Keindahan Tersembunyi Pantai Drini

 Keindahan Tersembunyi Pantai Drini
Pantai Drini, Gunung Kidul, Yogyakarta yang mempesona. (foto: monang s)

JAYAKARTA NEWS – Mengunjungi destinasi wisata yang ada di suatu daerah merupakan hal yang sangat menyenangkan, apalagi perjalanannya dilakukan bersama-sama keluarga, teman dan lainnya. Hal ini dirasakan rombongan keluarga Jayakarta News ketika mengunjungi Pantai Drini. Sebuah rangkaian acara “Jayakarta News Tour de Jogja”, tanggal 1 – 4 Februari 2019.

Pantai Drini merupakan salah satu dari puluhan destinasi wisata pantai yang ada di Yogyakarta. Letaknya di sebelah timur pantai Baron berjarak sekitar 1 km ke arah timur Pantai Sepanjang tepatnya berada di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul.

Pantai ini jaraknya lebih kurang 50 km dari Kota Yogyakarta dan dapat ditempuh dengan perjalanan 2 jam kurang lebih jika menggunakan mobil.

Jalan menuju Pantai Drini cukup mulus. Dari Kota Yogya, perjalanan ditempuh menuju timur melewati Jl. Wonosari lalu Piyungan. Setelah itu perjalanan mulai menanjak naik ke perbukitan kapur. Banyak pohon jati di kiri maupun kanan jalan. Ada juga sawah sawah yang ditanami jagung. Gambaran tentang Gunungkidul yang dulu zaman Orde Baru sering diberitakan tandus dan  termasuk daerah terbelakang, sama sekali tidak tampak. Yang ada adalah Gunungkidul yang hijau dan tampak subur. Sejauh mata memandang, kanan kiri serta depan terlihatp indah.

Walaupun jalan masuk menuju pantai ini sedikit terjal dan berkelok-kelok, namun sungguh membuat perjalanan makin menarik. Pantai Drini merupakan salah satu pantai selatan Pulau Jawa yang langsung berhadapan dengan

Samudera Hindia. Bibir pantai merupakan batu batu karang yang lumayan curam sekitar 10 derajat. Sebagaimana pantai pantai di Gunungkidul, Pantai Drini merupakan bagian bukit karst dari Gunung Sewu.

Sebelum mencapai Pantai Drini terlihat beberapa penunjuk arah ke destinasi lainnya. Di persimpangan Jalan Daendels ada petunjuk jalan ke kiri arah Pacitan dan ke kanan arah Pantai Parangtritis.

Bowo, sopir bis wisata yang membawa rombongan mengatakan, kalau sudah sampai Pantai Drini, maka ada banyak pantai lain yang bisa dikunjungi karena lokasinya berdekatan. Di antaranya Pantai Sepanjang, Watu Kodok, Kukup, Baron, Sundak, Sadranan, Pantai Pulang Sawal yang lebih dikenal sebagai Pantai Indrayanti. “Di atas Pantai Drini ada Puncak Kosa Kora yang bisa ditempuh hanya dengan berjalan kaki lebih kurang 30 menit,” kata Bowo yang sudah lima tahun menggeluti profesi sopir bis wisata, Minggu (3/2/2019).

Penulis (Monang Sitohang) di landmark Pantai Drini, Gunung Kidul, Yogyakarta. (foto: dokpri)

Setiap pengunjung ke kawasan pantai-pantai tersebut dikenakan retribusi Rp 10.000. Selain pemandangan yang aduhai, banyak yang bisa dilakukan pengunjung. Di pantai ini ada pasar ikan, sehingga pengunjung bisa berbelanja ikan laut yang masih segar. Ada juga perahu perahu kecil yang disewakan Rp 50 ribu perhari. Namun tarif itu bisa turun jadi Rp 30.000 jika sepi pengunjung.

Minum es kelapa muda di gazebo pinggir pantai juga menarik untuk dilakukan. Gazebo ini disewakan bagi pengunjung yang membawa bekal makanan dan minuman sendiri. Namun, pengunjung yang membeli makanan dan minuman di warung warung pinggir pantai, tak perlu bayar sewa bila ingin bercengkerama di gazebo.

Pantai Drini airnya bersih, ditambah dengan hamparan pasir putih yang mempesona dan aliran airnya juga tenang. Pantai ini memiliki sebuah tebing besar yang berada di tengah-tengah pantai dan membagi pantai ini menjadi dua sisi, yaitu sisi barat dan sisi timur. Tebing ini terlihat begitu indah, membuatnya seolah-olah seperti pulau kecil yang terapung di tengah pantai.

Di pantai ini pengunjung juga dapat melihat dengan jelas rumput-rumput laut di antara karang-karang laut dan biota laut lainnya. Saat air laut surut, banyak penduduk setempat memanen rumput laut yang tumbuh alami. Rumput laut itu mereka keringkan lalu dijual ke pengunjung.

Masyarakat di sekitar Pantai Drini juga kreatif. Mereka membangun jembatan bambu di pinggir pinggir bukit karang, sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan lain yang sangat indah. Beberapa spot foto tersembunyi yang sangat indah bisa dibidik melalui jembatan bambu tersebut. (Monang/Laksmi)

Indahnya Pantai Drini. (foto: monang s)
Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *