• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Revolusi Teknologi China yang Mengguncang Dunia

Revolusi Teknologi China yang Mengguncang Dunia

April 11, 2026
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

October 25, 2026
“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

October 25, 2026
Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

October 25, 2026
Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

October 25, 2026
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

October 23, 2026
Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

October 23, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, October 26, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar

Revolusi Teknologi China yang Mengguncang Dunia

by admin
April 11, 2026
in Kabar
0
Revolusi Teknologi China yang Mengguncang Dunia
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Heri Mulyono

Dari Shenzhen ke dunia, inovasi China mengubah peta teknologi. EV, AI, hingga pesawat terbang bukan lagi mimpi, tapi realitas. Mereka menulis ulang aturan main global, memaksa dunia menyesuaikan langkah dalam peta baru yang mereka gambar sendiri.

Revolusi di Jalanan: Ketika Mobil Listrik China Menguasai Dunia

Di bawah lampu neon Shenzhen yang tak pernah tidur, denyut nadi industri dunia sedang bergeser. Bukan lagi sekadar bunyi mesin perakitan yang memburu kuantitas, melainkan desing halus server kecerdasan buatan dan deru diam kendaraan listrik yang siap meluncur. Sepuluh tahun lalu, label “Made in China” sering kali diasosiasikan dengan tiruan murah. Hari ini, narasi itu telah runtuh, digantikan oleh respek bercampur kecemasan dari Silicon Valley hingga Stuttgart.

China tidak lagi sekadar berpartisipasi dalam lomba teknologi; mereka sedang menentukan lintasan pacunya. Gelombang inovasi terbaru ini bukan kejadian mendadak, melainkan hasil dari orkestrasi strategis yang dingin dan terukur. Data dari International Energy Agency (IEA) pada 2023 menunjukkan fakta mencengangkan: China memproduksi lebih dari 60% kendaraan listrik (EV) global. Pada tahun yang sama, ekspor mobil China melampaui Jepang, menjadikan mereka eksportir otomotif terbesar di dunia. Di balik angka tersebut, berdiri raksasa seperti BYD dan CATL, yang bukan hanya menjual produk, tetapi mengekspor standar teknologi.

Mari kita lihat bukti nyatanya di jalanan. BYD, singkatan dariBuild Your Dreams, bukan lagi sekadar produsen mobil massal. Mereka meluncurkan BYD Yangwang U9, sebuah supercar listrik yang mampu melakukan “tank turn” atau berputar 360 derajat di tempat. Ini bukan sulap, melainkan hasil dari teknologi e4 Platform, di mana setiap roda digerakkan oleh motor listrik independen. Mobil ini juga dilengkapi dengan sistem suspensi aktif DiSus yang memungkinkan mobil “melompat” menghindari lubang. Ini adalah demonstrasi nyata bagaimana perangkat lunak mengendalikan perangkat keras secara presisi.

Di sektor energi, CATL bukan sekadar pabrik baterai. Mereka adalah arsitek energi masa depan. Dengan teknologi baterai Shenxing, mereka memecahkan hambatan psikologis terbesar pengguna EV: kecemasan akan jarak dan waktu. Baterai ini mampu mengisi daya hingga 400 kilometer hanya dalam 10 menit. Istilah teknis yang sering muncul adalah 800V architecture. Secara sederhana, ini berarti sistem kelistrikan mobil menggunakan tegangan lebih tinggi daripada standar umum (400V), memungkinkan aliran energi lebih deras tanpa merusak komponen, layaknya memperbesar diameter pipa air untuk mengisi ember lebih cepat. Pangsa pasar global CATL menyentuh 37% pada 2023, menguasai jantung dari revolusi hijau dunia.

Otak Digital: AI Generatif yang Menantang Silicon Valley

Namun, roda besi saja tidak cukup tanpa otak digital. Di sisi lain tembok besar teknologi, kecerdasan buatan (AI) menjadi sayap kedua naga ini. Dengan munculnya model bahasa besar seperti DeepSeek-V3 dari China, dunia teknologi tersentak. DeepSeek-V3 dikabarkan dapat melatih model sekelas GPT-4 dengan biaya hanya sebagian kecil dari yang dikeluarkan perusahaan Amerika. Efisiensi ini bukan sekadar kemenangan teknis, melainkan sinyal bahwa hegemoni komputasi Barat sedang digugat melalui optimisasi algoritma, bukan hanya kekuatan brute-force chip.

Selain DeepSeek, raksasa internet Baidu telah meluncurkan Ernie Bot, sebuah Large Language Model (LLM). Bagi awam, LLM adalah otak digital yang dilatih dengan membaca hampir seluruh teks di internet, sehingga bisa menjawab pertanyaan, menulis kode, atau membuat puisi layaknya manusia. Ernie Bot terintegrasi deeply ke dalam ekosistem pencarian Baidu, mengubah cara ratusan juta pengguna China mengakses informasi. Ini adalah contoh Generative AI (AI yang bisa menciptakan konten baru) yang sudah diterapkan secara massal, bukan sekadar demo laboratorium.

Tubuh yang Bergerak: Demokratisasi Robotika oleh Unitree

Jika AI adalah otaknya, maka robotika adalah tubuh yang mewujudkannya. Di sinilah Unitree Robotics mengambil panggung. Di pameran teknologi global, Unitree mencuri perhatian dengan jajaran robot yang bukan lagi konsep, tetapi produk yang bisa dibeli. Robot berkaki empat mereka, Go2 dan B2, mampu menaiki tangga dan menghindari rintangan dengan lincah. Istilah dynamic locomotion merujuk pada kemampuan robot menjaga keseimbangan saat bergerak di medan tidak rata—seperti anjing yang tidak mudah jatuh meski diinjak.

Lebih jauh, Unitree memperkenalkan robot humanoid G1 dan H1. H1 mampu berlari 3,3 meter per detik dan bahkan melakukan salto. Ini adalah demonstrasi whole-body control, yaitu algoritma yang mengoordinasikan seluruh bagian tubuh robot secara sinkron. Mengapa ini penting? Karena Unitree mendemokratisasi robotika. Dulu, robot canggih hanya milik militer atau lab miliaran dolar. Kini, startup dan universitas bisa membeli platform robotika canggih untuk dikembangkan. Ini adalah strategi “ekosistem terbuka” yang mempercepat inovasi secara eksponensial, mengubah Embodied AI—kecerdasan yang punya tubuh fisik—menjadi realitas industri.

Ambisi Langit: COMAC C919 dan C929 Menantang Duopoli Boeing-Airbus

Jika robotika menguasai daratan, ambisi China juga menjangkau langit. COMAC C919 adalah pernyataan kedaulatan di udara. Pesawat penumpang sempit (narrow-body) ini berkapasitas 158-168 kursi, setara Airbus A320 atau Boeing 737. Sejak memasuki operasi komersial Mei 2023, C919 telah mengangkut sekitar 1 juta penumpang. Pesawat ini telah mendapat sertifikasi dari CAAC (otoritas penerbangan China), namun masih dalam proses validasi EASA untuk bisa terbang ke Eropa.

Istilah penting di sini adalah type certification, proses ketat di mana otoritas penerbangan memastikan desain pesawat memenuhi standar keselamatan internasional. Tanpa sertifikasi EASA atau FAA, C919 sulit diekspor ke pasar Barat. Namun, COMAC tidak menunggu. Mereka fokus pada pasar Asia dan Afrika yang lebih terbuka. Lebih ambisius lagi, China mengembangkan C929, pesawat berbadan lebar (wide-body twinjet) dengan jangkauan 12.000 km, dirancang untuk bersaing langsung dengan Boeing 787. Ini menunjukkan China tidak ingin lagi bergantung pada Barat untuk rantai pasok dirgantara, dari material komposit hingga avionik.

Visi 2035: 6G, Komputasi Kuantum, dan Kota Digital

Peta teknologi masa depan yang digambar Beijing tertuang jelas dalam Rencana Lima Tahun ke-14 dan visi “China Standards 2035”. Dokumen-dokumen ini bukan sekadar birokrasi, melainkan kitab suci industri mereka. Fokusnya tajam: dominasi pada teknologi strategis seperti 6G, komputasi kuantum, bioteknologi, dan energi terbarukan.

