• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
“Tunggal Ika” Semeru Agung

“Tunggal Ika” Semeru Agung

December 22, 2019
Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

October 9, 2026
Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Migran Aman! 70 Siswa di Lombok Timur Dibekali Jurus Hindari Jebakan Kerja Ilegal ke Luar Negeri

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

October 8, 2026
Ade Supandi Hadiri Taklimat Presiden Prabowo Bersama 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Ade Supandi Hadiri Taklimat Presiden Prabowo Bersama 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

October 8, 2026
Pengawasan Data Pemilih Berbasis Artificial Intelligence

Pengawasan Data Pemilih Berbasis Artificial Intelligence

October 8, 2026
Tak Berhenti di Pemulangan, KP2MI Kawal Status Kewarganegaraan Lima Anak Baedah

Tak Berhenti di Pemulangan, KP2MI Kawal Status Kewarganegaraan Lima Anak Baedah

October 7, 2026
Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

October 7, 2026
Dunia yang Terbelah, Rupiah yang Diuji

Dunia yang Terbelah, Rupiah yang Diuji

October 7, 2026
MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

October 7, 2026
AWAL, Akhirnya Tiba

AWAL, Akhirnya Tiba

October 7, 2026
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, October 9, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

    Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

“Tunggal Ika” Semeru Agung

by admin
December 22, 2019
in Feature
0
“Tunggal Ika” Semeru Agung

Festival Semeru Agung yang diselenggarakan di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Kab. Lumajang. (foto: arikurniawan.net)

491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jayakarta News – Kiprah Zainul Arifin yang suka disapa Masza di desanya, pelan tapi pasti membawa perubahan di kampungnya, Dusun Pasinan, Desa Karangbendo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kampung “ndeso” yang dulu teralienasi justru oleh warganya sendiri, kini berubah.

Kerja sosial dengan komitmen dan ketekunan tinggi, akhirnya menuai hasil. Respon positif para pemuda kampung jadi energi positif bagi Masza dan semangatnya kian terpompa. Seiring perubahan ekonomi di kampungnya, bersama kawan-kawan pemudanya ia gerakkan juga kesenian daerah, khususnya Danglung.

Danglung adalah kesenian khas Lumajang, yang merupakan hasil akulturasi dua budaya, Jawa dan Madura. Ciri Jawa-nya masih kental, seperti kentongan, sedangkan Madura diwakili kenong-telok (tiga): kenong, lalu sronen, gong, dan kendang.

Kolaborasi beberapa perkusi itu dinamakan Danglung, dan terekspresilah musik nan rancak,  semangat, dinamis. Sebuah manifestasi dari pola hidup masyarakat Pandalungan. Masyarakat hasil budaya percampuran etnis Jawa dan Madura yang berpusat di Lumajang.

Kesenian musik tradisional Danglung dari Lumajang. (foto: memotimurlumajang.id)

Akulturasi ini bisa ditelusuri secara historis, kata Masza. Ketika Majapahit dalam kekuasaan Raden Wijaya, sang raja mengutus orang kepercayaannya untuk membenahi daerah tersebut dan membawa serta orang-orang Madura ke tanah Lumajang.

Semangat menggali peradaban lama atas inspirasi kearifan lokal mendasari langkah-langkah Masza. Penggemar musik perkusi ini melihat kesenian Danglung saat itu mulai redup, sehingga perlu direvitalisasi dengan pola garap yang inovatif. Dulu, Danglung biasa dijadikan musik pengiring ketika masyarakat mengarak sapeh (sapi), juga ketika hendak melepas burung dara. Kini Danglung acap diperdengarkan dalam atraksi seni tari, teater dan lainnya.

Kegandrungan Masza pada seni tradisional juga karena di sana termaktub simbol-simbol kearifan atau nilai-nilai ajaran luhur, seperti kebersamaan, persaudaraan, persatuan, tepo seliro, atau saling menghormati terpapar dalam budaya lama masyarakat kita. Ini potensi yang tak boleh lepas, wanti-wantinya.

“Sumber alam boleh habis. Kekayaan alam bisa hilang, tapi persatuan Indonesia jangan sampai porak poranda dan terjadi perpecahan,” ucapnya penuh semangat. Ia tampak berapi-api jika bicara nasionalisme. Tak heran jika pada peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun lalu, Gubernur Jawa Timur Sukarwo menyematkan penghargaan sebagai Pemuda Utama Jawa Timur. Sebelumnya, Masza juga  meraih penghargaan Satu Indonesia Awards (2016) dari Astra Internasional untuk bidang pendidikan, dan disebut Sang Seniman Nasionalis.

Zainul saat menerima penghargaan Pemuda Utama dari Gubernur Jawa Timur (ketika itu), Sukarwo. (foto dokpri)

Penghargaan yang sudah diraih memang bisa berderet panjang jika dituliskan. Baik di kepanduan, organisasi pecinta alam, kepemudaan, budaya, bela negara, dan lainnya.

Tahun 2008 misalnya, ia beroleh predikat Bintang Teladan Nasional dari Kwarnas Pramuka (2008). Tahun 2013 beroleh predikat Training Master Outwardbound Capital II SPM Internasional.

Prestasi terus terukir. Dua tahun kemudian, 2015, mendapat empat penghargaan. Pertama, Pemuda Pelopor Nasional Bidang Sosial Budaya, Pariwisata dan Bela Negara dari Menteri Pemuda dan Olahraga, dan kedua, Penghargaan Pelestari Budaya dari Bupati Lumajang.

Ketiga, predikat Pemuda Pelopor Tingkat Kabupaten, dan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi. Keempat, plakat apresiasi program kreatif cegah narkoba dari BNNK Lumajang, berkat kegiatannya dalam membina, memotivasi kalangan muda dalam seni, olahraga, wirausaha, dan lainnya yang berkontribusi positif terhadap dunia paramuda.

Dua tahun berikutnya, 2017 ia kembali menyabet dua penghargaan. Masing-masing Apresiasi Pemuda Penggerak Budaya Lintas Agama dari Kerajaan Ubud – Bali, dan Wirausaha Muda Pemula Berprestasi dari Kemenpora (2017). Sedangkan tahun lalu, 2018, ia beroleh penghargaan sebagai Pemuda Peduli Budaya dari Wakil Gubernur Bali (2018).

Pemberian penghargaan dari Raja Ubud, yang juga Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau biasa disebut Cok Ace, atas apresiasi dan kepedulian Zainul Arifin pada kegiatan lintas agama di Pura Mandhara Giri dan sebagai jembatan emas budaya Lumajang-Bali. (foto: dokpri)

Boleh dikata, semua kegiatan yang dilakukan di pelbagai bidang, seni, olahraga, pecinta alam, ekonomi kreatif, kerukunan antarkomunitas mendapat penghargaan ataupun apresiasi. Baik dari pemerintah lokal, provinsi maupun nasional.

Ketika disinggung ini, Masza pun berbagi, “Komitmen!“ ujarnya tandas, baik pada pilihan serta aktivitas lain yang dilakukan. Dan tentu secara bersungguh-sungguh, dan terus-menerus.

Merangkai harmonisasi

Jurus apa yang dia bentangkan untuk menggerakkan hasrat anak muda agar perduli terhadap kesenian daerah, kearifan lokal, misal kerukunan?

Berbaurlah dengan mereka, kata Masza. “Kita bersama mereka, lalu ajak diskusi tentang harapan mereka ke depan.“

Dalam dialog yang nyaman itu, menurutnya, kita bisa memberikan motivasi tentang pentingnya kearifan lokal. Tidak cukup di situ. Tapi masih ada cara lagi. “Libatkan mereka dalam setiap event dan mengajak berkarya serta berlatih terus-menerus hingga mereka berprestasi pada karya-karya tertentu seperti musik, tari dan lainnya,“ tambahnya.

