Tags : musisi

Donny Hardono Berbagi Cerita Konser 7 Ruang

JAYAKARTA NEWS— Dewasa ini masyarakat dunia sudah mulai beradaptasi dengan segala aktivitas yang dilakukan secara virtual. Hal tersebut dikarenakan pandemi Covid 19 yang mengharuskan semua orang untuk mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak, khususnya menghindari kerumunan. Aktivitas kerap dilakukan secara virtual. Kini konser musik pun dapat dilakukan secara virtual dan live untuk mengibur masyarakat […]Read More

Musikus Bagoes AA Wafat

JAYAKARTA NEWS—  Berita duka kembali menyelimuti insan musik kita. Musikus, pencipta lagu, penyanyi dan aranger Bagoes AA wafat hari Minggu (28/6) pk 14.30 di RS Dr Suyoto, Veteran, Bintaro. Demikian anak-anak almarhum, Jody dan Farel mengabarkan berita duka ini. “Papa sudah lama mengidap penyakit ginjal dan komplikasi penyakit lain,” kata Jody. Padahal, 10 hari yang […]Read More

Jadikan TVRI ‘Rumah Musisi’ Indonesia

JAYAKARTA NEWS— Acara musik tak pernah ditiadakan di TV manapun. Karena musik adalah primadona. Tak bisa diabaikan pesan positif dalam perjalanan sejarah TVRI menjadi rumah eksposur perdana bagi musisi Indonesia. Secara kualitas, ‘Nada dan Improvisasi’, ‘Irama Jazz’, ‘Pojok Jazz’ dan ‘Musik Malam Minggu’ yang menghiasi layar TVRI banyak penggemarnya. Karena wajar jika para musisi berharap […]Read More

Dewa Budjana Rilis ‘Satu Jalan’ untuk Pengusaha Kecil

JAYAKARTA NEWS— Pemusik dan gitaris Gigi, Dewa Budjana berhasil menghimpun 14 musisi untuk merekam lagu ‘Satu Jalan’. Lagu yang diaransemen oleh Budjana (dan liriknya ditulis Trie Utami) ini ditujukan sebagai donasi untuk pengusaha kecil terdampak virus Corona, seperti pengemudi ojol, pemulung, penjual gorengan, buruh harian dll sebagai tulang punggung keluarga. “Kita bisa bersatu dan lagu […]Read More

Jessica Xaviera, ‘Could’ve Been’

JAYAKARTA NEWS— Dunia menyanyi sudah merupakan bagian dari kehidupan Jessica Xaviera, pendatang baru di musik. Sejak usia 3 tahun, Jess – sapaan akrabnya – sudah lihai menyanyi, meski suaranya masih cadel. Namun, kedua orang tuanya yang merupakan keluarga musisi terus menggembleng Jess dengan cara khas anak kecil. Hampir semua ragam genre musik dikuasai kedua orang […]Read More

Anang Nilai Cawapres tidak Tajam Soal Visi Kebudayaan

JAYAKARTA NEWS—Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah menilai debat cawapres tampak kurang tajam dalam membahas sektor kebudayaan. Padahal sektor ini cukup penting dalam kemajuan Indonesia. Anang Hermansyah menilai cawapres 01 dan 02 belum tajam dalam mengeksplorasi gagasan kebudayaan saat debat ketiga capres-cawapres yang digelar KPU. “Saya menilai kedua cawapres belum tajam dalam mengeksplorasi visi […]Read More

Komposer Yessy Wenas Berpulang

Terlahir dengan nama Jehezkiel Robert Wenas di Tomohon, Sulawesi Utara, 14 April 1939. Yessy mengawali kariernya sebagai gitaris di kelompok “Alulas: yang sempat menjadi juara pertama dalam Festival Group Band di Hotel Homan, Bandung (1959). “Saya sudah mengagumi bunyi gitar dan kebetulan ayah saya punya gitar. Bunyi gitar itu enak sekali rasanya,” katanya menceritakan ihwal […]Read More

Selamat Jalan Dian Pramana Putra

Musisi Dian Pramana Poetra alias Dian PP meninggal dunia di usia 57 tahun setelah dirinya disebut mengidap kanker darah (leukimia) stadium 4. Kabar tersebut diunggah oleh musisi Tompi melalui media sosial. Tompi juga mengisahkan kenangan dirinya saat menerima tawaran lagu yang dibuat oleh musisi legendaris tersebut. “Ada suatu waktu, saya disodorkan lagu yang ditulis oleh […]Read More

Buku ’11 Tahun Kangen Chrisye’ Diluncurkan

Hampir setiap tahun sejak kepergian penyanyi ‘Lilin-Lilin Kecil’ pada 30 Maret 2007 lalu, Ferry Mursyidan Baldan yang akrab dipangil Bang Ferry ini melakukan beragam aktivitas baik rutin pergi ziarah ke makamnya atau sambil melakukan aktivitas lainnya. Tahun ini, dengan mengusung tema “11 Tahun Setelah Chrisye Pergi”, Bang Ferry bersama Komunitas Kangen Chrisye (#K2C) kembali menggaet awak media untuk berpartisipasi ikut mengapresiasi kepergian Chrisye dalam bentuk tulisan […]Read More

Kisah Pasar Seni Ancol ‘Lumbung’ Rejeki Para Seniman

Pasar Seni Ancol era 70-80 an sempat menjadi lumbung rejeki para seniman Ancol. Kata Ajat Ali Bahar, pelukis Pasar Seni yang sampai sekarang masih eksis di sana, ‘ibaratnya’ mau melukis kayak apapun pasti jadi duit. Rejeki melimpah sampai-sampai banyak seniman jadi  ‘kaya’ mendadak, termasuk dirinya. Harga lukisan pada masa itu sudah mencapai Rp25-40 ribu, lumayan […]Read More