Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Prabowo Memilih Hancur, daripada Rakyat Menderita - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Kabar

Prabowo Memilih Hancur, daripada Rakyat Menderita

Published

on

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto saat menyapa ribuan warga Bali di Lapangan Kapten Kompyang Sujana, Denpasar, Selasa (26/3/2019). (foto: gerindranews)

JAYAKARTA NEWS – Di luar prediksi banyak pengamat, Lapangan Kapten Kompyang Sujana Denpasar hari itu, Selasa, 23 Maret 2019 banjir manusia. Mereka begitu antusias menyambut kedatangan Capres 02, Prabowo Subianto.

Suasana kian bersemangat tatkala Prabowo membakar gelora masyarakat Pulau Dewata dengan pernyataannya yang tegas dan menyentuh kalbu. Ia menyatakan keprihatinannya melihat masih banyak rakyat Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan, sementara Indonesia adalah negeri yang kaya raya. “Lebih baik saya hancur daripada rakyat saya menderita,” tegas Prabowo disambut tepuk gemuruh massa.

Makin simpatik masyarakat manakala Prabowo dengan berapai-api menukas, “Untuk apa disanjung…. Untung apa dipuja-puji, jika rakyat di bawah masih banyak yang kesulitan menanggung beban kehidupan!”

Ia mengilas balik ke masa lalu, saat masih aktif sebagai prajurit TNI dan memimpin pasukan, baik sebagai Danjen Kopassus maupun Panglima Kostrad. Satu hal yang ia ingat betul adalah, tidak mau prajuritnya tidak bisa membeli makanan untuk dirinya, apalagi untuk keluarganya. “Saya lebih bahagia jika rakyat bisa tersenyum kepada saya,” ujar Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra ini menyatakan, seorang pemimpin harus jujur kepada rakyatnya. Jujur adalah modal yang sangat berharga bagi seorang pemimpin. “Seorang pemimpin tidak boleh sekali-sekali berbohong kepada rakyat. Rakyat kita sudah pintar. Jangan menganggap rakyat selalu bodoh dan bisa dibodoh-bodohi. Pemimpin harus memiliki sikap kesatria,” tegas Prabowo.

Mencontoh I Gusti Ngurah Rai

Prabowo menyatakan, ia sangat menaruh hormat kepada masyarakat Bali yang memiliki sejarah keberanian dan tidak perlu diragukan demi membela NKRI. Seperti halnya pahlawan nasional Pulau Dewata, I Gusti Ngurah Rai, yang sangat gigih melawan penjajahan kala itu. Bahkan, I Gusti Ngurah Rai terkenal dengan sifat pantang menyerah.

“Saya ingin juga mengucapkan hormat saya kepada rakyat Bali rakyat yang berani, selalu militan melawan penjajah. Kita ingat I Gusti Ngurah Rai yang dikepung oleh Belanda tidak mau menyerah,” kata Prabowo.

Padahal, sambung Prabowo, pasukannya saatbitu telah gugur semua di tangan Belanda. Namun, I Gusti Ngurah Rai tetap tidak mau menyerah. Keteladanan semangat I Gusti Ngurah Rai tersebut yang tengah dijalankan Prabowo, untuk menjadikan rakyat Indonesia sejahtera dan bisa menjadi bangsa pemenang serta berdaulat.

“Di mana pasukannya satu batalion gugur semua, dari pada menyerah pada penjajah. Semangat inilah yang kita hormati semangat melawan penjajah, semangat membela bangsa Indonesia semangat Bhinneka Tunggal Ika, berbeda tapi tetap satu untuk bangsa Indonesia menang,” tegas Prabowo. (*/rr)

Advertisement