Kabar
Alumni ITB dari Jatim Desak Mendikti Bentuk Pokja Lintas Sektor Hilirisasi
JAYAKARTA NEWS — Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) Jawa Timur secara resmi mendesak Pemerintah fokus melaksanakan hilirisasi. Untuk itu perlu dibentuk “Pokja Lintas Sektor di Tengah Tekanan Global”.
Desakan itu disampaikan delegasi IA ITB Jawa Timur saat menghadiri acara Pulang Kampus 2026: Akulturasi di Kampus ITB Ganesha, Minggu (21/6/2026), Ada empat seruan strategis disampakan melalui Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI, Kang Prof. Brian Yuliarto.
Rombongan alumni ITB Jatim ini terdiri dari enam generasi (1960-an hingga 2010-an). Mereka dipimpin Ketua Umum IA ITB Jatim, Muhammad Normansyah (Lora Bisma), dan Ketua Dewan Penasehat Gatut Prasetiyo, serta pengurus lainnya.
Dikatakan, IA ITB Jawa Timur secara resmi menyuarakan desakan solutif kepada pemerintah, pada momen Pulang Kampus 2026 ini.

Delegasi IA ITB Jawa Timur
Ada empat butir yang disebut kebutuhan mendesak:
Pertama: Pembenahan ekonomi secara fokus dan terukur di tengah guncangan global.
Kedua: Akselerasi hilirisasi melalui kerja sama antarkementerian yang tidak lagi parsial.
Ketiga: Ekspansi komunikasi lintas simpul untuk menciptakan harmonisasi gerak nasional dalam menghadapi persaingan global.
Keempat: Pembentukan pokja (kelompok kerja) bersama antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha sebagai ekosistem kolaboratif yang selama ini hanya wacana.

Lora Bisma menyatakan, rombongan dari Jatim, tidak ingin sekadar datang dan bersalaman. “Kami melihat kegentingan ekonomi yang membutuhkan langkah nyata dan cepat,” katanya.
Hilirisasi tidak bisa berjalan sendiri, harus ada pokja konkret yang melibatkan akademisi dan pelaku usaha. Jika harmonisasi ini tidak segera dibangun, kita akan kehilangan momentum di tengah persaingan global yang brutal,” tegas Lora Bisma di hadapan Menteri dan jajaran pimpinan ITB.

Delegasi dari Jatim ini, sebelum memasuki Kampus Ganesha, rombongan bus yang diberangkatkan dari Terminal Joyoboyo, Surabaya, lebih dulu menyambangi Kampus ITB di Jatinangor.
Selanjutnya kedatangan mereka di Ganesha disambut langsung oleh Rektor ITB, Kang Prof. Tatacipta Dirgantara.
Pada kesempatan itu, Lora Bisma juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen panitia yang dikomandani Waketum Handy Madinata dan Bintang Hadi Dharma, Sekjen Aida Noviasari, serta Ketua Rombongan Ari Gustian.

“Sinergi lintas angkatan dan generasi ini menunjukkan bahwa alumni ITB Jawa Timur solid dan siap menjadi bagian dari solusi. Kami akan terus mengawal agar rekomendasi ini tidak berhenti di ruang pertemuan, tetapi berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Setelah seluruh rangkaian acara usai, rombongan bus kembali melanjutkan perjalanan pulang ke Surabaya, membawa komitmen untuk terus mendorong perubahan nyata dari sektor sains dan teknologi. (YNRA)
