• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Literasi dalam Keberagaman

Literasi dalam Keberagaman

admin by admin
August 7, 2019
in Sosial Budaya
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Ini bukan tentang bumbu dapur terasi, tetapi Literasi yang secara etimologis berasal dari bahasa Latin yaitu ‘literatus‘ (bahasa Inggrisnya ‘Literacy’) yang berarti orang yang belajar yang berhubungan dengan membaca dan menulis.

Alhasil, literasi merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keadaan tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.

Ada lagi orang lain berpendapat, literasi tak bisa dilepaskan dalam kemampuan berbahasa. Atau mengolah informasi saat melakukan aktifitas membaca dan menulis.

Apakah komik, animasi, novel dan buku sejarah termasuk literasi ?

Semua jelas terjawab dalam acara diskusi dan talk show serta sharing antara penulis dan penonton yang dihelat oleh Gramedia Writers and Readers Forum (GWRF) di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) yang terletak di jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusata, selama 3 hari, belum lama ini.

Mengusung tema ‘literacy in diversity’, Panitia memperjelas simbol atas keberagaman didalam dunia literasi. Guna menjaga persatuan dalam keberagaman, diperlukan tingkat literasi yang baik.

“Seperti halnya kemajemukan di Indonesia, literasi juga tertuang dalam banyak hal. Rentang usia, wilayah, dan latarbelakang mampu memberikan inspirasi berbeda dalam dunia literasi,” ujar Publishing and Education Director PT Gramedia Asri Media, Suwandi S. Brata kepada penulis.

Sebanyak 45 penulis buku dan pemateri profesional berbagi pengalaman dan praktik nyata dunia keliterasian dalam balutan tema yang beragam. Sederet nama dan tokoh ternama hadir dan menceritakan pengalamannya serta menjawab pertanyaan peserta dengan baik, diantaranya Budiman Sudjatmiko, Ayu Utami, Maman Suherman, Sapardi Djoko Damono (Fakultas Sastra UI), Aan Mansyur, A Fuadi, Ayu & Ditto, Fiersa Besari dll.

Tallkshow dan semiloka (workshop) dari masing-masing penulis mengusung ragam tema ringan hingga serius, khas milenial, budaya dan sastra, pemantik kreatifitas, hingga spiritualitas. Selain itu, juga digelar Editor’s Clinic, Film Review, Book Bazaar, Music Performance, dan Awarding Gramedia Short Film Festival.

Penulis dan rohaniwan Sindhunata tampil dengan topik ‘Cerita tentang Keadilan’. Ahmad Fuadi, mantan wartawan Tempo yang melejit lewat novel reliji ‘5 Menara’ kali ini unjuk diri dengan topik ‘Faith that Leads’.

Duet Henny Triskaidekaman dan Rieke Saraswati kebagian ‘Perempuan, Matematika dan Sastra’. Prof.Dr Sapardi Djoko Damono dan sastrawan/wartawan Yudhistira Massardi berbagi ilmu ihwal ‘Antara Puisi dan Prosa’.

Maman Suherman dan Firman Venakyaksa dengan ‘Menghidupkan karya melalui komunitas Literasi;. Dan Miss Indonesia Maria Rahajeng dan Meira Anastasia dengan ‘Say No Stop Bullying’.

Dan yang penuh di hari kedua adalah movie talk ‘Gundala Putera Petir’ di Auditorium Perpusnas menampilkan pemeran Gundala, Abimana Aryasatya, Puteri Ayudya, Danang, Imansyah Lubis. Acara ini digelar bekerjasama dengan Bumi Langit, penerbit M&C, dan Screenplay.

Kepala Perpusnas, Drs. Syarif Bando, MM mengatakan, GWRF ini adalah acara forum bertemu, berinteraksi, diskusi dan sharing antara penulis dan pembaca, “Kami berjanji akan menggelar lagi acara serupa di tahun depan,” demikian tegasnya. (pik)

Tags: jayakartanewsliterasi
Previous Post

Ciri-ciri Boki Ratu Kasultanan Ternate

Next Post

Kemendagri Kukuhan 80 Kurator Festival Gapura Cinta Negeri

admin

admin

Next Post
Kemendagri Kukuhan 80 Kurator Festival Gapura Cinta Negeri

Kemendagri Kukuhan 80 Kurator Festival Gapura Cinta Negeri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version