• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

International Ethnic Music Festival, Menyediakan Ruang Apresiasi Baru dan Dialog Antar Musisi

International Ethnic Music Festival, Menyediakan Ruang Apresiasi Baru dan Dialog Antar Musisi

admin by admin
November 13, 2022
in Entertainment, Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Musik etnik adalah musik yang dimiliki, dikembangkan, dikenal secara baik dan lazim dipakai oleh etnis tertentu untuk kepentingan tertentu. Secara turun temurun dalam keberagaman, selain sebagai hiburan, musik etnik juga acap digunakan untuk kepentingan keagamaan, peribadatan, misalnya menyangkut kelahiran, pernikahan dan kematian.

“Musik etnik atau musik tradisi punya peluang yang luas untuk bisa dikembangkan dan dikolaborasikan dengan musik apun. Inilah kedahsyatan musik tradisi Indonesia,” ujar Ketua Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) yang seorang musikus, Adra Karim, kepada penulis di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki (TIM), baru-baru ini.

Karena itulah, Komite Musik DKJ tahun ini menghelat International Ethnic Music Festival III (IEMF, dulu bernama Etno Musik Festival) selama dua hari di TIM yang diikuti musisi tradisi dari Betawi, Aceh, Riau, Ternate, Tangerang dan Bali, serta dari Meksiko dan Ekuador. Dikatakannya, tujuan IEMF adalah menyediakan ruang apresiasi baru bagi para musisi etnik di daerah.

“Selain itu, melalui festival ini juga mendorong terjadinya dialog antar musisi tradisional di tengah zaman yang terus berubah sehingga memunculkan gagasan-gagasan yang inovatif dalam pelestarian dan pengembangan musik tradisi, terutama di kalangan kaum muda,” ucap Adra Karim yang lama studi musik jazz di Belanda.

“Agar musik etnik warisan leluhur ini enggak punah tergerus zaman. Kemunculan generasi baru yang hidup dalam peradaban digital memberikan peluang terciptanya pemetaan kembali musik tradisional melalui media-media baru,” imbuh Adra Karim yang anak aktris teater dan film, Niniek L Karim.

Senada dengan Cholil Mahmud yang dikenal sebagai vokalis dan gitaris Efek Rumah Kaca.yang jufa anggota Komite Musik DKJ. “Banyak banget bisa kita gali dari musik tradisi.  Para musisinya bisa memainkan dan hidup dari musik tradisi. Penontonnya juga merasa punya kebanggaan, senang dan kangen dengerin musik tradisi,” beber Cholil Mahmud.

Sebagaimana genre musik lain, klasik atau jazz misalnya, musik etnik juga memiliki estetika sendiri yang dihasilkan dari alat musik, permainan nada, ritme dan tempo. Musik tradisi enggak sekedar bebunyian, tapi memberikan keindahan bunyi kepada pendengarnya agar masuk ke kedalaman penjiwaan. “Jelas, musik etnik adalah musik yang enggak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, dan bentuk pengungkapan diri yang mewujud menjadi identitas,” urai Adra Karim lagi.

Musik tradisi bisa dikolaborasikan dan ber ‘jam session’ dengan musik modern, pop,  rock atau musik Melayu yang kaya dengan ritme yang meliuk. What next ? Tergantung dari para musisi tradisi dan pemerintah yang bisa memfasilitasi warisan budaya ini. Sudah saatnya memasyarakatkan musik tradisi dan memusik tradisikan masyarakat, sebagaimana bidang olahraga dan ekonomi. (pik)

Tags: apresiasiinternational ethnic music festivaljayakartanewsmusik etnikmusisi
Previous Post

“Ritus Patembayan”, Catatan Sang Kurator

Next Post

FFI 2022 – Genderang Perang Telah Ditabuh

admin

admin

Next Post
FFI 2022 – Genderang Perang Telah Ditabuh

FFI 2022 - Genderang Perang Telah Ditabuh

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version