95% Pengendara Memakai Masker

 95% Pengendara Memakai Masker

Situasi jalan saat menuju Lenteng Agung melintasi Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok. (Foto. Monang Sitohang)

Jayakarta News – Ngabuburit. Itu sudah menjadi tradisi Ramadhan. Kegiatan sambil menunggu saat berbuka puasa, dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang berburu kuliner, ada yang sekadar jalan-jalan sore.

Bisa juga dengan keliling melihat situasi dan kondisi Ibukota DKI Jakarta di era pandemi Covid-19 yang sudah memasuki tiga bulan lamanya serta masa berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak 10 April 2020, dan telah dua kali diperpanjang.

Perjalanan siang hingga sore mengitari Cibubur, Jakarta Timur, menuju Jalan Akses UI, Depok. Kemudian, ke arah UI melewati Srengseng Sawah, lalu Lenteng Agung, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Setelah itu masuk ke jalan Tol Cawang menuju Cengkareng, menuju Jalan Raya Francis, Tanggerang, Banten dan kembali masuk Jalan Tol lingkar Barat.

Perjalanan hari ini, Selasa (12/5) tidak sampai dua jam kami lalui. Padahal jika tidak lagi situasi Covid-19 perjalanan itu bisa sampai tiga jam bahkan lebih. Bisa dibayangkan masih di sekitar Depok UI menuju Jakarta Selatan saja bisa mencapai satu jam, seperti yang dikatakan salah seorang di antara kami.

Jalan Lenteng Agung pembangunan fly over menuju Pasar Minggu. (Foto. Monang Sitohang)
Salah satu ruas jalan utama ibukota yang lengang. (foto: monang sitohang)

“Tadi bang, yang kita lewati itu pembangunan fly over, kalau tidak pandemi Covid-19 seperti ini, mulai dari stasiun Kereta Api Lenteng Agung menuju Pasar Minggu, dan underpas Pasar Minggu menuju Pejaten, bisa hampir satu jam,” ujar Nurdin salah satu di antara kami yang membawa mobil.

Memang beberapa ruas jalan yang dilalui tadi, situasi tampak sepi, suara klakson juga sangat jarang terdengar, walaupun ada beberapa ruas jalan yang ramai kendaraan. Dan hampir rata-rata terlihat pengendara memakai masker.  

Begitu juga saat hendak pergi dan pulang memasuki pintu tol, pengendara sepi. Bahkan hendak masuk di pintu tol saja tidak ada antrean. Ruas jalan tol yang biasanya hampir terisi kendaraan ini bebas melenggang saking sepinya. Padahal sebelum Covid-19 yang dikenal dengan macetnya itu bukan hanya di jalan raya saja, jalan tol juga bisa macet. Dan selalu tampak pengendara yang di dalam mobil juga menggunakan masker.

Setelah memasuki Jalan Raya Francis, Tanggerang, Banten mobil diputar balik jalan yang kami lalui dari belakang Bandara Cengkareng, dan tampak terlihat pesawat berbaris rapi. Dan jalan dilalui sepi.

Sampai akhirnya kami pulang keluar dari Jalan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Di sekitar jalan ini mulai tampak kendaraan sepeda dan mobil ramai. Namun tidak membuat macet. Apa lagi saat di persimpangan lampu merah, kelihatan para pengendara sepeda motor menggunakan masker.

Tak lama lampu hijau kami lanjutkan jalan, tampak mulai dari perjalanan beberapa pos-pos penjaga para petugas Covid-19. Kemudian kami masuk kembali ke Jalan Akses UI melalui jalan Raya Bogor. Jadi menurut amatan sepanjang jalan ada sekitar 95% pengendara menggunakan masker. (Monang Sitohang)

Saat hendak memasuki Jalan Benda Raya, Kamal, Jakarta Barat. (Foto. Monang Sitohang)
Di perempatan Pasar Rebo. Tampak kendaraan ramai dan para pengendara menggunakan masker. (Foto. Monang Sitohang)
Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *