Kabar
Anak-anak Sanggar Bimbingan Permai Penang, Dikunjungi Bankir VIP Medan
Rona bahagia terpancar dari wajah anak-anak Pekerja Migran Indonesia di Sanggar Bimbingan Permai, Penang, Malaysia. Hari itu, Kamis (12/2/2026), mereka kedatangan tamu VIP dari Medan, Sumatera Utara.
Presiden Permai Penang, Eddy Virgo, menyambut rombongan VIP Medan di Learning Center Permai di Kompleks Bukit Jambul, Penang. Para tamu yang hadir di antaranya Hj Nelly Nurlely, Hj Mini Rashid, Erni, Alfi Syafitri, serta notaris Rifki Rahmad Purnomo.

Sesaat setelahnya, Eddy Virgo mengajak rombongan memasuki Learning Center Permai, dan menyapa anak-anak pekerja migran Indonesia yang lahir dan tumbuh di Penang.
Suasana hangat tercipta ketika anak-anak yang baru selesai belajar berdiri menyambut dengan penuh kegembiraan. Mereka menyalami para tamu, bahkan berpelukan layaknya bertemu keluarga yang lama terpisah. Kehangatan semakin terasa saat Ustadz Fahmi, mewakili Agung, Kepala Sekolah yang berhalangan hadir, mempersilakan rombongan duduk di panggung utama.
Dalam kesempatan itu, Eddy Virgo memperkenalkan para tamu kepada murid-murid. Ia memuji semangat Ibu Nurleli dan Ibu Mini yang tetap hadir meski usia lanjut dan dalam kondisi kesehatan yang menantang.
“Sungguh luar biasa, Ibu Mini baru saja menjalani operasi mata satu jam sebelumnya, namun tetap ingin menyapa anak-anak sanggar. Semangat beliau patut diacungi jempol,” ujar Eddy.

Para tamu kemudian bergiliran memberikan pesan dan motivasi. Hj. Nelly Nurlely yang dikenal seniorita atau maha guru ilmu perbankan itu, membuka dengan nasihat penuh keibuan dan kehangatan. Ia bahkan berpantun dan bernyanyi bersama anak-anak.
Sedangkan, Rifki yang akrab dipanggil Pak KiKi, seorang notaris yang merupakan putra Hj. Nelly, menekankan pentingnya pendidikan sebagai pilar kesuksesan bangsa. “Ilmu adalah bekal utama untuk kehidupan,” tegasnya seraya berpesan agar anak anak giat belajar dan berbakti kepada orang tua.
Sementara, Erni, seorang bankir senior, menyampaikan motivasi agar anak-anak tetap semangat belajar meski jauh dari tanah air. Manfaatkan waktu dengan baik. “Jangan sia-siakan peluang baik ini untuk menimba ilmu di Sanggar yang didirikan oleh NGO Permai ini,” ujarnya.
Yang juga turut memberi motivasi, Alfi Syafitri putri Hj Mini Rashid yang senang dipanggil Kak Afie. Berpenampilan bak selibriti, dengan gaya akrab dan penuh energi, memberi kiat kehidupan serta mengingatkan agar anak-anak tidak merasa kecil hati. Walau jauh dari tanah air tetap mendapat perhatian dari Indonesia.
Ia bahkan mengadakan permainan teka-teki menerka usia bundanya, Ibu Mini, yang ternyata sudah 82 tahun namun tetap tampak bugar bagai usia 70-an.
Di sudut yang lain, tampak Hj. Mini Rashid, meski masih dipengaruhi obat pasca operasi, tetap hadir mengikuti acara dengan penuh perhatian.
Anak-anak mendengarkan dengan antusias setiap pesan yang disampaikan, pengalaman berharga yang tak mungkin mereka temukan di buku pelajaran. Acara ditutup dengan foto bersama, diiringi pekikan slogan penuh semangat: “Permai Penang, yang penting Indonesia!”
Kunjungan ini sangat bermakna sekaligus menjadi simbol kepedulian dan silaturahmi yang melampaui batas geografis. “Kehadiran para tamu VIP dari Medan membuktikan bahwa jarak tidak pernah membatasi rasa cinta dan kepedulian terhadap anak-anak bangsa,” ujar Eddy Virgo menutup acara. (*)
