• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
city of ghosts sinopsis, city of ghosts sub indo, city of ghosts (2017),

Jurnalisme warga di “City Of Ghosts”, mempertaruhkan segalanya untuk kebenaran

November 14, 2019
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

October 6, 2026
Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

October 5, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

October 5, 2026
Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

October 5, 2026
Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

October 5, 2026
Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

October 5, 2026
Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

October 5, 2026
Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

October 5, 2026
Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

September 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 6, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    You can now play Bill Gates’ first PC game and run over donkeys on your iPhone, Apple Watch

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Entertainment Review Film

Jurnalisme warga di “City Of Ghosts”, mempertaruhkan segalanya untuk kebenaran

by admin
November 14, 2019
in Review Film, Video
0
city of ghosts sinopsis, city of ghosts sub indo, city of ghosts (2017),

city of ghosts (2017)

807
SHARES
2.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

GELOMBANG demonstrasi revolusioner yang dikenal sebagai “Arab Spring” terjadi relatif cepat  dalam sejarah media sosial, kurang dari lima tahun setelah munculnya Twitter —yang menjadi faktor kunci dalam pemberontakan populer di negara-negara Arab seperti Mesir dan Tunisia— diluncurkan pada musim panas 2006.

City Of Ghosts

  • Sutradara: Matthew Heineman
  • Lama tayang: 92 menit
  • Rating: R
  • Genre: Dokumenter

Sekarang setelah Arab Spring  telah dingin ke “Arab Winter”, media sosial terus memainkan peran kunci dalam perlawanan terhadap ekstremisme di Timur Tengah, dimana  kedua belah pihak menggunakan metode yang semakin canggih untuk memenangkan hati dan pikiran. Perang ide eksistensial ini menjadi subyek film dokumenter “City Of Ghosts”, film terbaru  garapan sutradara Cartel Land, Matthew Heineman.  Film ini menampilkan potongan dokumenter Raqqa, yang dihimpun dari jurnalis warga Suriah, kebanyakan  anonim. Mereka  ini mempertaruhkan nyawa, memberanikan diri untuk menyelundupkan informasi dari kota kecil tempat ISIS mendirikan kantor pusatnya dan kemudian mempostingnya secara online.

Raqqa, adalah sebuah kota di Suriah Timur di tepi sungai Efrat, telah tiga tahun terakhir menjadi ibukota de facto ISIS.  Kota ini pertama kali menarik gerilyawan dalam pemberontakan melawan presiden Suriah Bashar al-Assad, namun dalam permulaan revolusi, ISIS mendirikan kemah. Bendera hitam menguasai kota, lalu diikuti  dengan  aksi-aksi  pemenggalan kepala, penyaliban dan penyiksaan.

Dalam situasi seperti itu, sepertinya  Raqqa merupakan  salah satu tempat yang paling mustahil di Bumi untuk mempraktikkan kehidupan sehari-hari, apalagi jurnalisme. Namun di sinilah salah satu cerita jurnalis warga negara yang lebih inspiratif terlahir, yang mempertontonkan  Raqqa yang tengah terkoyak.   Mereka adalah sekelompok kecil warga Raqqa yang sebagian besar anonim yang menjadi aktivis, mempertaruhkan dan terkadang kehilangan nyawa mereka saat melaporkan dari jantung kegelapan ISIS.

Pengantar untuk konflik di Suriah ini relatif singkat —mereka yang ingin melihat secara komprehensif sejarah baru-baru  di negara jazirah Arab ini, harus membacanya  terlebih dahulu— dan disaring melalui nostalgia protagonis  untuk kehidupan bahagia dan riang tempat dimana mereka tinggal di sana, sebelum rasa takut dan kekerasan datang mendera mereka untuk mendominasi eksistensi kehidupan mereka sehari-hari.

Secara bertahap, gambar-gambar tersebut digantikan oleh gambar para jihadis ISIS yang nyata (dan benar-benar brutal) yang memotong tangan, mencambuk pembangkang, dan mengeksekusi narapidana di jalanan, yang terekam  dalam video ponsel  oleh penggiat jurnalisme  warga.  ISIS dengan sengaja memotong Raqqa dari jangkauan  dunia, sebagian besar rekaman yang bercerita tentang Raqqa  bukan berasal dari kerja para  profesional —walaupun hasilnya  sangat luar biasa.  Heineman sendiri juga pergi ke sana, atau  kadang-kadang juga menyelundupkan peralatan untuk melakukan wawancara dengan sumber anonim yang muncul di tengah jalan.

Meskipun film domukenter ini menampilkan kesedihan atas apa yang terjadi di Suriah, yang membuat Raqqa menjadi  Kota Hantu, di mana anggota ini Raqqa is Being Slaughtered Silently (RBSS) kelompok tersebut terpaksa melarikan diri setelah secara terbuka mengungkapkan identitas mereka. Di sana, mereka meninggalkan pesan  melalui Facebook dan video yang diam-diam mereka diupload. Di film ini kita bisa  melihat kehidupan mereka yang berantakan, kadang-kadang secara harfiah —pada satu titik, satu anggota kelompok dan istrinya memperlihatkan  rekaman  bagaimana  rumah mereka dalam keadaan hancur —saat bersembunyi di tempat tinggal  sementara. RBSS  memediasi tragedi pribadi ini melalui laptop dan layar ponsel, yang  membuat perasaan tragis, seolah tidak ada sama sekali.  Anggota jurnalis RBSS  lainnya,  mengirim pesan reguler  saudaranya di Facebook,  mengirim video ayahnya yang dipenggal oleh ISIS. Mereka menghabiskan hari-hari  untuk menunggu telepon berdering, dan berita itu “tidak pernah bagus”.

