Buku & Sastra
Ada Putu Wijaya dan Ebiet G Ade pada Malam Anugerah Piala HB Jassin 2025
Festival Sastra HB Jassin akan dipungkasi acara Malam Anugerah Piala HB Jassin. Acara ini akan dihelat Sabtu (18 Oktober 2025) di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat.
Malam minggu bersastra itu, akan tampil sederet nama yang tak asing lagi di komunitas sastra. Di antarnya Putu Wijaya.
Lelaki Bali bernama lengkap I Gusti Ngurah Putu Wijaya (lahir 11 April 1944) adalah seorang sastrawan yang dikenal serba bisa. Ia adalah seorang penulis drama, cerpen, esai, novel, skenario film dan sinetron, tokoh teater, dan pelukis.
Putu Wijaya sudah menulis kurang lebih 30 novel, 40 naskah drama, sekitar seribu cerpen, ratusan esei, artikel lepas, dan kritik drama. Ia juga telah menulis skenario film dan sinetron.
Sebagai seorang dramawan, ia memimpin Teater Mandiri sejak 1971, dan telah mementaskan puluhan lakon di dalam maupun di luar negeri. Di antaranya naskah Gerr (Geez), dan Aum (Roar) di Madison, Connecticut dan di LaMaMa, New York City. Tahun 1991 membawa Teater Mandiri dengan pertunjukkan Yel keliling Amerika. Puluhan penghargaan ia raih atas karya sastra dan skenario sinetron.
Selain Putu Wijaya, akan tampil juga musisi yang juga sastrawan, Ebiet G. Ade. Lelaki bernama asli H. Abid Ghoffar bin Aboe Dja’far (lahir 21 April 1954) lebih dikenal sebagai penyanyi-penulis lagu balada dengan lirik-lirik puitis. Banyak lagu Ebiet bertemakan alam dan duka derita kelompok tersisih.
Lewat lagu-lagunya, ia memotret suasana kehidupan Indonesia pada akhir tahun 1970-an hingga sekarang. Tema lagunya beragam, tidak hanya tentang cinta, tetap ada juga lagu-lagu bertemakan alam, sosial-politik, bencana, religius, keluarga, dan lain-lain.
Nama Ebiet G. Ade sendiri diambil dari pengalamannya saat kursus Bahasa Inggris, sang guru yang merupakan orang asing kesulitan memanggilnya ‘Abid’ Ghoffar. Dengan logat bulenya, Abid selalu dipanggil Ebiet karena dalam Bahasa Inggris ‘A’ dibaca ‘E’. Saat di Yogyakarta, Ebiet termasuk seniman yang tergabung dalam Sanggar Bambu.
Pengisi acara Malam Anugerah Piala HB Jassin 2025 juga akan dimeriahkan dengagn penampilan Lunar, Komunitas Sastra Vanderwijck, dan Teater Tanah Air. Adapun Kategori penghargaan terdiri atas Kritik Sastra, Pembacaan Puisi, Musikalisasi Puisi, Cerpen. (*)
