• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Djarot Saiful Hidayat, Lelaki Mulia Pembawa Pedang

Djarot Saiful Hidayat, Lelaki Mulia Pembawa Pedang

October 15, 2017
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

October 25, 2026
“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

October 25, 2026
Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

October 25, 2026
Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

October 25, 2026
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

October 23, 2026
Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

October 23, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 27, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Profil

Djarot Saiful Hidayat, Lelaki Mulia Pembawa Pedang

by admin
October 15, 2017
in Profil
0
Djarot Saiful Hidayat, Lelaki Mulia Pembawa Pedang
515
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, memungkasi masa tugasnya 15 Oktober 2017. Kepemimpinannya yang merakyat dan tegas, memberi kesan tersendiri bagi warga Ibukota.

HARI INI, tanggal 15 Oktober 2017, hari terakhir Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menjabat. Besok, kursinya akan diduduki Anies Baswedan. Berikut tulisan singkat (sebagai biografi), tetapi cukup panjang (sebagai tulisan di media online), tentang sosok Djarot.

Alkisah, Gorontalo menjadi saksi kelahiran pemimpin masa depan Indonesia. Anak keempat dari keluarga Mochammad Tojib, seorang pensiunan militer dari detasemen perhubungan ini, lahir pada 30 Oktober 1955. Ketika baru lahir, sang ayah memberinya nama Saiful Hidayat.

Semasa kecil, ia sering diasuh penjual tempe langganan ibunya. Saat itu ia sering sakit-sakitan. Maka pengasuhnya yang penjual tempe itu pun memanggilnya Djarot. Sebagaimana kepercayaan umum masyarakat Indonesia kala itu—bahkan hingga kini, anak yang sering sakit-sakitan perlu ganti atau tambah nama.

Tak ayal, panggilan Djarot pun melekat dan akrab di tengah keluarganya. Jadilah ia menyandang nama baru, Djarot Saiful Hidayat. Menurut orangtuanya, nama panjang itu bermakna: laki-laki (Djarot) pembawa pedang (Saiful) yang diberikan petunjuk dan kemuliaan (Hidayat).  Berdasar tambahan nama Djarot itu, ibunya, Alifah, menyisipkan doa agar kiranya si bocah yang sempat sakit-sakitan itu kelak akan menjadi anak laki-laki yang bisa memimpin dan memberikan petunjuk maupun teladan bagi banyak orang.

Sebagai anak pejuang, Djarot diasuh dalam lingkungan keluarga yang sudah terbiasa bekerja keras. Pekerjaan apa pun ia lakukan. Sedari bertani, beternak, dan berjualan di pasar. Sambil bekerja, ia tak pernah sama sekali meninggalkan bangku sekolah. Sewaktu kecil, ibunya mendirikan toko kelontong di rumah guna membantu menghidupi kebutuhan keluarga. Bersama enam saudaranya, ia bergantian menjaga toko kelontong ibunya itu.

“Karena sering jaga, jadi saya tahu harga gula dan beras. Saya tahu kualitas dan jenisnya. Alhamdulilah, bisa menghidupi sekolah kami sampai sarjana,” kenang Djarot dalam sebuah sesi wawancara dengan sebuah media nasional. Berkat kerja keras orangtuanya, Djarot dapat mengenyam pendidikan tinggi di beberapa universitas bergengsi. Djarot tercatat pernah menimba ilmu di Universitas Brawijaya, Malang, Fakultas Ilmu Administrasi pada 1986. Ia pun mendaftar sebagai mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Fakultas Ilmu Politik hingga memeroleh gelar Magister (S2) pada 1991.

Perjalanan hidup mengantarnya menduduki posisi walikota Blitar ke-21 tahun 2000 dengan masa bakti 2000-2005. Usai merampungkan satu periode, masyarakat Blitar kembali memilihnya sebagai untuk periode dua (2005 – 2010).

Menyulap Kota Blitar

Selama menjadi walikota, Djarot berhasil menata ribuan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dulunya kumuh, di kompleks alun-alun—menjadi tertata rapi. Tak hanya itu, mantan anggota DPR RI (1 Oktober 2014-12 Desember 2014) ini juga membatasi pusat belanja modern (mall). Ia lebih memilih menata pasar tradisional dan PKL dengan konsep matang dan berpihak pada rakyat kecil, dibanding mengizinkan berdirinya pusat perbelanjaan yang justru meminggirkan mereka. Menilik keberhasilan tersebut, tak heran jika Djarot dijuluki sebagai pakar pasar tradisional. Kebijakannya ternyata mampu mendongkrak roda perekonomian di Blitar.

Salah satu inovasi Djarot selama menjabat walikota adalah, mengeluarkan kebijakan pemugaran rumah tak laik huni dengan menyediakan dana hibah. Pemerintah Blitar mengucurkan uang insentif guna memperbaiki rumah warga yang tak laik huni senilai Rp4,5-7 juta per rumah. Melalui kebijakan ini, Djarot juga berhasil membangkitkan kembali semangat bergotong-royong di tengah masyarakatnya—dengan bahu membahu memugar ribuan rumah reyot di sekitar mereka.

Sampai akhir masa jabatannya, lebih 2.000 rumah reyot telah dipugar di beberapa kelurahan dan desa. Djarot pun berhasil mengubah Blitar yang tadinya hanya sebuah kota kecil dan miskin, menjadi daerah terkaya nomor dua di Jawa Timur. Kerja kerasnya melayani warga dan membangun kota, mengantarnya meraih pelbagai penghargaan.

Walikota yang Gemar Blusukan

Sejak menjabat walikota, Djarot sudah menunjukkan kepedulian dan keberpihakan pada rakyat miskin. Bahkan dari apa yang dilakukannya, terbukti Djarot tak sekadar peduli dan berpihak, melainkan memang menyelami hati nurani rakyat jelata. Sejak awal menjabat, Djarot suka blusukan menggunakan sepeda dan sepeda motor Yamaha Scorpio Merah. Hanya dengan memakai kaos oblong, ia mengitari beragam tempat di Blitar, menyapa dan mendengar aspirasi rakyat tanpa protokoler, dan (mengundang) liputan pers.

Selama sepuluh tahun memimpin Blitar, banyak langkah berani dan inovatif ia lakukan. Seperti menolak mobil dinas baru saat awal dilantik. Ia malah memilih memakai mobil bekas walikota pendahulunya, jenis Toyota Crown—sampai akhir masa jabatan.

Djarot saat dilantik, ternyata baru melepas masa lajangnya. Pasangan suami-istri tersebut tidak memiliki aset tanah ataupun rumah pribadi di Blitar, selain rumah dinas yang disediakan Pemkot. Prihatin melihat kenyataan itu, salah seorang stafnya di Pemkot, datang menghadap dan menawarkan sebidang tanah untuk ia ambil secara gratis. Tanah tersebut cukup luas, berkisar hektaran, terletak di kawasan strategis. Tanah itu tidak terdata di aset Pemkot dan bisa dimiliki 100 persen atas nama pribadi. Tanah gendom yang statusnya aman untuk dikuasai secara pribadi. Lantas apa keputusan Djarot? Ia tegas menolak. Ia malah meminta stafnya agar mendata semua aset pemerintah dan tanah gendom itu masuk dalam aset Pemkot, sehingga tanah-tanah tak bertuan jadi terdata sebagai aset Pemkot Blitar.

Keberhasilan Djarot menata PKL di Blitar, serta pengalaman memimpin sebuah kota selama dua periode tanpa cacat, mengantar Drs. Djarot Saiful Hidayat, Msi, menjadi wakil gubernur DKI Jakarta. Sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot tak hanya menjalankan tugas berjuang bagi rakyat kecil. Ia juga berkeinginan menjadikan Jakarta provinsi yang tetap menjunjung tinggi adicita bangsa, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai simbol persatuan bangsa. Sebagai kader Partai PDI-Perjuangan, Djarot juga menerapkan Dasa Prasetia selaku tujuan yang telah ditetapkan partainya.

Setelah dilantik, kesederhanaan seorang Djarot tidak berubah. Pada Ahok, ia meminta disediakan lima sepeda motor untuk digunakan blusukan. Satu sepeda motor ditempatkan di rumah. Sisanya ditaruh di lokasi-lokasi blusukan. “Saya sengaja memesan lima unit sepeda motor, karena perjalanan menggunakan sepeda motor mampu menghemat waktu, dan lebih gesit. Berdaya jangkau lebih luas ketimbang mobil. Saya bisa masuk ke gang di kampung-kampung,” ujar Djarot.

Blusukan tetap menjadi bagian dari rutinitasnya sebagai wakil gubernur DKI. Dalam setiap kesempatan blusukan ke pemukiman padat penduduk, Djarot tak segan duduk bersama warga. Ia sering terlihat makan bersama dengan makanan dan minuman yang sama dengan warganya.

Ia pun dengan tenang mendengarkan segala keluh-kesah warga, lalu memberikan jawaban dengan bijak terhadap kritikan, keluhan, dan aspirasi warga yang dialamatkan ke Pemprov DKI Jakarta.

“Ya dengan bincang-bincang bareng warga, kan saya jadi tahu permasalahan yang terjadi di antara mereka. Lalu bisa kami beri jalan keluar langsung. Warga nggak perlu menunggu lama. Misalnya, aliran air bersih nggak ada, kami minta PAM Jaya membereskan. Ada pungli, kami minta instansi terkait mengurusnya. Jadi langsung kan,” jelas Djarot.

Namun di balik kerja nyata yang telah ia lakoni sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengakui dirinya belum berbuat banyak bagi Ibukota. Sebab ia hanya menjalankan peran, guna mewujudkan visi-misi Joko Widodo  dan Basuki Tjahaja Purnama sewaktu terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta saat pemilihan umum kepala daerah pada 2012. Sebuah pengakuan yang timbul dari kerendahan hatinya yang terdalam.

Garis tangan kemudian mengantarnya menjadi Gubernur DKI Jakarta, melalui penetapan tanggal 15 Juni 2017, menggantikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dipenjara karena kasus penistaan agama. Lima bulan (saja) Djarot menjabat Gubernur DKI Jakarta. Sekalipun begitu, kepemimpinannya yang santun kepada rakyat kecil, dan tegas menegakkan aturan, telah meninggalkan kenangan tersendiri bagi warga Ibukota. ***

Tags: anies baswedandjarot saiful hidayatgubernur dkigubernur dki jakartagubernur dki jakarta djarot saiful hidayatSandiaga Uno
Share206Tweet129
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version