Pesona Kota Cantik yang Terhampar di Dua Benua

ANDA boleh iri dengan warga Istanbul, Turki, karena mereka memiliki kota yang terhampar di dua benua, yakni Eropa dan Asia. Ia menjadi satu-satunya kota di dunia yang terbentang di dua benua.

Bukan itu saja. Istanbul bukan hanya menyuguhkan pemandangan ala Asia dan Eropa, pun terpampang juga  tampilan kota Afrika Utara atau Timur Tengah. Itulah kemudian, Istanbul tidak cukup didefinisikan dengan dua benua atau wilayah tertentu.

Apabila Anda berkunjung ke Istanbul, cobalah berdiri untuk susana di persimpangan Timur dan Barat. Anda akan melihat  landmark indah kota ini yang menakjubkan. Kota ini  juga lengkapa dalam menggabungkan budaya dan agama.

Hagia Sophia yang terkenal telah menjadi sebuah gereja dan masjid, sementara sisa-sisa inkarnasi kota sebelumnya sebagai Bizantium dan Konstantinopel, kita dapat menemukannya di mana-mana di kota yang luas ini.

Sejarah juga seperti  mengalir dari setiap jalan. Istanbul adalah kota abad ke-21 yang memadukan tempat-tempat kontemporer yang menarik dengan monumen abadi. Tempat ini  juga merupakan kota metropolitan modern dengan berbagai kafe dan klub yang trendi, yang merupakan kejutan yang menarik bagi setiap pengunjung.

Cobalah untuk menghabiskan waktu  pagi Anda dengan menjelajahi Grand Bazaar, lalu  sore Anda datang ke  Masjid Biru, kemudian berkunjunglah ke Museum Seni Modern Istanbul.

Jangan lupa untuk mengambil kesempatan  makan di resto-resto  Asia dan menikmati berpesta ala   Eropa hingga subuh.

Apa yang Dapat Anda Lihat dan Lakukan di Istanbul

Putuskan apa yang benar-benar ingin Anda lihat di Istanbul berdasarkan minat Anda – apakah itu seni, arsitektur, kehidupan jalanan, atau hanya mengambil beberapa foto dari landmark utama. Di antara yang menarik adalah:

Hagia Sophia & Masjid Biru
Hagia Sophia adalah gereja terbesar  Kristen sampai abad ke-15, yang kemudian berubah  menjadi masjid. Pada 1935  bangunan itu berubah menjadi museum dan menjadi salah satu bangunan terbesar di dunia.

Satu lagi yang istimewa adalah Masjid Biru. Lokasinya hanya beberapa langkah jauhnya dari Sophia. Ini pertama kali dibangun pada abad ke-17 sebagai masjid termegah di dunia, dan nama populernya berasal dari ubin biru yang menghiasi dinding interior.

Di arah tenggara Istanbul lainnya, ada Menara Galata, yang sebelumnya dikenal sebagai Menara Kristus. Menara itu dibangun oleh komunitas kota Genoa  dan menawarkan platform tampilan di atas.

Oya,  jangan lewatkan Dolmabahçe Sarayi, istana tempat para sultan yang pindah pada tahun 1856. Ini adalah konstruksi yang  luar biasa dengan interior mewah, yang meliputi lampu gantung terbesar di dunia dan hampir 300 kamar dan enam hamam.

Modern dan Seni Kontemporer 
Istanbul Modern adalah museum seni kontemporer nasional pertama di Turki. Obyek wisata ini dibuka pada tahun 2004 di bekas gudang, dan mempromosikan seni Turki dalam koleksi permanennya bersama dengan   pameran sementara yang dilakukan oleh seniman internasional. Tempat ini juga merupakan rumah bagi  kafe yang populer dan menawarkan pemandangan kota dari lantai dua.

Arsitektur dan Monumen Utama 
Jembatan Bosphorus yang terlihat dari Masjid Barak Ortakoy Camii merupakan  sumber gambar-kartu pos terbaik di Istanbul. Jembatan gantung itu menghubungkan Eropa dengan Asia dan dibuka pada 1973.

Situs Kuno 
Yerebatan Sarayi (Basilica Cistern) adalah instalasi  bawah tanah yang merupakan salah satu pemandangan paling mengesankan di kota ini. Obyek ini  berasal dari abad ke-6 dan memiliki lebih dari 300 kolom marmer, dua di antaranya dengan balok diukir di kepala Medusa.

Kota dan Jalan Utama 
Setiap pengunjung ke Istanbul pastinya ingin melewati Grand Bazaar. Lokasinya terletak di jantung bersejarah kota, ia memiliki lebih dari 4000 vendor, dan itu adalah pengalaman yang sangat menarik.   Dari lokasi ini, Anda bisa melanjutkan berbelanja  di Jalan Istiklal dengan pejalan kaki. Ini adalah kawasan kota yang paling ramai di Istanbul, tempat  bagi banyak toko internasional dan kafe.

Tempat Belanja
Pasar-pasar besar  dari zaman kuno di Istanbul sekarang digantikan oleh mal-mal canggih seperti Kanyon dengan hampir 200 toko merek internasional dan Turki. Tapi tentu saja Grand Bazaar masih ada di sana, meskipun itu lebih merupakan pengalaman wisata daripada tujuan belanja yang sebenarnya.

Kita bisa mencari suvenir di sekitar gang-gang tertutupnya, memilih karpet, rempah-rempah, kain, atau perhiasan. Anda juga bisa  pergi ke distrik Nisantasi, yang  merupakan tempat untuk berburu  merek-merek mewah.

Tempat turis dan penduduk lokal berbelanja bersama berada di Istiklal Caddesi. Ini kawasan untuk  pejalan kaki yang terkenal dengan toko-toko dan kafe-kafenya. Ini adalah jalan kosmopolitan yang tidak boleh dilewatkan oleh siapa pun yang mengunjungi kota ini, dari Taksim Square ke Menara Galata yang ikonik.

Makan dan Minum 
Tidak ada tempat lain di dunia ini yang eksotis pemandangannya saat Anda menghadap ke Bosphorus di sejumlah restoran di Eropa atau Asia. Di sini Anda bisa menikmati hidangan Turki kontemporer atau menu fusion internasional. Sejumlah besar kafe dan restoran dapat ditemukan di Istiklal Caddesi.***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *