Connect with us

Entertainment

Billy Christian Rilis Film ‘Marni, Story of Wewe Gombel’

Published

on

Adegan film 'Marni, the Story of Wewe Gombel' (foto Sien)

JAYAKARTA NEWS— Film bergenre horor masih marak di tahun 2024 – 2025. Salah satu film horor yang akan beredar Kamis (27/6) berjudul ‘Marni, the Story of Wewe Gombel’ yang disutradarai Billy Christian.

Billy lulusan Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Dari 10 film yang dibuatnya, 7 adalah bertema horor/thriller (‘Petak Umpet Minako’, ‘Rumah Malaikat’, ‘Tuyul’, ‘Mereka Yang Tak Terlihat’ dan ‘Losmen Melati’).

Sutradara ini juga aktif sebagai konten kreator yang membahas dunia supra natural.
Dalam film terbarunya produksi Sien Entertainment, RA Pictures, Legacy, A & Z Film dan JJ Global Group ini memadukan horor dan laga (action).

“Ini hasil pikiran saya. Pengarah laga saya tunjuk Uwais Team yang menggabungkan koreografi fighting. Penggabungan ini belum diekspose sineas kita,” kata produser Fransen Susanto mantap.

Ihwal kerapnya membuat genre horor dan dunia hantu, Billy Christian mengaku hantu itu dinamis, tidak statis. “Untuk adegan laga semua pemeran melakukannya asli. Jadi bukan stunt man (pemeran pengganti),” beber Billy.

Iko Uwais dari Uwais Team memaparkan film ‘Marni’ ini warnanya beda. “Selain kita tampilkan adegan seram dan mencekam, film ini juga menyandang pesan feminisme, tentang keutuhan keluarga dan perjuangan single parent,” tutur Iko Uwais.

Sederet pemeran senior dan junior membintangi film ini : Ismi Melinda, Hannah Al Rashid, Amanda Rigby, Shaarifa Daanish, Reza Hilman, Mathias Muchus, Roy Marten, Volland Humonggio, Djenar Maesa Ayu dan Athar Barakhah.

Mitos Wewe Gombel dipercaya masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Barat kedua payudaranya panjang dan besar, rambut acak-acakan dan pakaiannya lusuh dan kotor.

“Ada yang bilang Nenek Gombel dan kerap menculik anak-anak yang diabaikan orang tua nya. Muncul saat matahari terbenam. Di Kalimantan juga ada cerita nenek Belau yang doyan kotoran kucing,” imbuh Billy lagi.

“Saya optimis cerita Wewe Gombel bisa diterima masyarakat kita. Bahkan, film ini juga akan tayang di Korea Selatan. Jadi kedepannya kita akan mengimpor hantu gombel, pocong, sundel bolong dan kuntilanak ke Korea dan negara lain,” timpal Fransen Susanto yang bekerjasama dengan Raffi Ahmad (RA Picture) dan Iko Uwais. (pik)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *