Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Kuwait Buka Peluang Besar untuk Para Pekerja Indonesia di Sektor Profesional dan Layanan Jasa - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Kabar

Kuwait Buka Peluang Besar untuk Para Pekerja Indonesia di Sektor Profesional dan Layanan Jasa

Published

on

Pertemuan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kuwait, Lena Maryana Mukti, di Kantor Kementerian P2MI, Selasa (26/5/2026)/Foto: dok Humas KP2MI

JAYAKARTA NEWS— Kuwait memiliki peluang yang cukup besar untuk penempatan pekerja migran Indonesia, khususnya di sektor-sektor profesional dan layanan jasa. Ini menjadi pasar yang perlu terus Dipetakan dan optimalkan.

Hal ini diungkap Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, Selasa (26/5/2026).

Wamen Christina melakukan pertemuan dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kuwait, Lena Maryana Mukti, di Kantor Kementerian P2MI.  Dalam pertemuan itu, ia menerima berbagai masukan dan informasi terkini terkait kondisi pekerja migran Indonesia di Kuwait yang saat ini bekerja di sektor hospitality, minyak dan gas (oil and gas), manufaktur, kesehatan, hingga spa terapis. 

Selain itu, turut dibahas berbagai job order serta aspek legalitas penempatan pekerja migran Indonesia di negara tersebut.

Adapun jumlah warga negara Indonesia (WNI) di Kuwait hingga Januari 2026 mencapai sekitar 6.088 orang, termasuk pekerja migran dan keluarganya.

Christina menegaskan, Kementerian P2MI terus memperkuat pelindungan Pekerja Migran Indonesia dari hulu hingga hilir, termasuk memastikan pekerja migran memperoleh jaminan sosial melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan asuransi kesehatan di negara tujuan.

“Kami menekankan pentingnya jaminan sosial bagi pekerja migran Indonesia, termasuk di Kuwait, agar mereka memiliki perlindungan kesehatan dan ketenagakerjaan yang memadai selama bekerja di luar negeri,” jelas Christina.

Kerja Sama G to G dan G to P

Selain itu, juga dibahas mengenai kemungkinan kerja sama Government to Government (G to G) atau Government to Private (G to P) antara Indonesia dan Kuwait.

Selain sektor hospitality, kesehatan, dan migas, Wamen Christina juga mendorong pembukaan peluang penempatan medium skilled worker di industri pendukung sektor oil and gas yang menjadi tulang punggung perekonomian Kuwait. 

Sementara itu, Dubes RI untuk Kuwait, Lena Maryana menambahkan, persaingan tenaga kerja global di Kuwait semakin ketat. 

Ia mencontohkan peluang penempatan tenaga kerja sektor keamanan bandara yang sebelumnya sangat terbuka bagi pekerja Indonesia, kini telah banyak diisi tenaga kerja dari Afrika, karena faktor efisiensi biaya dan kecepatan rekrutmen.

“Pekerja Indonesia masih memiliki citra positif di mata masyarakat Kuwait karena dinilai ramah, berdedikasi, dan minim konflik. Indonesia juga perlu melakukan pembenahan agar tidak kehilangan momentum pasar kerja di Kuwait dan kawasan Timur Tengah secara lebih luas,” tambahnya. (*) 

Advertisement