Patroli Miras ala Walikota Bima Arya

 Patroli Miras ala Walikota Bima Arya
Walikota Bogor Bima Arya minta petugas menyita Miras yang dijual bebas pedagang kaki lima di kawasan Taman Topi. Foto: Periksa Ginting

MENANGGAPI banyaknya aduan warga mengenai maraknya pemuda yang meresahkan karena berkumpul dan minum-minuman keras (miras),  Walikota Bogor Bima Arya melakukan patroli malam ke sejumlah tempat di Kota Bogor, Kamis (20/4). Didampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Herry Karnadi dan aparat kepolisian,  orang nomor satu di Kota Bogor ini berhasil mengamankan tiga pemuda dan menyita puluhan botol miras.

Ketiga pemuda itu sedang asyik meminum minuman keras di kawasan Taman Kencana. Mereka tengah mengonsumsi miras jenis tuak. “Kamu minum apa ini? kok bau miras, gak boleh, ini dilarang,” tegas Bima.

Saat diinterogasi ketiga pemuda tersebut mengaku membeli miras jenis tuak tersebut di daerah Taman Topi, Jalan Nyi Raja Permas. “Saya beli di daerah Taman Topi pak, satu plastik Rp. 20.000,” kata salah satu pemuda.

Mendapatkan informasi tersebut, ketiga pemuda langsung diamankan petugas dan diminta menunjukkan lokasi penjual miras. Benar saja, saat dihampiri petugas gabungan,  penjual miras menjajakan puluhan botol miras, ciu dan tuak, namun pemilik berusaha menolak ketiga petugas akan menyita barang dagangannya. Bahkan sempat terjadi adu mulut dan dorong-dorongan dengan petugas gabungan. “Ibu udah berapa lama jualan di sini? Dapat dari mana ini miras? Saya minta tutup dan Satpol angkut semuanya,” tegas Bima, sambil membanting botol miras ke lantai.

Sebelumnya,  Bima Arya  mendatangi kawasan  lapangan Heulang yang juga kerap digunakan tempat berkumpulnya pemuda untuk minum-minuman keras pada malam hari. Setibanya di lokasi ini,  Bima langsung menyisir setiap sudut lapangan dan menghampiri pemuda yang tengah berkumpul di posko salah satu ormas. Bima memerintahkan agar posko dibongkar. “Kan saya sudah pernah bilang sebelumnya, di sini tidak boleh ada ini (posko – red). Saya minta malam ini juga dibongkar,” kata Bima kepada salah satu anggota ormas dilokasi. ***

 

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *