• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Saturday, October 3, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Medali Emas Pertama Indonesia dari Defia

Medali Emas Pertama Indonesia dari Defia

admin by admin
August 20, 2018
in Sport
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LAGU kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di venue taekwondo di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Minggu, 19 Agustus 2018 setelah atlet taekwondo putri Indonesia Defia Rosmaniar berhasil menyabet medali emas. Medali emas pertama untuk kontingen Indonesia di ajang Asian Games 2018 itu diraih Defia dalam nomor poomsae individu putri.

Kebahagiaan Defia semakin lengkap setelah medali emas yang dia raih dikalungkan langsung oleh Presiden Joko Widodo yang telah hadir sejak pukul 14.00 WIB dan menyaksikan penampilan Defia dari babak semifinal. Senyum bahagia terlihat di wajahnya saat medali emas dikalungkan oleh Kepala Negara.

 

“Taekwondo memang targetnya satu emas dan alhamdulillah tadi Defia Rosmaniar mendapatkan satu emas, artinya targetnya terpenuhi di taekwondo. Semua saya kira bahagia, senang, dan kita harapkan nanti cabang-cabang olahraga yang lainnya juga sesuai dengan target atau melebihi target. Harapan kita itu ya. Ini adalah emas pertama,” kata Presiden seusai pengalungan medali.

Defia Rosmaniar tampil sebagai juara pertama setelah di partai final mengalahkan taekwondoin Marjan Salahshouri asal Iran dengan nilai 8.690-8.470. Tangisan bahagia Defia pun pecah seketika. Dia bersujud lalu berlari mengelilingi lapangan sambil membentangkan bendera Merah Putih.

Dia kemudian berlari menuju ke tribun VIP di mana Presiden Joko Widodo duduk. Tampak hadir juga di tribun tersebut Perdana Menteri Korea Selatan Lee Nak-Yon, Presiden World Taekwondo Chungwon Choue, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Belia dan Sukan Malaysia Syed Saddiq, dan Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia Komjen Pol Syafruddin yang juga turut memberikan ucapan selamat dan bersalaman dengan Defia.

Sebelumnya, Defia mengalahkan Yun Jihye dari Korea Selatan dengan nilai 8.520-8.400 di babak semifinal. Kehadiran Presiden tidak membuatnya menjadi tegang, namun justru memberikan motivasi besar buat taekwondoin berusia 23 tahun ini.

“Perasaannya senang dan bangga. (Kedatangan Presiden) menambah semangat juga karena Bapak Presiden peduli dengan kita. Alhamdulillah tadi beliau bilang ini medali emas pertama Indonesia,” kata Defia seusai pengalungan medali.

Pertandingan Berlangsung Ketat

Pertandingan final taekwondo nomor poomsae individu putri berlangsung dengan ketat. Di babak pertama, Defia sempat sedikit goyah karena kuda-kudanya yang tidak sempurna.

Namun tak berselang lama, Marjan Salahshouri juga melakukan kesalahan. Setelah melakukan tendangan berputar, posisi Marjan terlihat bergeser karena kuda-kuda yang tidak kokoh. Nilai akhir di babak pertama 8.360-8.620 untuk keunggulan Defia.

Di babak kedua, Defia tampil lebih percaya diri. Seluruh gerakan yang sulit bisa ia lakukan dengan sempurna. Sementara Marjan terlihat kesulitan dan setidaknya melakukan tiga kali kesalahan.

Dukungan penonton yang terus meneriakkan yel-yel “Indonesia!” membuat Defia semakin bersemangat hingga akhirnya berhasil menuntaskan tugasnya dengan sempurna.

Chef de Mission kontingen Indonesia Komjen Pol Syafruddin mengucapkan rasa syukurnya karena hingga hari ini Indonesia telah meraih 1 medali emas dan 1 medali perak. Medali perak dipersembahkan oleh atlet wushu Edgar Xavier yang meraih medali perak pada nomor Cangquan putra dengan angka 9.72.

“Saya bertemu (Defia) memberikan beberapa petuah-petuah supaya rileks bahwa harga diri dan martabat bangsa ada di pundaknya. Alhamdulillah sore hari ini medali emas Indonesia pertama. Presiden sangat apresiasi karena di hari pertama Asian Games, Indonesia sudah mempersembahkan 1 emas dan 1 perak,” tandasnya.

Demikian siaran pers yang dikirim Bey Machmudin, Deputi Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, 19 Agustus 2018. ***

Tags: asian games 2018defia rosmaniardefia rosmaniar atlet peraih emasjayakartanewsmedali emas pertama asian games 2018taekwondo
Previous Post

Duh, Gempa Lagi Guncang Lombok

Next Post

Sejumput Doa dari Tapal Batas

admin

admin

Next Post
Sejumput Doa dari Tapal Batas

Sejumput Doa dari Tapal Batas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version