Kalau seminar-seminar, mungkin sudah sering ya, dan banyak yang melakukan. “Namun (kalau kita) ada bersama mereka, itulah yang coba saya lakukan,“ terangnya pula.

Merangkai harmonisasi antarkomunitas dan budaya yang telah diwujudkan mendapat apresiasi dari raja Ubud, Bali, tahun 2017. Ini terkait dengan kerukunan antarumat beragama. Masza menggagas Festival Semeru Agung di Desa Ranu Pane, Senduro, lereng Semeru tahun 2016. Ada beberapa pergelaran kesenian. Musik dan tari, seperti Tayub, Jaranan, Bantengan.

Perhelatan musik dan tari lintas agama itu melibatkan pemeluk agama Islam, masyarakat Hindu Tengger, Kristen, dan lainnya, dalam satu event bersama. Pergelaran ini juga merupakan upaya pelestarian seni itu sendiri, seperti musik Danglung Lumajang sebagai seni Pandalungan oleh pelajar dan masyarakat, serta sangggar seni binaan.

“Seni sebagai media mempersatukan. Kerukunan umat beragama berbasis budaya itu menyatukan, bukan menyamakan,“ kata Masza.

3. Bersama pengelola Pura Mandhara Giri Semeru Agung dan penglingsir Puri Agung Ubud dalam rangka penguatan seni budaya melalui Festival Semeru Agung. (foto: dokpri)

Di Senduro, dimana pergelaran berlangsung, tepatnya di lambung Semeru, berdiri Pura Mandhara Giri Semeru Agung. Pura yang dituakan di Nusantara. Karena, menurut sebuah kisah, puncak Mahameru (gunung tertinggi di Jawa, 3.676 meter dpl), dianggap sebagai penggalan dari tanah Bharatawarsa (di India) ke Pulau Jawa. Pura ini memiliki status Pura Kahyangan Jagat atau istana Dewa Siwa.

Festival Semeru Agung selanjutnya digelar tiap tahun, dan menambah daya tarik kawasan Ranu Pane, Senduro-Semeru yang memiliki lanskap alam eksotik. Dan tegaknya Pura Mandhagiri menjadi vibrasi pesona tersendiri bagi pengunjung atau wisatawan.

Festival Semeru Agung seperti hendak mengukuhkan pola kerukunan yang terjadi di Senduro khususnya, dan Lumajang pada umumnya. Dalam pergelaran seni di festival tersebut, semua unsur atau kelompok budaya dan agamat terlibat. “Seni menyatukan, bukan menyamakan,” Itulah yang selalu digaungkan Masza.

Pengagum ulama Habib Maulana Luthfi bin Yahya, dan juga tokoh pluralis Gus Dur ini mengaku antusias bicara kebhinekaan. Namun, ia lebih suka pada tunggal ika-nya.“Kebhinekaan itu sudah biasa, ada dimana-mana. Saya lebih suka tunggal ika-nya,“ tukas Masza.

Dari jawaban-jawaban yang dilontarkan, kadang tergetar juga atas hasrat dan kegiatannya  turut menjaga harmonisasi dalam keberagaman. Sehingga tergelitik lagi untuk bertanya: Desakan cita-cita,  atau energi apa yang membuat ingin menabur sumbangsih seperti itu bagi tanah air?

Sigap ia menjawab, “Saya bagian dari Indonesia!”

Ungkapan sederhana. Lalu, apa sumbangsih kita…. ? (iswati)

BACA TULISAN TERKAIT:

Saya “Ndeso”, Saya Indonesia

Tags: festival semeruIndonesiaBicaraBaikjayakartanewsKitaSATUIndonesia
Share196Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

October 9, 2026
Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Migran Aman! 70 Siswa di Lombok Timur Dibekali Jurus Hindari Jebakan Kerja Ilegal ke Luar Negeri

October 9, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version