Kolom
Burung Gagak Simbol Kematian
Gde Mahesa
Pernah melihat dari kejauhan atau bahkan dari dekat burung gagak? Bisa ditebak kemungkinan yang terbayang adalah seekor burung misterius dengan bulu yang hitam serta menyeramkan. Karena itu pula, burung ini sering dianggap sebagai simbol kematian.
Gagak juga sering dikaitkan dengan transformasi, perpindahan antar dunia dan dimensi yang berbeda. Burung gagak dianggap sebagai pembawa pesan antara dunia fisik dan dunia roh, serta memandu dan membantu menghadapi tantangan dalam transisi kehidupan perjalanan spiritual.
Dalam tradisi keagamaan di seluruh duni, burung gagak adalah simbolisme yang rumit. Mitologinya sering kali diartikan sebagai makhluk yang licik, serta berbahaya dan membawa sial. Di sisi lain juga dikaitkan dengan simbol kebijaksanaan dan kecerdasan serta dipandang sebagai guru yang memberikan pelajaran berharga tentang hakikat realitas dan misteri alam semesta.
Gagak juga dikaitkan dengan sisi gelap kodrat kehidupan manusia. Mereka dipandang sebagai penipu yang menyesatkan atau sebagai pembawa pesan kematian dan transformasi. Kaitannya dengan kematian tidak dimaksudkan untuk menimbulkan rasa takut, melainkan sebagai pengingat akan transisi alami yang menanti semua orang. Kematian membawa kehidupan baru dan awal dari fase baru.

Mitos yang cukup populer di berbagai budaya, termasuk di Indonesia. Adalah mendengar cerita mitos burung gagak yang terbang mengitari rumah adalah pertanda buruk atau bahkan pertanda kematian. Benarkah?
Burung gagak memang memiliki penampilan yang mencolok dan suara yang khas, postur ini yang dianggap menyeramkan dan sering dikaitkan dengan hal-hal negatif, memang burung ini sering terlihat memakan bangkai hewan. Hal ini memperkuat anggapan bahwa mereka adalah pertanda dan dikaitkan dengan kematian.
Tapi ketahuilah, kaitan antara burung gagak dan pertanda buruk hanyalah mitos yang berkembang di masyarakat dan tidak didasarkan pada fakta ilmiah. Mitos ini muncul karena faktor psikologis dan budaya, bukan karena adanya bukti ilmiah.
Mitos, keterkaitan dengan ilmu hitam yang dipraktikkan oleh penyihir atau dukun menambah deretan keseraman, kehadiran burung gagak sering dihubungkan dengan hal mengerikan dan berbau mistis. Bagaimana tidak?
Muncul di malam hari sambil mengeluarkan suara yang membuat bulu kuduk merinding, sehingga kehadirannya terkesan membawa pesan menyeramkan, juga dipercaya oleh sebagian orang sebagai pertanda buruk.
Yang lebih seram lagi, ada kepercayaan bahwa sate burung gagak dipercaya bisa digunakan untuk memanggil gundoruwo.
Selain itu banyak yang membenci kemunculan burung gagak yang identik dengan ilmu hitam dan hal-hal magis.
Tetapi tentunya semua itu tergantung apakah mau mempercayai atau tidak, dan yang terpenting adalah tetap rasional dan kritis terhadap mitos serta cerita rakyat apa pun.
Sruputtt kopi pahitnya, bullll bullll klepussss…
