Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Sesalkan Kematian Mahasiswi UNY Akibat Desakan UKT, Sultan Minta Pemerintah Tingkatkan Efektivitas Distribusi Beasiswa - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Kabar

Sesalkan Kematian Mahasiswi UNY Akibat Desakan UKT, Sultan Minta Pemerintah Tingkatkan Efektivitas Distribusi Beasiswa

Published

on

JAYAKARTA NEWS— Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin meminta Pemerintah meningkatkan efektivitas sasaran penerima beasiswa kepada masyarakat kelas menengah ke bawah di tengah ancaman sistem pendidikan tinggi nasional yang otonom dan cenderung berorientasi profit.

Hal ini disampaikan Sultan menyusul adanya kisah seorang mahasiswi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berinisial (R) yang meninggal dunia akibat terdesak oleh nominal Uang Kuliah Tunggal (UKT) kampusnya viral di media sosial Twitter oleh akun @rgantas, kisah itu dibagikan melalui sebuah utas pada Rabu (11/1).

“Kami dan kita semua tentu sangat menyesalkan kejadian pilu ini di tengah meningkatnya alokasi dana abadi beasiswa yang diberikan oleh pemerintah kepada generasi muda Indonesia melalui beberapa program beasiswa. Artinya, Kita perlu mengkaji kembali sistem distribusi beasiswa tersebut termasuk sistem pendidikan tinggi yang dinilai berkontribusi terhadap meningkatnya beban pembiayaan pendidikan tinggi saat ini”, ungkap Sultan melalui keterangan resminya pada Sabtu (14/01).

Menurutnya, sistem distribusi beasiswa pemerintah saat ini sering kali tidak menjangkau kebutuhan pendidikan anak-anak yang bermukim di desa terpencil. Akibatnya, seringkali kita mendapati banyak anak daerah dan desa yang melanjutkan pendidikan tingginya hanya dengan bermodalkan keberanian dan hasil kerja kerasnya sendiri.

“Kami berharap pengalaman kematian mahasiswa UNY ini menjadi tragedi terakhir yang patut diperhatikan secara serius oleh pemerintah. Sehingga berbagai jenis beasiswa baik LPDP maupun Bidik misi harus disalurkan secara berkeadilan sesuai dengan kebutuhan khususnya mereka anak petani dari desa yang memiliki keinginan kuat untuk menuntut ilmu dan mengubah nasib keluarganya”, tegas mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu.

Lebih lanjut, Sultan secara khusus meminta kepada pemerintah untuk memberikan santunan dan beasiswa penuh kepada adik dari korban R. Karena menurut keterangan yang kita ketahui melalui unggahan rekan kuliahnya pada akun @rgantas bahwa R pernah bilang, bila akhirnya tidak bisa melanjutkan kuliahnya, ia ingin kerja agar dapat menguliahkan adiknya. Dia ingin mewujudkan mimpi adiknya. (ctr)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement