Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Cut Yanti Serasa Mau Terbang - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Entertainment

Cut Yanti Serasa Mau Terbang

Published

on

SIAPA  orang tua yang tidak khawatir dengan keselamatan puterinya yang sedang sekolah di London. Terkait dengan adanya serangan brutal di jembatan Westminster, London Inggris, belum lama ini. “Saya serasa mau langsung terbang, worry banget liat berita insiden di Gedung Parlemen yang terkenal dengan menara Big Ben nya,” ungkap Cut Yanti (54) tentang keselamatan puterinya, Ferzi Yatasya.

Kerisauannya segera hilang ketika dia sudah menghubungi anak ke empatnya yang melanjutkan selolah di Inggris itu. “Saya tenang, lega sudah dengar suara Tasya di telepon. Menurut cerita Tasya, dia sempat jalan ke lokasi kejadian dua hari sebelum kejadian,” kata ibu lima anak yang sudah sepuluh tahun berhijab ini.

Cut selalu khawatir setiap ada kejadian serangan teroris di luar negeri. Karena anak lelaki nya juga berada di luar negeri. “Dion anak ketiga saya sekarang juga bekerja di kantor PBB New York, USA,” papar istri dari Muhammad Hanif.

Cut Yanti

Wanita yang selama 8 tahun menjadi orang tua tunggal ini, ketika berkarir  sebagai penyanyi terkenal dengan lantunannya ‘Mengejar Bayang Mu’,  ‘Hati Kecil Wanita’, kini memang tidak melantunkan suaranya lagi. “Sekarang saya bisnis kecil2an properti, ada tanah di wilayah Bekasi. Saya buat rumah sederhana, cari uang sambil ibadah. Saya buat tidak mahal sekalian bantu mereka yang ingin memiliki rumah bagus tapi terjangkau,” papar wanita berkulit putih yang tetap masih sesekali tampil di layar kaca.

Untuk penampilannya yang tetap langsing, Cut Yanti mengaku setiap hari melakukan olahraga di rumahnya. “Bagi saya kesehatan paling utama. Saya olah raga setiap hari treadmil dan sepeda statis.Tentu saja saya juga melakukan diet untuk makanan. Makan buah sayur saya banyak kan,” kata Cut yang membintangi film layar lebar ‘Ketika Cinta Bertasbih ‘ dan ‘Keumala’ yang shootingnya di Aceh.

Meski kegiatannya cukup banyak ia tetap melakukan kegiatan pengajian yang rutin dilakukan seminggu sekali bersama ibu2 ‘Bening’. In syaa Allah disisa umur kita ini, ingin terus berbuat baik, berguna buat orang banyak dan semakin mencintai Allah,amin,” tambahnya mengakhiri obrolan dengan Jayakartanews.com . ***

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement