• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Perempuan Malang di Jantung Silicon Valley

Perempuan Malang di Jantung Silicon Valley

May 18, 2026
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

October 6, 2026
Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

October 5, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

October 5, 2026
Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

October 5, 2026
Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

October 5, 2026
Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

October 5, 2026
Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

October 5, 2026
Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

October 5, 2026
Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

September 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 6, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    You can now play Bill Gates’ first PC game and run over donkeys on your iPhone, Apple Watch

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar

Perempuan Malang di Jantung Silicon Valley

by admin
May 18, 2026
in Kabar
0
Perempuan Malang di Jantung Silicon Valley
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Heri Mulyono

Di balik kemudi otomatis mobil listrik Tesla yang meluncur tanpa sentuhan tangan manusia di jalan-jalan Amerika, tersembunyi tangan seorang perempuan muda asal Malang, Jawa Timur, bernama Moorissa Tjokro.

Pagi-pagi sekali, ketika sebagian besar kota San Francisco masih diselimuti kabut tipis dari Teluk Pasifik, Moorissa Tjokro sudah berada di depan layar komputernya. Kode-kode program mengalir di layar, log pengujian terbuka berlapis-lapis, dan data pergerakan mobil dari ribuan kilometer uji coba menumpuk di server. Di sinilah ia bekerja: sebagai Autopilot Software Engineer atau Insinyur Perangkat Lunak Autopilot di Tesla, perusahaan mobil listrik paling berpengaruh di dunia milik Elon Musk.

Nama Moorissa Tjokro mungkin tidak semua orang mengenalnya di Indonesia. Tetapi di kantor Tesla yang megah di California, nama itu tercatat dalam sejarah pengembangan teknologi yang mengubah cara manusia berkendara. Ia adalah satu dari hanya enam perempuan yang memegang jabatan Autopilot Software Engineer dari total 110 insinyur di divisi itu. Dan di antara keenam perempuan tersebut, Moorissa adalah satu-satunya warga negara Indonesia.

Dari Malang ke Dunia

Moorissa lahir pada 1994 di Malang, kota yang terkenal dengan apelnya, udaranya yang sejuk, dan kampus-kampus besarnya. Masa kecilnya dihabiskan di sana, menempuh sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di kota yang sama. Namun sejak awal, ada sesuatu yang berbeda pada dirinya: kecintaan yang tidak lazim pada angka dan logika.

“Aku dari kecil suka matematika dan aljabar,” kenangnya. Kecintaan itu bukan sekadar bakat bawaan, melainkan juga warisan dari sang ayah, Ferryanto Tjokro, seorang insinyur elektrik dan entrepreneur yang membangun PT. Borobudur Medecon hingga menjadi perusahaan penyedia layanan kelistrikan terbesar di Jawa Timur dan Madura. Bagi Moorissa kecil, melihat ayahnya bekerja dengan sirkuit dan angka adalah panggilan tersendiri.

“Teknik-teknik insinyur itu benar-benar fun, penuh tantangan, dan itu aku suka,” tuturnya. Ayahnya bukan sekadar inspirasi biasa. Ferryanto Tjokro pernah tumbuh dalam keluarga yang tidak mampu menyewa rumah, bekerja serabutan demi tempat berteduh, dan suatu hari mendapat kejutan listrik saat menjadi petugas tiang listrik yang justru mendorongnya belajar teknik elektro. Dari kemiskinan dan sengatan listrik, ia membangun kerajaan bisnis. Kisah itu menjadi cerita yang terus menemani Moorissa tumbuh dewasa.

Pada usia 13 tahun, Moorissa meninggalkan Malang untuk bersekolah di SMA Pelita Harapan, sebuah sekolah internasional di Jakarta. Keputusan besar pertama dalam hidupnya. Jauh dari keluarga, di kota yang lebih besar dan lebih keras, ia harus belajar mandiri lebih awal dari teman-teman sebayanya.

Beasiswa di Usia Enam Belas

Pada 2011, ketika kebanyakan remaja seusianya baru mulai memikirkan kuliah di dalam negeri, Moorissa yang baru berusia 16 tahun mendapat beasiswa Wilson and Shannon Technology untuk melanjutkan pendidikan di Seattle Central College, Amerika Serikat. Sebuah lompatan yang mengubah segalanya.

Namun perjalanan ke Amerika tidak semulus yang dibayangkan. Universitas-universitas besar di Amerika Serikat mensyaratkan usia minimum 18 tahun untuk pendaftaran reguler. Moorissa yang masih 16 tahun tidak bisa langsung masuk ke institusi besar. Ia pun memulai dari Seattle Central College, membangun fondasi akademiknya dengan kesungguhan yang luar biasa.

Pada 2012, di usia 18 tahun, Moorissa telah mengantongi gelar Associate Degree atau setara D3 di bidang sains. Tanpa membuang waktu, ia langsung mendaftarkan diri ke Georgia Institute of Technology di Atlanta, salah satu kampus teknik paling bergengsi di Amerika Serikat. Di sana ia mengambil jurusan Teknik Industri dan Statistik, dua bidang yang kelak menjadi tumpuan kariernya.

Di Georgia Tech, Moorissa bukan sekadar mahasiswa biasa yang mengejar nilai. Ia aktif berorganisasi, terlibat dalam penelitian, dan mengukir prestasi yang membuatnya dikenang di kampus itu. Ia meraih President’s Undergraduate Research Award, dinominasikan untuk Helen Grenga Award sebagai insinyur perempuan terbaik di Georgia Tech, dan menyelesaikan gelar sarjananya pada usia 19 tahun dengan predikat Summa Cum Laude, menjadi salah satu lulusan termuda dalam sejarah kampus tersebut.

Setelah lulus, Moorissa sempat bekerja selama dua tahun di MarkeTeam, sebuah perusahaan pemasaran dan periklanan di Atlanta. Bagi sebagian orang, itu mungkin terasa seperti jalan memutar. Tetapi bagi Moorissa, setiap pengalaman adalah data yang harus dikumpulkan dan dianalisis.

Columbia dan Dunia Data

Pada 2016, haus akan ilmu yang lebih dalam, Moorissa melanjutkan pendidikan S2 di jurusan Data Science di Columbia University, New York. Salah satu universitas paling terkemuka di dunia. Di sini pun ia tidak berhenti hanya di bangku kuliah.

Ia memenangkan juara pertama di Columbia Annual Data Science Hackathon, sebuah kompetisi analisis data bergengsi, dan juga juara pertama di Columbia Impact Hackathon. Di hackathon itu, bersama tim kecilnya, Moorissa membangun alat visualisasi untuk mengidentifikasi kawasan-kawasan di Manhattan yang kekurangan dokter spesialis penyakit tertentu seperti diabetes, gangguan mental, dan HIV. Tujuannya: agar lembaga-lembaga kesehatan publik bisa lebih tepat sasaran dalam menempatkan tenaga medis.

Sebelum lulus S2, Moorissa juga sempat bekerja sebagai Machine Learning Researcher di NASA, badan antariksa Amerika Serikat, serta menjadi relawan pengajar ilmu data science di berbagai negara dan advokat kemanusiaan untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ia membantu membangun model optimasi untuk mengurangi tingkat malnutrisi di Zambia, Afrika, dengan menganalisis rantai pasokan pangan yang tidak efisien. Angka-angka bagi Moorissa bukan sekadar simbol di layar. Angka adalah nyawa.

Pintu Tesla yang Tidak Pernah Ia Ketuk

Desember 2018 menjadi titik balik paling dramatis dalam perjalanan karier Moorissa. Ia bergabung dengan Tesla. Dan yang mengejutkan: ia tidak pernah melamar.

“Sekitar dua tahun yang lalu, temanku sebenarnya magang di Tesla. Dan waktu itu dia sempat ngirimin resume-ku ke timnya. Dari situ, aku tuh sebenarnya enggak pernah apply, jadi langsung dikontak sama Tesla-nya sendiri. Dan dari situlah kita mulai proses interview,” kenangnya dengan nada yang masih terdengar tidak percaya.

Tesla mengenalinya lebih dulu sebelum ia sempat mengenali Tesla sebagai tujuan. Sebuah pola yang sering terjadi pada orang-orang dengan jejak prestasi setajam Moorissa: dunia datang menjemput mereka.

Ia memulai karier di Tesla sebagai Data Scientist, menangani perangkat lunak mobil dari sisi analisis data. Namun tak lama kemudian, kemampuannya yang melampaui ekspektasi membuat Tesla mempercayainya untuk naik ke posisi yang lebih strategis: Autopilot Software Engineer.

Mata yang Mengajari Mobil Melihat

Pekerjaan Moorissa bukan sekadar menulis kode. Ia mengajari mobil untuk melihat dunia.

“Sebagai Autopilot Software Engineer, bagian-bagian yang kita lakukan mencakup computer vision, seperti gimana sih mobil itu melihat dan mendeteksi lingkungan di sekitar kita. Apa ada mobil di depan kita? Tempat sampah di kanan kita? Dan juga, gimana kita bisa bergerak, atau yang namanya control and behavior planning, untuk ke kanan, ke kiri, maneuver in a certain way,” jelasnya.

Dalam istilah yang lebih sederhana: Moorissa dan timnya mengembangkan sistem agar mobil Tesla dapat merespons lingkungannya secara real-time, tanpa panduan dari pengemudi manusia. Kamera, sensor, dan kecerdasan buatan menjadi mata dan otak kendaraan itu.

Puncak dari pekerjaan besar itu adalah keterlibatannya dalam pengembangan fitur Full-Self-Driving atau FSD, tingkat tertinggi dari sistem autopilot Tesla, di mana pengemudi benar-benar tidak perlu menginjak pedal rem maupun gas. Mobil bergerak sendiri, berbelok di tikungan, menavigasi jalan-jalan dalam kota, bukan hanya di jalan tol.

“Karena kita pengin mobilnya benar-benar kerja sendiri. Apalagi kalau di tikungan-tikungan. Bukan cuman di jalan tol, tapi juga di jalan-jalan yang biasa,” tuturnya. Ia mengakui bahwa ini adalah pekerjaan paling sulit sepanjang kariernya. Tim autopilot bekerja 60 hingga 70 jam seminggu. Hari kerja yang dimulai pukul 10 pagi dan berakhir tengah malam adalah hal yang biasa.

“Kita pengin banget, gimana caranya bisa membuat sistem itu seaman mungkin. Jadi sebelum diluncurkan autopilot software-nya, kita selalu ada very rigorous testing, yang giat dan menghitung semua risiko-risiko agar komputernya bisa benar-benar aman untuk semuanya,” tegasnya.

Sebagai bukti kepercayaan perusahaan, Moorissa dibekali mobil Tesla untuk digunakan sehari-hari. Bukan sekadar fasilitas, melainkan instrumen kerja. Setiap kilometer yang ditempuh adalah data baru. Dan banyak hasil pekerjaannya yang langsung dilaporkan kepada Elon Musk, CEO Tesla. “Sering ketemu di kantor dan banyak bagian dari kerjaan saya yang memang untuk dia atau untuk dipresentasikan ke dia,” ujarnya.

Perempuan di Lautan Insinyur

Di antara 110 Autopilot Engineer di Tesla, hanya ada enam perempuan. Dua di antaranya kini beralih menjadi manajer produk. Artinya, hanya empat perempuan yang masih aktif di bidang teknis, dan Moorissa adalah satu-satunya warga negara Indonesia di antara mereka.

“Jadi benar-benar jarang. Saya enggak tahu statistik di luar Silicon Valley, atau even di luar Tesla,” katanya. Data dari National Science Foundation Amerika Serikat memang menunjukkan bahwa meski jumlah perempuan bergelar sarjana teknik meningkat dalam dua dekade terakhir, angkanya masih jauh tertinggal di bawah laki-laki. Menurut American Association of University Women, hanya 28 persen perempuan yang bekerja di bidang STEM secara keseluruhan. Kesenjangan itu semakin tajam di sektor-sektor dengan pertumbuhan paling cepat dan gaji paling tinggi, seperti ilmu komputer dan teknik.

Moorissa tidak meratapi ketimpangan itu. Ia menjadi bukti bahwa ketimpangan itu bisa dipatahkan. Ia mendukung organisasi seperti Society of Women Engineers yang mendorong perempuan masuk ke dunia STEM. “Ini sangatlah penting untuk generasi kita di masa depan,” tegasnya.

Setelah Tesla: Jalan Terus

Pada Oktober 2021, Moorissa melangkah ke babak baru kariernya. Ia bergabung dengan Cruise, perusahaan mobil otonom di California, sebagai Robotics Senior Software Systems Engineer. Jika di Tesla ia membantu mengajari mobil melihat, di Cruise ia mendalami sistem robotika yang lebih kompleks untuk kendaraan tanpa pengemudi.

Perjalanan itu terus bergerak maju, seperti mobil yang sedang belajar menavigasi dunia: tidak berhenti, terus membaca data, terus menyesuaikan arah.

Mimpi yang Lebih Besar dari Silikon

Di balik semua pencapaian teknis itu, Moorissa menyimpan mimpi yang terasa jauh dari dunia silikon dan algoritma. Ia ingin mendirikan sebuah yayasan untuk memberantas kemiskinan di Indonesia.

Bukan mimpi yang lahir dari ruang hampa. Ia pernah melihat sendiri, melalui data-data di layar komputernya saat studi di Columbia, bagaimana ketimpangan ekonomi membunuh peluang jutaan orang. Ia pernah bekerja untuk PBB, mencoba memecahkan masalah kelaparan dengan angka-angka optimasi. Dan ia tumbuh dari ayah yang bangkit dari kemiskinan dengan akal dan tekad.

Kecintaannya pada melukis di waktu senggang, kebiasaan traveling yang membawanya menjelajahi berbagai sudut dunia, semuanya menyatu dalam gambaran Moorissa yang utuh: seorang perempuan yang tidak hanya hidup di dalam kode, tetapi juga merasakan dunia dengan segenap indra.

Pesan dari Silicon Valley

Kepada siapa pun yang bertanya tentang rahasia perjalanannya, Moorissa selalu menjawab dengan kalimat yang sama, sederhana namun dalam:

“Walau pun mungkin banyak orang yang enggak setuju atau berpikir keputusan kita bukan yang terbaik, we have to follow our hearts, karena ketika kita follow our hearts, kita enggak mungkin nyesel. Dan ketika kita tahu apa yang kita suka, sebesar-besarnya tikungan, jalan, atau mountains, ada sedikit semangat untuk menekuni bidang tersebut.”

Dari Malang ke Jakarta, dari Jakarta ke Seattle, dari Atlanta ke New York, dari New York ke San Francisco, Moorissa Tjokro telah menempuh perjalanan yang tidak semua orang berani memulainya. Ia tidak menunggu pintu terbuka, karena pada akhirnya pintu-pintu itu datang menemuinya sendiri.

Dan di jalan-jalan Amerika, sebuah mobil Tesla meluncur tanpa tangan yang memegang kemudi. Di dalam sistemnya, ada sedikit kecerdasan yang ditanamkan oleh seorang perempuan dari Malang yang percaya pada kata hati. (*)

Tags: moorissamoorissa tjokroSilicon Valleywanita malang di silicon vallley
Share196Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2017 JNews.

Go to mobile version