Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Obat Lambung Ranitidin Ditarik, Ini Daftar Obat Penggantinya - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Kabar

Obat Lambung Ranitidin Ditarik, Ini Daftar Obat Penggantinya

Published

on

Ilustrasi–sumber foto thestar.com.my

JAYAKARTA NEWS— Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis sejumlah obat tukak lambung dan tukak usus selain sediaan farmasi yang mengandung Ranitidin.

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10/2019), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sebelumnya, Kepala BPOM Penny Lukito juga menyarankan agar masyarakat berkonsultasi dengan dokter soal obat tukak lambung dan tukak usus selain yang mengandung Ranitidin. Terdapat 67 merk obat yang menggunakan materi generik Ranitidin.

Penny mengatakan penarikan distribusi dan peredaran obat ber-Ranitidin dilakukan untuk alasan keamanan. Selama masa penarikan sementara, dilakukan pengujian laboratorium meneliti cemaran NDMA terhadap Ranitidin.

Adapun daftar obat pengganti itu di antaranya sebagai berikut:

Sediaan obat minum atau oral 1. Antasida yang terdiri dari Alumunium hydroxide/ Magnesium hydroxide/simethicone dalam bentuk sediaan tablet kunyah dan suspensi. 2. Penghambat Pompa Proton (kapsul lepas tunda lansoprazol, kapsul lepas tunda omeprazol, tablet salut enterik Pantoprazole, tablet salut enterik Esomeprazol dan tablet salut enterik Natrium Rabeprazole). 3. Antagonis Reseptor-H2 (tablet dan tablet salut Simetidin serta tablet salut selaput Famotidin. 4. Sitoprotektif (tablet Sukralfat) 5. Analog Prostaglandin (tablet salut selaput Rebamipid)

Sediaan injeksi 1. Penghambat Pompa Proton (serbuk injeksi Esomeprazol, serbuk injeksi Lansoprazol, serbuk injeksi Omeprazol dan serbuk injeksi Pantoprazol).***/jpp/ebn

Advertisement