Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Berkenalan Dengan Operator Aplikasi RegoPantes - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Feature

Berkenalan Dengan Operator Aplikasi RegoPantes

Published

on

RegoPantes adalah sebuah platform digital yang mempertemukan petani dengan konsumen. Prinsip kerjanya sama dengan platform yang sudah lebih dulu popular seperti LimaKilo dan lain-lain.

RegoPantes memang baru beroperasi September lalu. Digagas para aktivis pemberdayaan petani di Jawa Tengah, RegoPantes saat ini melayani distribusi hasil pertanian seperti buah-buahan dan sayuran organik dan beras organik untuk konsumen di Jakarta.

Dua kali sepekan, RegoPantes mengambil produk pertanian di Magelang, Demak dan Brebes untuk dikirimkan ke gudang distribusi di Jakarta. Distribusi ke alamat pemesan dilakukan oleh Grab. ”Kami memang punya kerjasama dengan Grab dalam distribusi,” kata Widodo.

Meski belum terlalu besar, volume pengiriman dari waktu ke waktu terus meningkat. Bila September lalu rata-rata pengiriman baru 200 kilogram, sekarang sudah hampir satu ton sekali kirim.

Widodo yang bertanggung jawab dalam pengadaan suplai barang dari petani itu menjelaskan, RegoPantes membeli produk dari petani jauh di atas harga tengkulak. Sedangkan harga jual ke konsumen di bawah harga pasar.

”Selisih harga jual konsumen dengan harga beli dari petani sekitar Rp 9.000 per kilogram. Selisih tersebut digunakan untuk membiayai pengiriman barang,” jelas Widodo.

Kalau dengan selisih Rp 9.000 per kilogram, bagaimana RegoPantes membiayai pengembangan usaha? ”Pada tahap awal ini, kami menjalankan dengan dana CSR dari berbagai perusahaan nasional. Jadi tidak berorientasi pada keuntungan,” jelas Widodo.

Ide menghadirkan aplikasi RegoPantes, menurut saya cukup menarik. Tetapi yang lebih menarik bagi saya adalah, Widodo ternyata kakak kelas saya semasa SMA. Widodo angkatan 1981. Saya dua tahun di bawahnya.

Perkenalan saya dengan RegoPantes gara-gara menghadiri silaturahmi di rumah Yanu yang baru naik pangkat menjadi perwira TNI AL. Tak disangka, selain saya, banyak kawan Yanu yang datang. Salah satunya Widodo itu. ***

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement