Band Geisha Rilis Single ‘Keranjingan Disko’ Ciptaan Guruh SP

 Band Geisha Rilis Single ‘Keranjingan Disko’ Ciptaan Guruh SP

Personil band Geisha –foto ipik

JAYAKARTA NEWS— Ingat band Geisha dari Pekanbaru, ingat lagu ‘Kering Air Mataku’. Sempat mengalami pergantian vokalis (Momo kini digantikan Regina), tak menyurutkan langkah Geisha untuk terus berkarya.

Dengan formasi baru, Geisha sukses merilis beberapa single, di antaranya ‘Kering Air Mataku’, ‘Kunci Hati’, ‘Garis Tangan’, ‘Rahasia’, ‘Kembali Pulang’ dan yang terbaru ‘Keranjingan Disko’ ciptaan Guruh Sukarno Putra. Lagu ciptaan Guruh yang dirilis tahun 1980 ini diaransemen kembali oleh Geisha menjadi sesuatu yang baru dan berbeda.

“Kali ini, kita rekam kembali dengan nuansa musik yang lebih funk,” kata Roby, gitaris Geisha. “Single ini menjadi sesuatu yang baru buat kami karena selain musiknya yang berbeda dari karakter Geisha, kami juga menambahkan lirik yang agak ngerap,” imbuh Roby.

Personil grup band Geisha–foto ipik

Lagu ini telah dirilis diseluruh digital music platform dan Youtube channel Musica Studios. “Single ini juga nantinya bakal masuk dalam album Tribute to Guruh SP yang akan dilepas pada April 2020,” urai Indrawati Wijaya, produser Musica Studios. Selain itu, Geisha juga menyuguhkan video klip ‘Keranjingan Disko’ yang dikemas sangat unik.

Seluruh personelnya yaitu Roby, Dhan, Aan, Nard dan Regina yang genap berusia 16 tahun pada 12 Desember 2019 lalu, tampil dengan tema ala tahun 1960an hingga kekinian. “Sebenarnya lewat lagu ‘Keranjingan Disko’ ini kami menjawab tantangan dari netizen  dan My Geisha (fans fanatik Geisha)  untuk membuat sesuatu yang baru.

Semoga disukai dan bisa menjadi lagu yang tren untuk generasi milenial,” harap Roby. Sedangkan Guruh SP lewat video klip karena tak bisa hadir dalam acara launching tersebut (Guruh sedang di India) mengatakan bangga karena lagu ciptaannya didaur ulang dengan style milenial oleh Geisha. Gimmick terakhir adalah Geisha mengajak seluruh pendengarnya berdisko ria di lima kafe mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 1 pagi dalam sehari. Semua kafe berada di kawasan Jakarta Selatan. (pik)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *