Pembatasan Data Demi Keamanan Nasional, Rudiantara Dipuji Internasional

 Pembatasan Data Demi Keamanan Nasional, Rudiantara Dipuji Internasional

Menteri Komunikasi dan Infomratika Rudiantara—foto kominfo

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara— foto kominfo

JAYAKARTA NEWS— Langkah Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara melakukan pembatasan data selama beberapa hari agar situasi menjadi kondusif menuai apresiasi dari berbagai kalangan termasuk dari luar negeri. Bahkan Menteri Luar Negeri Inggris langsung mengundangnya untuk berbagi pengalaman dalam mengeluarkan kebijakan tersebut.

“Saya diundang oleh Menteri Luar Negeri Inggris untuk menyampaikan apa yang terjadi pada saat bulan Mei, karena dianggapnya Indonesia bisa menyeimbangkan antara freedom of expression dengan nasional security,” jelas Rudiantara.

Menteri Kominfo menjelaskan ketika itu banyak peserta konferensi mengapresiasi langkah yang diambil oleh Pemerintah Indonesia. “Jadi, saya di London itu presentasi mengenai itu. Berat, tapi yaa jerih payahnya diapresiasi oleh internasional,” tambah Rudiantara saat mengungkapkan momen paling berat selama lima tahun dia menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika.

Disatu pihak, kata Rudiantara, dirinya menjunjung tinggi kebebasan berekspresi, freedom of media. Tapi disatu pihak juga ada kepentingan yang lebih besar yaitu national security. Meskipun dihadapkan dengan keputusan yang menuai pro kontra di kalangan masyarakat, Rudiantara bersyukur banyak pihak memberikan apresiasi atas keputusan tersebut. “Berat memutuskannya, tapi alhamdulillah apresiasinya banyak, bahkan dari luar negeri,” ungkapnya. 

Rudiantara akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Menteri Kominfo dalam beberapa hari kedepan. Di akhir masa jabatannya, Rudiantara sukses menyelesaikan beberapa program prioritas. Salah satunya adalah Palapa Ring yang menyatukan Indonesia melalui jaringan serat optik internet berkecepatan tinggi.***kominfo/ebn

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *