23 Daerah di Sumut Siap-siap Pilkada 2020

 23 Daerah di Sumut Siap-siap Pilkada 2020

Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri–foto puspen kemendagri

JAYAKARTA NEWS— Sumatera Utara bersiap. Tahun 2020 ini akan digelar Pilkada serentak di 23 daerah Kabupaten/Kota. Terkait hal tersebut, Jumat (3/7/2020)  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian turun langsung untuk mengkoordinasikan kesiapan pelaksanaan Pilkada Serentak di Wilayah Sumatera Utara.

“Jadi pada hari ini kita melakukan koordinasi dalam rangka persiapan Pilkada Serentak di 23 daerah, Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara. Tadi kita sudah mendengar sendiri laporan Ketua KPUD Provinsi, Bawaslu Daerah, semua siap untuk melaksanakan. “

“Bahkan Bapak Gubernur sudah memberikan hibah tanah dan kantor untuk KPUD Provinsi. Itu menunjukkan kesungguhan dari untuk mendukung proses demokrasi yang ada,” kata Mendagri dalam Rakor Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Wilayah Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung di Hotel Aston Medan, Sumatera Utara, Jumat (03/07/2020).

Rakor Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Wilayah Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung di Hotel Aston Medan, Sumatera Utara, Jumat (03/07/2020)–foto puspen kemendagri

Terkait anggaran, tercatat, belum semua daerah mencairkan NPHD 100 persen. Tito meminta seluruh kebutuhan terkait pendanaan yang dialokasikan melalui Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk segera dicairkan agar pelaksanaan setiap tahapan berjalan dengan lancar.

“Dari sisi anggaran, sebagian besar anggaran untuk Pilkada dari NPHD oleh daerah kepada KPUD dan Bawaslu ada yang sudah mencapai 100 persen, tapi ada juga yang baru separuh, dan kemudian ada juga yang masih kecil, Mandailing Natal dengan Samosir, tapi tadi sudah disampaikan oleh Bupatinya tanggal 7 akan diberesin semua,” ujarnya.

Paling lambat, tegas Tito, minggu depan sudah diserahkan atau dicairkan. Sebab, tanggal 15 Juli  pemutakhiran data door to door sudah dimulai. “Ini memerlukan pengamanan untuk alat proteksi dalam rangka pengamanan Covid,” tambahnya.

Terkait dana tambahan tahap pertama yang bersumber dari APBN dan dicairkan melalui Kementerian Keuangan, menurut  Tito, telah diterima oleh KPUD dan Bawaslu daerah di wilayah tersebut.

“Dari APBN juga yang sudah dihibahkan atau yang sudah ditransfer oleh Kemenkeu sebanyak lebih kurang Rp. 996 Milliar dan kepada Bawaslu sebanyak Rp.157 Milliar itu juga sudah sampai, sudah dibagi oleh KPU dan Bawaslu Pusat kepada KPUD dan Bawaslu Daerah. Artinya anggaran dari daerah sebagian sudah masuk, kemudian dari APBN sebagian sudah masuk untuk tahap pertama untuk di wilayah Sumatera Utara,” jelasnya.***non

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *