Connect with us

Agribisnis

Minyak Esensial Produk UMKM Binaan Astra Agro Tembus Pasar Jakarta

Published

on

Produk minyak serai UMKM binaan PT Astra Agro Lestari Tbk

JAYAKARTA NEWS – Minyak esensial produksi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari Berkah Serai Wangi (BSW) binaan PT Sari Aditya Loka (SAL), anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk, mulai tembus pasar Jakarta.

BSW memproduksi minyak sereh wangi, atau dikenal juga sebagai citronella oil, yakni minyak esensial yang diekstrak dari tanaman sereh wangi.

Menariknya UMKM yang baru berdiri sejak 2022 lalu sudah mampu memproduksi hingga 3.000 botol minyak sereh wangi.

Bahkan kini tidak hanya memproduksi minyak sereh saja, inisiatif lainnya BSW membuat berbagai produk turunan yang memiliki nilai jual seperti sabun cuci piring serai wangi, minyak urut serai wangi, pembersih lantai serai wangi.

“Ini semua berkat kerjasama dari warga Suku Anak Dalam (SAD) yang membantu dalam proses produksinya,” Hendri Sumasto pembina UMKM BSW dalam keterangannya, Jumat (21/2/2025).

Selain itu, kata Hendri, juga tanaman sereh wangi diambil langsung dari hasil budidaya mereka yang dibantu oleh PT SAL.

Hendri mengatakan, selain membantu lahan untuk budidaya tanamah sereh wangi untuk SAD, PT SAL juga membina UMKM-nya dalam pelatihan umkm dan pemasaran produknya.

“BSW selalu konsisten memproduksi minyak dan ke dinas – dinas di pemerintahan supaya menggunakan produk UMKM lokal, jadi secara tidak langsung mempromosikan produk kami, ternyata mereka cocok, akhirnya dari mulut ke mulut semakin banyak konsumen kita,” tambah Hendri.

Assistant Corporate Social Responsibility PT SAL, Slamet Riyadi menambahkan, awalnya produk minyak sereh wangi ini dikenalkan oleh warga SAD, pada tahun 2023 dari kelompok Temenggung Grip.

“Mulanya warga SAD menanam sebagai obat penangkal nyamuk, serangga, beruk yang menganggu tanaman pangan yang mereka,” ujar Slamet.

Menurut Slamet, budidaya tanaman serai wangi dan prospek pemasaran produk BSW menjadi kendala utama yang dialami oleh UMKM dalam mengembangkan dan meningkatkan ekonomi usaha yang dijalankannya.

“Sejalan dengan BSW, warga SAD juga menjadi salah satu prioritas PT SAL dalam mewujudkan kemandirian ekonomi agar tidak hanya bergantung pada hasil alam yang berada di kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD)” jelas Slamet. (yr)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *