Kabar
Perkuat Ketahanan Pekerja Migran, 319 Calon PMI Dapat Pembekalan Wawasan Kebangsaan dari Densus 88
JAYAKARTA NEWS—- Sebanyak 319 calon pekerja migran Indonesia mendapat pembekalan wawasan kebangsaan di Aula BP3MI DKI Jakarta, Ciracas, Jakarta Timur. Pembekalan ini diberikan Densus 88 bekerja sama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
Dilansir mediahub Polri, dalam kegiatan yang berlangsung 12-14 Agustus tersebut, Tim Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri memberikan edukasi mengenai bahaya paham IRET (intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme), proses dan pola penyebarannya, termasuk potensi perekrutan melalui lingkungan sosial maupun media digital.

Peserta terdiri dari 319 calon PMI yang akan bekerja di sejumlah negara, dengan rincian 105 peserta pada hari pertama, 106 peserta pada hari kedua, dan 108 peserta pada hari ketiga.
Para calon PMI juga diberikan pemahaman melalui sejumlah contoh kasus agar mampu mengenali indikasi ajakan atau propaganda yang mengarah pada paham radikal dan ekstremisme. Peserta didorong untuk tidak mudah menerima informasi, melakukan verifikasi, serta berani menolak ajakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
Selain itu, tim menekankan pentingnya menjadikan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi dalam menjaga jati diri dan ketahanan kebangsaan selama berada di dalam maupun luar negeri.
Kegiatan tersebut sekaligus mendorong para calon PMI untuk menjadi Duta Pencegahan yang dapat menyebarkan pesan toleransi, persatuan, dan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing.
Melalui kolaborasi Densus 88 AT Polri dan KP2MI, kegiatan ini diharapkan tidak hanya membekali calon PMI dengan kesiapan bekerja di luar negeri, tetapi juga memperkuat daya tahan mereka terhadap berbagai pengaruh ideologi kekerasan dan propaganda ekstremisme. (*/di)
