Murniati Huber L Tobing, Ketua PARFI Sumut

 Murniati Huber L Tobing, Ketua PARFI Sumut
Ketua BB Parfi Febrian Aditya saat melantik pengurus Parfi Sumatera Utara. Foto Monang Sitohang

DALAM sambutannya saat prosesi pelantikan Kepengurusan Persatuan Artis Film Indonesia Sumatera Utara (Kepengurusan PARFI Sumut) periode 2016-2021, selaku Ketua PARFI Sumut yang baru dilantik, Dra. Murniati Huber Tobing menegaskan bahwa jajarannya siap untuk menggali bakat dan meningkatkan kompetensi SDM (sumber daya manusia) guna menunjang kreativitas film di Sumut.

Tidak lama lagi, Murniati Huber beserta Kepengurusan PARFI Sumut yang baru telah mentargetkan akan membuat film layar lebar, sekalipun untuk merealisasikannya tidaklah mudah dan tentu membutuhkan dukungan terutama dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan stakeholder lainnya.

Selama ini PARFI Sumut sudah berupaya untuk mensosialiasikan dan menggali bakat seni peran ke sekolah-sekolah lanjutan atas, seperti SMA Negeri 1 Medan, SMA Negeri 2 Medan, SMA Negeri 4 Medan dan SMA Negeri 1 Samosir. “Hal itu kami lakukan, karena peningkatan industri perfilman harus dimulai terutama dari generasi-generasi muda berbakat. Namun, PARFI tidak bisa sendiri, harus didukung oleh pemerintah dan juga para stakeholder,”ungkap Murniati Huber.

Dra. Murniati Huber Tobing dilantik sebagai Ketua PARFI,  Sabtu (22/7), Jam 19.00 WIB di Gedung Bina Graha Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro No.21 Medan. Pada kesempatan itu turut hadir Ketua Umum PB (Pengurus Besar) PARFI Pusat, Febryan Aditya, Ketua Bidang Pendidikan dan Latihan (Diklat) PARFI Pusat Oding Siregar, Ketua OKK (Organisasi Kaderisasi Keanggotaan) Ismail Sofyan Sani, Direktur Badan Otoritas Danau Toba (BODT), Bosar Simanjuntak, Wakil Bupati Tapanuli Utara Mauliate Simorangkir dan para undangan lainnya.

Kepengurusan PARFI Sumut periode 2016-2021 terdiri dari Ketua Dra. Murniati Huber L Tobing, Sekretaris Candra Sigalingging STP, Bendahara Dra. Tri Andayani MA, Biro Program Pelatihan dan SDM Shaut Hutabarat, Koordinator Hubungan Luar Negeri  Michael Huber, Koordinator Hukum dan Advokasi Ranto Sibarani, SH.

Gubernur Sumatera Utara pada acara pelantikan Pengurus PARFI Sumut yang diwakili oleh Plt. Sekda Provsu (Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara) Ibnu S Hutomo secara singkat mengatakan, segala potensi di Sumatera Utara (Sumut) diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi PARFI  Sumut.

“Dengan luas wilayah 70 ribu Km2, terdiri dari beragam etnis dan budaya, banyak potensi objek wisata SDA (sumber daya alam) di Sumatera Utara, mulai pegunungan sampai kepulauan yang tersebar di wilayah pantai timur dan barat bisa menjadi sumber inspirasi bagi PARFI untuk menghasilkan film yang sangat hebat dengan lebih profesional dan dikembangkan,”papar Ibnu.

Sementara Ketua Umum PB PARFI Febryan Aditya mengharapkan kehadiran PARFI Sumut dapat saling bersinergi dengan pemerintah daerah. Kata Febryan, dalam film promosi pariwisata itu, ada seni budaya dan kearifan lokal yang diangkat, tujuannya untuk mempromosikan pariwisata daerah yang diharapkan dapat mendongkrak dan meningkatkan PAD setempat.

Febryan berharap PARFI di daerah bisa berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Setidaknya untuk membuat filmnya harus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan serta Dinas Budaya dan Pariwisata. “Kita ingin hasilnya bukan asal membuat film, tapi mampu mengangkat seni budaya daerah,”jelas Febryan.

Film Siantar Man

“Ternyata di Sumut masih banyak orang peduli terhadap PARFI dan berusaha untuk membangkitkan PARFI kembali di Sumut,”cetus Oding sesaat sebelum acara pelantikan dimulai. Ketika dimintai tanggapannya seputar workshop pada 21 Juli 2017 atau sehari sebelum pelantikan, Ketua Diklat PARFI Pusat Oding Siregar menjelaskan ada semangat untuk mengembalikan kiprah PARFI yang selama ini hampir tenggelam.

Oding melihat bahwa para Pengurus PARFI Sumut memiliki semangat untuk mengembalikan PARFI seperti dahulu yang punya gaung cukup diperhitungkan di dunia perfilman. Apa lagi ke depan film-film berproduksi di Sumut dan PARFI Pusat ingin berproduksi di Sumut bisa dibantu atau bekerjasma.

Memperhatikan para peserta hasil diklat workshop, banyak potensi, hanya saja sangat disayangkan peserta diklat kurang banyak. Kemungkinan pengumuman atau promosi dari panitia masih kurang. Oding yakin kalau disosialisasikan jauh hari sebelumnya pasti peserta workshop bisa lebih banyak.

Lanjut Oding, para peserta diklat bilang masih banyak yang libur, mahasiswa-wi belum masuk kuliah, maka banyak tidak mengetahui, dan juga kurang terpublikasikan dengan baik. Hal itu mungkin keterbatasan Panitia PARFI Sumut sendiri. Tetapi melihat materi para peserta yang mengikuti workshop potensinya bagus-bagus.

Oding menambahkan, sejauh ini gebrakan PARFI Sumut adalah film layar lebar. Kepengurusan PARFI Sumut yang baru dilantik berencana akan bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk memproduksi sebuah film bertema “Siantar Man”, PARFI Pusat pastilah mendukung semoga prosesi Film Siantar Man terlaksana dan menjadi barometer untuk film-film berikutnya.***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *