Lokasi Warga Sulit Terjangkau, Kepala BNPB dan Tim Bawa Logistik Gunakan Motor

 Lokasi Warga Sulit Terjangkau, Kepala BNPB dan Tim Bawa Logistik Gunakan Motor

Tim BNPB bawa bantuan logistik gunakan motor/foto: BNPB

JAYAKARTA NEWS— Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto pada hari ini Sabtu (26/11) meninjau rumah warga yang sulit dijangkau untuk melihat langsung kondisi dan memberikan bantuan logistik ke masyarakat terdampak dengan menggunakan motor..

“Kami membawa beberapa bantuan bagi bapak dan ibu di sini,” ujar Suharyanto saat berdiskusi dengan pengungsi di Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Jawa Barat.

Suharyanto menjelaskan, kali ini pendistribusian menggunakan motor untuk menjangkau lokasi pengungsian yang jauh dan sulit dijangkau. “Kita pakai motor membawa bantuan agar memperluas distribusi ke wilayah yang sulit dijangkau,” jelasnya.

Dirinya berkata, rumah warga yang rusak akan diberikan bantuan perbaikan rumah dari pemerintah.

“Rumah rusak akan kami ganti sesuai ketentuan,” ujar Suharyanto.

“Tenda-tenda di sini yang tidak layak segera kami ganti,” lanjutnya.

Adapun titik lokasi yang jadi peninjauan ialah Desa Sarampad, Desa Gasol dan Desa Mangunkarta yang berada di wilayah Kecamatan Cugenang.

Bantuan logistik yang diberikan berupa paket sembako untuk 3-5 hari, paket kebersihan keluarga, selimut dan matras untuk tidur.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (kemeja orange dan rompi) berdiskusi dengan warga di Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Sabtu (26/11).

Dikutip dari keterangan pers Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, bantuan logistik terus disalurkan kepada warga, baik itu makanan maupun non-makanan.

Berdasarkan data BNPB hari Jumat (25/11/2022), pukul 18.00 WIB, bantuan yang didistribusikan berupa sembako sebanyak 3.000 paket, selimut 6.000 lembar, matras 5.000, air garam 500, hygiene kits 1.000, kasur 500, velbed 275, tenda pengungsi ukuran 2 x 2 m, 200 set dan genset 10. Bantuan tersebut telah terdistribusi pada daerah-daerah terdampak gempa bumi di Kabupaten Cianjur.

Per hari ini, Sabtu (26/11) BNPB kembali mengirimkan dan mendistribusikan bantuan logistik berupa tenda pengungsi sebanyak 30 unit, tenda gulung 1.000, sembako 2.000 paket, selimut 5.000, matras 5.000 dan hygiene kits 2.000.

Hari Sabtu (26/11), Kepala BNPB mengantarkan langsung paket-paket logistik berupa makanan siap saji untuk keluarga untuk 3 hari serta selimut dan matras. Paket-paket logistik keluarga ini didistribusikan menggunakan motor berjumlah 50 unit yang bisa melakukan pengantaran hingga 3 sorti per hari.

“Distribusi logistik menggunakan motor ini diarahkan untuk menjangkau titik-titik yang sulit ditempuh menggunakan mobil, sehingga ke depan kita benar-benar bisa memastikan bahwa kebutuhan warga terpenuhi,” jelas Suharyanto.

Adapun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan per Jumat (25/11), pukul 18.00 WIB, terdapat 73.525 jiwa mengungsi dan tersebar di 16 kecamatan.

Terkait target pencarian korban hilang, Suharyanto menegaskan akan mencari sampai orang yang terdata hilang berhasil ditemukan. “Sampai orang terakhir, tidak ada penurunan semangat, kekuatan, sarana prasarana, karena keselamatan rakyat untuk hukum tertinggi,” pungkasnya saat memberikan keterangan pers di Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Jumat (25/11).***/ebn

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.