Entertainment
‘Pengepungan di Bukit Duri’, Joko Anwar Ajak Morgan Oey
JAYAKARTA NEWS— Sutradara berbakat Joko Anwar mendadak sontak mengajak aktor Handi Morgan Winata alias Morgan Oey dalam film ‘Pengepungan di Bukit Duri’ (PdBD) produksi bersama Come and See Pictured dan Amazon MGM Studios.
“Selama 2017 saya terus membuat film horor. Ada ‘Perempuan Tanah Jahanam’ dan ‘Pengabdi Setan’. Ini kesempatan luar biasa. Kali ini, saya meninggalkan comfort zone yaitu membuat genre action thriller. Ini sesuatu yang beda,” kata Joko Anwar yang akrab dipanggil Jok An.
Vice President International Originals Amazon MGM Studios, James Farrrell mengakui kolaborasi ini menandai sejarah perfilman Indonesia.
“Kolaborasi yang menghasilkan rilisan film bioskop. Ini pertama pencapaian yang penting. Saya sangat antusias untuk menghidupkan visi unik Jok An ke layar lebar,” tutur James Farrell dalam peluncuran PdBD di XXI Epicentrum, Jakarta, baru-baru ini.Morgan Oey sebagai pemeran utama mengungkapkan kegembiraannya bisa disutradarai Jok An untuk pertama kalinya.
“Kisahnya mengambil latar tahun 2017 saat Indonesia sedang bergejolak. Film ini menggambarkan kondisi masyarakat diambang kehancuran karena dipicu oleh diskriminasi dan kebencian rasial,” urai Morgan Oey yang mantan vokalis boy band Sm#sh.
Morgan berperan sebagai guru pengganti SMA Duri bernama Edwin yang tiba-tiba bermasalah.
Timbullah pertarungan dimana sekolah mendadak berubah menjadi ajang hidup dan mati.
“Ceritanya menjadi perjalanan yang menggugah pikiran. Isunya sangat dekat dan relevan dengan kehidupan Indonesia kini. Ini lebih merenungkan kembali persepsi tentang keadilan dan empati,” imbuh Morgan.
Selain Morgan Oey, juga ikut main Hana Malasan, Fatih Unru, Omara Esteghlal, Endy Arfian, Satine Zaneta, Dewa Dayana, Fariz Fadjar, Florian Rutters, Farandika, Raihan Khan dan Sandy Pradana.
Film PdBD akan beredar dan tayang serentaj tahun 2025. (pik)