Mereka ini kebanyakan adalah pria muda yang yang menemukan keberanian untuk melawan ISIS, yang  meneror mereka. Mereka dipersenjatai dengan hashtag dan logo yang menampilkan percikan darah, namun RBSS menjadi sumber penting berita di Raqqa untuk media di seluruh dunia. “Kami menusuk lubang di kegelapan,” kata Abdul Aziz al-Hamza, pendiri RBSS (25 tahun).

Resikonya sangat ekstrem. Seorang reporter bernama Moutaz ditangkap, disiksa dan ditembak di depan umum. Relawan lainnya terbunuh. Gurunya, Naji Jerf, diburu di jalanan di Turki. Bahkan keluarga mereka berada dalam bahaya. Ayah sutradara  Hamoud, diambil dan ditembak. Dalam salah satu momen yang paling menyiksa di film ini,  Heineman Hamoud menonton videonya. Dia terguncang, namun tetap teguh dalam tujuannya.

Beberapa pemimpin kelompok tersebut melarikan diri ke Jerman dan Turki, namun terus melaporkan secara jarak jauh melalui wartawan dan sumber anonim di Raqqa. Sebagian besar rekaman yang ditayangkan oleh Heineman berasal dari  rumah aman mereka di Eropa.

Dengan cara ini, film dokumenter ini  “menyempit” dalam ruang lingkup kapan harus berkembang. Babak kedua tidak mampu mengimbangi cerita IS yang lebih luas, atau untuk mempertahankan jarak dekat Raqaa. Hal ini  tampaknya tak terelakkan. Tapi Heineman, yang  terjun ke kelompok yang main hakim sendiri di sepanjang perbatasan A.S. dan Meksiko, tampak lebih banyak berada di rumah di medan perang daripada jauh dari tindakan tersebut.

Bagaimana pun  kepahlawanan yang dipamerkan di “City of Ghosts” itu tak terlupakan. Dalam  film ini tetap menjadi pengingat yang sangat penting akan biaya tinggi dan kebutuhan vital jurnalistik dalam hal ini —atau apapun— untuk melawan kejahatan.

Ada tuturan di film ini yang menggambarkan  Pasukan Demokratik yang didominasi Kurdi, yang didukung oleh serangan udara oleh koalisi pimpinan A.S., melewati  tembok kota tua Raqqa. Ada harapan yang berkembang, bahwa ISIS akan segera terusir  dari benteng pertamanya. Tapi, seperti yang dipikirkan RBSS dan yang lainnya, korban sipil berjatuhan dan kenyataannya pertempuran terus berlanjut.

Dipihak lain, berada di luar negeri tidak berarti anggota  RBSS aman, dan selama syuting seorang pria bernama Naji Jerf dibunuh di Turki. Dia adalah orang kedua yang meninggal, karena keterlibatan mereka dengan kelompok RBSS tersebut. ISIS terus-menerus mengepung kelompok  penggiat ini yang berkumpul di Jerman setelah kematian Jerf, baik secara offline maupun offline, mengirimkan gambar-gambar yang diambil di luar gedung apartemen mereka dan membuat video licik yang menghasut  umat yang beriman untuk membunuh mereka atas nama Allah.

Dalam beberapa tahun terakhir, ISIS telah dengan sengaja memodernisasi usaha rekrutmennya. Yang menghilang adalah video pemenggalan kepala secara sadir dan kasar yang dilakukan pada tahun-tahun yang lalu, yang mereka gantikan dengan  iklan apik yang diproduksi secara profesional dengan estetika pembuatan film blockbuster Amerika. (Satu video, membandingkan jihad dengan video game nyata, sangat mirip dengan iklan Angkatan Darat A.S. dengan tema yang sama).

Hal ini juga memperluas usaha rekrutmennya kepada anak-anak; Dalam sebuah film yang penuh dengan bayangan kematian dan penghancuran kehidupan nyata, salah satu klip paling menghancurkan menunjukkan anak usia prasekolah memotong tenggorokan beruang teddy dan disaat yang sama  sejumlah orang dewasa bersorak untuknya di luar layar.

Heineman dengan pedas menyatukan tema gambar besar ini dengan kejadian intim dalam kehidupan anggota kelompok RBSS, misalnya menyandingkan prajurit anak yang disebutkan  dengan satu anggota bertemu dengan anaknya yang baru lahir. Taktik ini menciptakan perasaan empati yang mendalam terhadap keadaan RBSS, menunjukkannya sebagai orang biasa –satu anggota terlibat hanya karena dia terpesona dengan kamera– yang membawa beban luar biasa.

Ada banyak adegan yang dinamis  di film domumenter City Of Ghosts ini, namun menjelang akhir film, satu urutan yang sangat kuat menunjukkan anggota RBSS gemetar tak terkendali, saat ia mengoceh melalui setumpuk foto teman-temannya, mati dan hidup. Sebelumnya pada hari itu, dia menolak tawaran perlindungan dari polisi Jerman, mengenakan T-shirt Star Wars dan wajah pemberani dan mengatakan kepada mereka, “Saya telah mengatasi ketakutan untuk dibunuh karena pekerjaannya.

Semangat semacam itu dalam menghadapi bahaya nyata –di kota asalnya, mayat digantung di lapangan umum dengan tanda-tanda yang melabeli mereka “aktivis media”– adalah pengingat kuat tentang betapa pentingnya kebebasan pers, dan betapa mudahnya dibawa pergi.

Tags: City of Gostfilm dokumenterisisjayakartanews
Share323Tweet202
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2017 JNews.

Go to mobile version