Mari kita lihat peta jalan 6G. Sementara dunia masih beradaptasi dengan 5G, China telah meluncurkan satelit percobaan 6G pada 2020. Menurut laporan White Paper dari IMT-2030 (6G) Promotion Group, China menargetkan komersialisasi 6G pada 2030. Kecepatan yang dijanjikan bukan sekadar unduhan cepat, tetapi integrasi dunia fisik dan digital yang sempurna—digital twin pada skala kota. Digital Twin adalah replika virtual dari objek atau sistem fisik yang diperbarui secara real-time. Bayangkan sebuah kota di mana lalu lintas, energi, dan logistik dikelola oleh AI secara real-time tanpa latensi. Ini adalah visi Smart City yang dieksekusi dengan disiplin negara.

Di sektor perangkat konsumen, Huawei menunjukkan ketahanan luar biasa. Meskipun sanksi keras, mereka merilis Huawei Mate 60 Pro. Smartphone ini memiliki fitur revolusioner: panggilan satelit langsung. Biasanya, ponsel butuh menara seluler untuk sinyal. Namun, ponsel ini bisa terhubung langsung ke satelit di orbit bumi untuk mengirim pesan atau menelepon saat berada di daerah terpencil tanpa sinyal seluler. Ini adalah teknologi yang sebelumnya hanya dimiliki perangkat khusus militer atau eksplorasi, kini ada di saku konsumen biasa.

Di sektor komputasi kuantum, China juga tidak tinggal diam. Ilmuwan dari Universitas Sains dan Teknologi China (USTC) telah mencapai keunggulan kuantum (quantum supremacy) dengan prosesor Jiuzhang. Apa itu quantum supremacy? Ini adalah momen ketika komputer kuantum berhasil menyelesaikan tugas perhitungan yang mustahil dilakukan oleh superkomputer klasik tercepat dalam waktu wajar. Meskipun aplikasi komersial masih jauh, kemampuan mereka memanipulasi foton untuk perhitungan kompleks menempatkan mereka sejajar dengan Google dan IBM. Ini adalah taruhan jangka panjang. Siapa yang menguasai komputasi kuantum, akan memegang kunci untuk enkripsi, penemuan obat baru, dan pemodelan iklim.

Ketahanan di Tengah Badai Geopolitik

Namun, narasi elegan ini tidak lepas dari bayang-bayang geopolitik. Inovasi China tumbuh di tengah tekanan sanksi teknologi, terutama pembatasan ekspor chip canggih dari Amerika Serikat. Respon China adalah strategi “Sirkulasi Ganda”: memperkuat pasar domestik sambil tetap ekspansif ke luar negeri, sambil memacu kemandirian rantai pasok. Huawei, yang sempat terpuruk karena sanksi, kembali bangkit dengan chip buatan sendiri dan teknologi 5.5G, menunjukkan ketahanan ekosistem inovasi mereka.

Data dari World Intellectual Property Organization (WIPO) tahun 2023 mengonfirmasi tren ini. China menjadi negara dengan permohonan paten internasional terbanyak untuk tahun kelima berturut-turut. Bidang yang didominasi bukan lagi mainan atau tekstil, melainkan teknologi digital, komunikasi, dan mesin listrik. Ini adalah indikator kuat bahwa modal intelektual China sedang mengalami transformasi kualitatif.

Dilema Negara Berkembang: Peluang dan Ketergantungan

Bagi negara berkembang, termasuk Indonesia, peta teknologi yang dibawa China ini menawarkan dua sisi mata uang. Di satu sisi, ada peluang akses teknologi hijau yang lebih terjangkau. Panel surya dan baterai China telah menurunkan biaya energi terbarukan global secara drastis. BloombergNEF mencatat bahwa biaya baterai lithium-ion turun 89% sejak 2010, sebagian besar didorong oleh skala produksi China. Ini adalah kontribusi nyata terhadap perjuangan melawan perubahan iklim.

Di sisi lain, ketergantungan teknologi baru berpotensi menggantikan ketergantungan energi lama. Jika dahulu dunia bergantung pada minyak Timur Tengah, masa depan mungkin bergantung pada mineral langka dan teknologi pemrosesan yang dikuasai China. Lebih dari 80% pemrosesan mineral bumi langka untuk baterai dan magnet permanen terjadi di China. Ini menciptakan kerentanan rantai pasok global yang sedang diupayakan diversifikasinya oleh Uni Eropa dan Amerika melalui Critical Raw Materials Act.

Konvergensi Teknologi: Masa Depan yang Tak Terelakkan

Namun, melihat hanya dari kacamata persaingan adalah pandangan yang sempit. Inovasi China terakhir ini mengajarkan dunia tentang kecepatan adaptasi. Mereka mampu mengintegrasikan teknologi keras (hardware) dan lunak (software) dalam ekosistem yang tertutup namun efisien. Ambil contoh integrasi AI dalam kendaraan listrik China. Mobil bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan ruang hidup digital yang terhubung dengan ekosistem smartphone dan rumah pintar. Pengalaman pengguna ini sering kali lebih mulus dibandingkan pesaing Barat yang masih terpaku pada fungsi dasar otomotif.

Masa depan teknologi yang datang akan ditandai oleh konvergensi. Batas antara energi, transportasi, dan informasi akan kabur. China sedang membangun infrastruktur untuk konvergensi ini. Jaringan stasiun pengisian daya mereka adalah yang terbesar di dunia, didukung oleh grid listrik pintar yang dikelola AI. Ini adalah fondasi fisik bagi ekonomi digital masa depan.

Pertanyaan besarnya bukan lagi apakah China akan memimpin, tetapi bagaimana dunia akan merespons kepemimpinan ini. Apakah akan terjadi fragmentasi teknologi di mana dunia terbagi menjadi blok standar Barat dan blok standar Timur? Atau akankah terjadi sintesis baru di mana inovasi dari Shanghai berkolaborasi dengan riset dari Boston dan Berlin?

Sejarah teknologi mengajarkan bahwa isolasi jarang membuahkan hasil terbaik. Internet, misalnya, berkembang karena keterbukaan. Namun, realitas geopolitik saat ini mengarah pada “techno-nationalism”. Dalam konteks ini, inovasi China menjadi katalisator yang memaksa negara lain untuk berinvestasi lebih besar dalam riset dan pengembangan. Amerika Serikat merespons dengan CHIPS and Science Act, Eropa dengan Green Deal Industrial Plan. Kompetisi ini, meski tegang, secara tidak langsung memacu percepatan inovasi umat manusia.

Epilog: Menulis Sejarah dengan Data dan Silikon

Kita berdiri di ambang era baru. Era di mana algoritma menentukan rute kendaraan otonom, di mana baterai menyimpan energi matahari untuk malam hari, dan di mana komputasi kuantum memecahkan masalah yang sebelumnya mustahil. China telah meletakkan bidaknya di papan catur ini dengan agresif.

Bagi kita, pengamat dan partisipan dalam arus global ini, memahami peta teknologi China bukan sekadar urusan intelijen bisnis. Ini adalah urusan bertahan hidup dan beradaptasi. Negara-negara yang mampu berkolaborasi, mengadopsi, dan berinovasi ulang teknologi ini akan menjadi pemenang. Mereka yang menolak atau terjebak dalam proteksionisme buta berisiko tertinggal di tepi jalan raya masa depan.

Inovasi China terakhir ini adalah cermin. Ia memantulkan ambisi manusia untuk menaklukkan batas-batas fisika dan digital. Dari Shenzhen, gelombang itu merambat, menyentuh setiap sektor kehidupan. Ia membawa janji efisiensi dan keberlanjutan, namun juga membawa tantangan kedaulatan dan ketergantungan.

Pada akhirnya, teknologi adalah alat. Siapa yang memegangnya dan untuk apa alat itu digunakan, akan menentukan warna masa depan. China telah menunjukkan mereka memiliki alatnya. Sekarang, tugas komunitas global adalah memastikan bahwa peta teknologi masa depan yang mereka gambar tidak hanya menguntungkan satu pihak, tetapi menjadi jalan raya yang dapat dilalui oleh seluruh umat manusia menuju peradaban yang lebih cerdas dan hijau.

Malam di Shenzhen mungkin masih terang benderang, tetapi cahaya itu kini bukan lagi dari lampu pabrik konvensional. Itu adalah cahaya dari layar server, dari dashboard kendaraan listrik, dan dari visi masa depan yang sedang dikodekan baris demi baris. Dunia sedang menonton, dan sejarah sedang ditulis ulang, bukan dengan tinta, melainkan dengan data dan silikon. (*)

Tags: mobil listrik chinapesawat bikinan chinarevolusi teknologi china
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version