah memakai clip on, suara tidak muncul. Sebaliknya, tertutup suara gemuruh seperti angin topan atau air terjun. (*)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *