Kus Endro Menang Mutlak, Kembali Memimpin HPI Sumut

 Kus Endro Menang Mutlak, Kembali Memimpin HPI Sumut
Seluruh pengurus anggota DPD, DPC Sumut dan Sekjen DPP HPI foto bareng bersama Ketua terpilih periode 2019-2024, Kus Endro. Foto. Monang Sitohang

Musyawarah daerah (Musda) V Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DPD Sumatera Utara digelar di Garuda Plaza Hotel, Jalan Sisingamangaraja, No. 18, Kota Medan, Sabtu (19/1) secara resmi dibuka oleh Kepala Disbudpar Sumut, Dr. Ir. Hj. Hidayati, M.Si. Hadir dalam kesempatan itu Sekjen DPP HPI Tasyamen Kk, Ketua ASITA Solahuddin Nasution, Ketua PHRI Denny S Wardana, Ketua ASPPI Mercy Panggabean dan lainnya.

Sebelum acara Musda, Ketua Umum DPP HPI menyampaikan sambutan yang diwakilkan Tasyamen Kk. Ia mengatakan, sesuai amanah AD/RT, Musda tidak hanya memilih ketua, tetapi juga merencanakan program-program kerja ke depan. Musda harus membuat program kerja lima tahun dan garis besar haluan organisasi yang nantinya diamanahkan kepada ketua terpilih. Kewenangan lain dalam Musda adalah memilih ketua baru.

“Walaupun HPI ini asosiasi profesi namun kandidat dalam setiap musyawarah menjadi highlight event yang jadi tujuan utama. Kami DPP berharap Musda HPI ini agar berjalan demokratis dan penuh kekeluargaan juga dapat melahirkan pemimpin yang amanah serta memiliki program kerja yang dapat direalisasikan,” katanya.

Ia menambahkan, HPI sekarang sudah ada di 32 provinsi dari 34 yang ada di Indonesia, 2 provinsi yaitu Maluku Utara dan Sulawesi Barat belum terbentuk. Kalau di pulau Sumatera ada 10 provinsi, mulai dari Aceh – Lampung semuanya telah terbentuk, untuk di tingkat kabupaten/kota dengan anggota sekitar 12.500 orang seluruh Indonesia data terakhir saat Rakernas di Yogyakarta 2018.

Pramuwisata ada dua, yaitu umum dan lokal, sehingga dengan seiring perkembangan wisatawan saat ini ada juga pramuwisata khusus seperti tracking, menyelam, gunung dan lainnya, dan itu sekarang sudah ada di HPI, dan sebelumnya atau awalnya HPI disebut sebagai duta wisata yang saat itu organisasinya HDWI.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Dr. Ir. Hj. Hidayati, M.Si saat membuka acara Musda ke – V HPI DPD Sumut. Foto. Monang Sitohang

Acara selanjutnya, sambutan Ketua DPP HPI, lalu Kadisbudpar Sumut, Hidayati yang memberikan sambutan sekalian membuka Musda HPI yang V. Hidayati mengatakan, “Kami dari Dinas Pariwisata Sumut, menganggap semua stakeholder ini adalah bagian dari tubuh kami (Disbudparsu). Kesannya saya ini seorang manusia, saya menganggap bahwa HPI ini wajah tentu ada mata yang bisa berkomunikasi untuk melihat keadaan, juga di dalamnya ada ICA (Indonesian Chef Assosiciation) yang bisa pemberi cita rasa dan ASITA ini sebagai dada saya, yang memberikan inspirasi, maksudnya di dalam dada ini sudah tersimpan semua apa yang akan kita paketkan, dan HPI merupakan juga kedua tangan, yang akan beraksi memberikan action, jadi sudah lengkap dengan anggota tubuh, dan oleh sebab itu jika tidak bersinergi maka lumpuh lah pariwisata,” jelas Hidayati

Jadi siapa pun ketua terpilih harus dapat meningkatkan inovasi HPI dan bersinergi dengan dunia kepariwisataan, karena organisasi ini merupakan profesi dan HPI merupakan duta pariwisata. “Dengan profesi ini HPI bisa menyampaikan informasi yang bagus, dan kalau pun memang tidak bagus mereka juga bisa menyampaikan hal itu kepada tamu. Maka saya mengharpakan ketua terpilih nantinya adalah orang yang sudah berpengalaman dan eksistensi kecintainnya kepada pariwisata, dan kita punya program nanti untuk mensertifikasi, mengadakan workshop untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas HPI,” ujar Hidayati.

Musda juga dihadiri lima DPC antara lain Tobasa, Samosir, Humbahas, Tanah Karo dan Langkat, satu persatu acara sampai mulai penyerahan LPJ masa periode 2013-2018 oleh Kus Endro selaku ketua sebelumnya, hingga akhirnya pembentukan komisi pembuatan peraturan dan persyaratan ketua. Sekitar pukul 17.30 acara pemilihan ketua pun terselenggara. Ada tiga kandidat calon yaitu Kus Hendro (petahana), Daerman Damanik dan Damrin Nainggolan. Setelah proses pemilihan dari 75 suara, terpilih dengan angka mutlak Kus Endro 51 suara, Damrin Nainggolan 15 dan Daerman Damanik 9 suara

Kus Endro akan memimpin untuk periode 2019-2024. Kepada awak media ia mengaku akan akan kembali introspeksi untuk pembinaan ke dalam. Selama ini  banyak kekurangan yang dimiliki sehingga ini yang nanti akan dibenahi, dan semoga 4-5 bulan ke depan dapat terwujud, khususnya pembenahan di bidang SDM, apalagi ada program di tahun lalu mengenai program penguasaan IT dan public speaking ini yang perlu dicapai, karena ini adalah modal utama pemandu wisata menghadapi era milineal yang sudah harus menggunakan IT, ungkap Endro.

Endro menambahkan, ke depan akan lebih banyak menjalin kerjasama dengan stakeholder misalkan pemerintah dan pihak-pihak swasta lain karena semakin banyak channel semakin gampang untuk mengetahui mana yang diperlukan dan dimana kekurangannya, sehingga ada kerjasama transfer ilmu supaya lebih bermanfaat. (monang s)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *