Kemarau Pasti Berlalu

 Kemarau Pasti Berlalu

Jayakarta News – Kemarau ekstrem yang menyiksa masyarakat di berbagai daerah hampir usai. Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan hari-hari hujan makin bertambah di bagian utara Indonesia, terutama di Aceh, Sumatera Utara, Papua Barat dan bagian utara Papua. Sementara daerah lainnya masih harus bersabar khususnya di sebagian besar wilayah selatan ekuator masih dilanda kekeringan.

Berdasarkan analisis dan prakiraan curah hujan dasarian bulan Oktober 2019, sebagaimana diungkap sebelumnya oleh BMKG, daerah yang ‘mahal’ hujan itu ada di wilayah Jawa hingga Nusa Tenggara Barat. Masih luas. Beberapa wilayah telah mendapat hujan.

Sebagian besar Sumatera, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Timur umumnya masih mendapat curah hujan cukup rendah, kurang dari 50mm dalam satu dasarian, mencakup 56% wilayah.
Sementara 42% wilayah mendapat hujan yang cukup hingga kategori menengah, yaitu di Sumatera Utara, Kalimantan bagian Tengah, dan bagian tengah Papua. Untuk curah hujan tinggi (150-300 mm/dasarian) hanya terjadi 2% wilayah yang meliputi: bagian tengah Papua dan bagian barat Kalimantan.

Diprediksi, akan ada peningkatan hujan di banyak wilayah. Sekitar 67% wilayah Indonesia diprakirakan akan mengalami hujan kategori menengah. Dan 4% mengalami hujan tinggi yaitu di wilayah Papua bagian tengah, dan pesisir barat Sumatera Utara hingga Aceh.  Sementara curah hujan sangat rendah hanya berpeluang terjadi di bagian timur Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, dan paling selatan Papua.

Musim kemarau tahun ini memang luar biasa. Bukan hanya panjang tapi juga panas menyengat lebih dibanding tahun sebelumnya. Kepala Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Djatmiko beberapa waktu lalu, sempat menyebut, salah satu faktor penyebab kekeringan itu adalah akibat fenomena El Nino. Malangnya, El Nino ini bersamaan dengan musim kemarau sehingga dampaknya dirasakan lebih kering dan berkurang curah hujan dibanding tahun sebelumnya.

Berikut ini daerah-daerah yang masih berstatus AWAS Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis (sudah mengalami  lebih dari 2 bulan tanpa hujan dan masih diprediksi berpeluang tinggi mendapatkan curah hujan sangat rendah) di antaranya:.

1. Bali : Jembrana, Buleleng, Bangli, Karangasem
2. Banten : Lebak, Pandeglang, Tangerang
3. Jakarta : Jakarta Utara
4. Gorontalo : Gorontalo, Gorontalo Utara
5. Jawa Barat : Bekasi, Karawang, Subang, Purwakarta, Sumedang, Indramayu, Cirebon, Kuningan , Majalengka, Pangandaran, Ciamis, bandung, Cianjur, Sukabumi
6. Jawa Tengah : Banjarnegara, Banyumas, Batang, Blora, Boyolali, Brebes, Cilacap, demak, Jepara, Karanganyar, Kebumen, Kudus, Magelang, Pati, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Rembang, Semarang, Sukoharjo, Sragen, temanggung, Tegal, Imogiri
7. Jawa Timur : Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pasuruan, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumnenep, Surabaya, Trenggalek, Tuban, Tulungagung
8. Kalimantan Selatan : Kotabaru, Tanah, Laut
9. Lampung : Pesawaran, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara , Pringsewu
10. NTB : Bima, Dompu, Kota Bima, Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, Sumbawa Barat
11. NTT : Belu, Kota Kupang, Flores Timur, Kupang, Malaka, Manggarai Timur, Nagakeo, Ngada, Rote Ndao, Sabu Raijoa, Sikka, Sumba Barat, Sumba Timur, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara
12. Papua : Merauke
13. Sulawesi Barat : Majene
14. Sulawesi Selatan : Takalar, Soppeng, Selayar, Pangkep, Maros, Jeneponto, Gowa, Bulukumba, Bantaeng
15. Sulawesi Tenggara : Muna, Buton Selatan, Bau-Bau
16. Sulawesi Utara : Bitung, Minsel, Mitra
17. DIY : Kulonprogo, Gunungkidul, Sleman, Bantul

Di bagian lain BMKG juga memaparkan 10 daerah kurang hujan terpanjang. Yakni:

  1. Sumba Timur          208 hari
  2. Lembata                  197 hari
  3. Bantul                      189 hari
  4. Buleleng                    185 hari
  5. Malang                      184 hari
  6. Sumbawa Barat       179 hari
  7. Sampang                   178 hari
  8. Gunung Kidul           176 hari
  9. Indramayu                176 hari
  10. Belu                            176 hari

(eben)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *