Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
LADI Uji Doping Atlet Pelatnas Asian Games - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Sport

LADI Uji Doping Atlet Pelatnas Asian Games

Published

on

LEMBAGA Anti Doping Indonesia (LADI) akan menguji doping ke sejumlah pemusatan latihan nasional cabang-cabang olahraga Asian Games 2018 menyusul sosialisasi pencegahan penggunaan zat doping.

“Kami akan gelar program `out of competition test` berupa pengujian doping saat para atlet berlatih. Itu program kami untuk memastikan pencegahan doping bagi atlet,” kata Ketua LADI Zaini Kadhafi Saragih di Jakarta, Senin malam.

LADI, lanjut Zaini, juga menggelar sosialisasi dan pengawasan doping yang diikuti perwakilan dari 40 pengurus cabang olahraga Asian Games 2018.

“Kami akan datang dan menguji doping itu secara acak. Kami tidak memberikan informasi akan menggelar uji doping pada cabang mana karena atlet akan bersiap-siap sebelumnya,” kata Zaini.

LADI juga menerbitkan buku panduan bagi para atlet, pelatih, dan praktisi olahraga terkait pencegahan doping, termasuk daftar zat-zat yang dilarang dalam kompetisi olahraga.

“Sebenarnya, LADI tidak memberikan anjuran terkait suplemen makanan yang boleh atau tidak boleh dikonsumsi atlet. Kami hanya meminta para atlet untuk mengikuti ahli nutrisi olahraga dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI),” katanya.

LADI, menurut Zaini, telah lepas dari sanksi Badan Anti Doping Dunia (WADA) pada Februari 2017 sehingga lebih menjamin Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games. “WADA lebih yakin terhadap Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games. Jika kami masih mendapatkan sanksi, tuan rumah Asian Games bisa dipindah,” ujarnya.

Zaini mengatakan sistem kerja dan sumber daya manusia LADI telah diakui dunia meskipun LADI juga harus menguji sampel doping ke laboratorium yang mendapatkan akreditasi WADA.

“Laboratorium terakreditasi di Asia itu ada di Thailand, India, Qatar, China, Jepang, dan Korea. Kami terus berkomunikasi dengan INASGOC terkait laboratorium mana yang telah mendapatkan akreditasi,” katanya. ***

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement