Bill Gates akan Donasikan Seluruh Kekayaannya Sebesar 113 Miliar Dolar AS

 Bill Gates akan Donasikan Seluruh Kekayaannya Sebesar 113 Miliar Dolar AS

Bill Gates/foto: instagram billgates

JAYAKARTA NEWS – Pendiri Microsoft mengumumkan mendonasikan 20 miliar dolar AS kepada Yayasan Bill & Melinda Gates. Dia juga menyatakan akan menyumbangkan seluruh kekayaannya kepada Yayasan ini. Jika dilakukan, Bill Gates tidak akan ada lagi dalam daftar orang terkaya di dunia.

Gates menyatakan rencananya itu melalui Twitter, “Saya punya kewajiban untuk mengembalikan sumber daya saya kepada masyarakat dengan cara-cara yang berdampak besar untuk mengurangi penderitaan dan mensejahterakan kehidupan. Saya berharap orang lain yang memiliki kekayaan besar dan hak-hak istimewa juga mengikuti langkah ini.”

Sejauh ini, Gates bersama mantan isterinya, Melinda Frech Gates, telah menyumbangkan 50 miliar dolar AS ke berbagai yayasan kemanusiaan sejak 1994 lalu. Jika keinginannya dilaksanakan maka dia diperkirakan akan mendonasikan sekitar 113 miliar dolar AS — berdasarkan hitungan Bloomberg. Gates, saat ini, tercatat sebagai orang ke-empat terkaya dunia.

Tentunya donasi Gates akan punya dampak besar pada kerja-kerja Yayasan. Gates sendiri menyebutkan Yayasan Gates akan meningkatkan pengeluarannya sampai 50% pada tahun 2026 mendatang, naik tajam dari pengeluarannya sekarang sekitar 6 miliar dolar AS.

Gates menulis, “Sekarang ini sudah sangat jelas ada kebutuhan jauh lebih besar dari biasanya di bidang-bidang yang sedang kami kerjakan. Krisis besar sekarang mendorong kami bekerja lebih lagi.” Dia juga menambahkan kemunduran global akibat Covid-19 sampai invasi Rusia di Ukraina.

Yayasan Gates didirikan tahun 2000 lalu dan saat ini Yayasan ini sudah jadi salah satu yang terbesar di dunia. Dana non-profit disebarkan untuk mengatasi berbagai hal dan fokus Yayasan adalah pengentasan kemiskinan, perubahan iklim, penyembuhan berbagai penyakit, akses terhadap layanan kesehatan dan Pendidikan.

Gates, menulis, di masa depan dia ingin donasinya digunakan untuk penelitian dan pengembangan upaya pencegahan pandemi, mitigasi perubahan iklim dan mengurangi kematian anak-anak dari penyakit, yang bisa dicegah, sampai setengahnya di dunia.

Saat ini, Bill & Melinda Gates Foundation telah memberi dampak baik yang besar kepada dunia. Universitas Rice, dalam riset 2008 lalu, menemukan dukungan Yayasan kepada National Institutes of Health dalam riset pengembangan vaksin malaria dan TBC (tuberculosis) dan penyakit lainnya seperti asma dan jantung.

Yayasan Gates juga punya peranan sangat penting dalam pengembangan Gavi, Aliansi Vaksin. Aliansi ini merupakan program kesehatan dunia, yang didirikan tahun 2000, untuk menyediakan vaksin kepada negara-negara miskin dan membantu memvaksin 1,2 miliar manusia. Vaksin yang diberikan mulai dari vaksin Covid-19, polio, dan campak. Yayasan menyuntikkan dana 4 miliar dolar AS, termasuk 750 juta dolar khusus untuk produksi vaksin. Yayasan juga berhasil mendorong banyak negara-negara dan organisasi kesehatan dunia untuk juga memberi dukungan dana miliaran dolar kepada program penyediaan vaksin ini.

Sejak diluncurkan, program ini diperkirakan sudah berhasil mencegah kematian dini sebanyak 15 juta manusia.

Bill Gates memperoleh kekayaannya dari saham-saham yang dimilikinya, termasuk 1% saham Microsoft, yang bernilai sekitar 19 miliar dolar. Meski nilai saham-saham ini berfluktuasi, dalam 5 tahun terakhir kekayaannya meningkat 25%. Jika hal ini terus terjadi maka nilai kekayaan yang akan disumbangkan Gates bisa saja tembus lebih dari 113 miliar dolar AS.

Gates sudah mendonasikan sebagian kekayaanya kepada Yayasan Bill & Melinda Gates, yang saat ini punya dana perwalian sekitar 70 miliar dolar AS dalam bentuk saham. Gates bisa saja mendonasikan kekayaannya dalam bentuk saham atau kas. Selain saham, Gates juga memiliki rumah dan tanah luas di Medina, Washington. Rumah ini diperkirakan bernilai 80 juta dolar dan berbagai koleksi seni, termasuk lukisan Leonardo Da Vinci, yang bernilai 130 juta dolar.

Gates sendiri menyebutkan mendonasikan seluruh kekayaannya bukanlah pengorbanan. “Saya merasa terhormat untuk terlibat dalam mengatasi tantangan-tantangan besar. Saya menikmati kerja-kerja itu dan saya percaya merupakan kewajiban saya untuk mengembalikan sumber daya saya kepada masyarakat dengan cara yang bisa memberi dampak besar untuk mesejahterakan kehidupan,” tulisnya. (leo)

Sumber informasi: cnbc.com

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.