• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Memaknai Esensi Pancasila

Memaknai Esensi Pancasila

June 1, 2020
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

October 6, 2026
Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

October 5, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

October 5, 2026
Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

October 5, 2026
Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

October 5, 2026
Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

October 5, 2026
Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

October 5, 2026
Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

October 5, 2026
Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

September 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 6, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    You can now play Bill Gates’ first PC game and run over donkeys on your iPhone, Apple Watch

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

Memaknai Esensi Pancasila

by admin
June 1, 2020
in Kolom
0
Memaknai Esensi Pancasila

Said Achmad Kabiru Rafiie, SE, MBA, Dosen Ilmu Administrasi Negara Universitas Teuku Umar (UTU). (Foto. Ist)

491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Said Achmad Kabiru Rafiie, SE, MBA, Dosen Ilmu Administrasi Negara Universitas Teuku Umar (UTU)

Setiap tahun pada tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahinya Pancasila, hal ini didasari Pidato Bung Karno (Proklamator Kemerdekaan Indonesia) menyampaikan pidato dalam rapat besar Badan Penyelidik Usaha Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Dalam rapat tersebut Bung Karno menyampaikan buah pemikiran dari hasil perenungannya selama 4 tahun ketika diasingkan oleh Belanda ke pulau Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Pada tahun 1934 Bung Karno diasingkan dari pengikut dan untuk membatasi aktivitas politiknya ke pulau terpencil di Flores, saat dalam pembuangan di Flores, Bung Karno memanfaatkan waktu untuk bercocok tanam, membuat drama, dan  menikmati kesendirian dengan duduk pada sebuah pohon sukun yang rimbun. Dalam keseharianya yang sepi dan duduk termenung datanglah ide tentang konsep bernegara yang dapat menyatukan semua golongan anak bangsa.

Hal inilah yang berusaha digali oleh Bung Karno dengan konsep yang diterima oleh semua golongan jika suatu saat bangsa Indonesia merdeka.

Pancasila lahir dari sebuah renungan dan digali dari nilai-nilai yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat Indonesia yang telah memiliki sejarah peradaban sebagai negara maritim (kerajaan Sriwijaya) dan negara agraris (Kerajaan Majapahit) yang didiami oleh berbagai suku bangsa yang memiliki agama dan kepercayaan yang berbeda-beda.

Bung Karno ingin jika nantinya bangsa Indonesia terlahir dengan konsep rumah besar yang dapat menampung semua kemajemukan. Pancasila adalah jawaban yang dapat mengikat pluralisme yang ada di Indonesia. Ide yang terpancarkan dari sebuah renungan pohon sukun yang tatapan mata tertuju langsung ke pantai Ende yang eksotis dan Indah, sebuah kutipan dari Bung Karno “Aku terbiasa duduk di bawah pohon sukun yang sangat rindang dengan pemandangan laut lepas tiada batasnya di sana aku duduk termenung berjam-jam. Aku memandangi samudera bergolak dengan hempasan gelombangnya yang besar memukuli pantai dengan pukulan berirama, dan kupikir bagaimana laut bisa bergerak tak henti hentinya. Pasang surut, namun ia tetap menggelora secara abadi. Keadaan ini sama dengan revolusi kami”.

Pencerahan itu datang dalam kesendirian dalam pengasingan yang kemudian ide tersebut disampaikan dalam rapat BPUPKI di Jakarta.Dalam sejarah revolusi kita mengenal beberapa ide dan pemikiran yang dilahirkan dari pemimpinnya.

Buku merah yang ditulis oleh Mao Zedong yang berisi kutipan-kutipan dari pemimpin revolusioner Republik Rakyat Tiongkok. Buku merah ini merupakan gagasan tulisan Mao tentang revolusi.

Begitu juga dengan Revolusi Amerika, sebuah buku Common Sense yang ditulis Thomas Paine 1776 yang berisi tentang hasrat rakyat Amerika untuk terbebas dari cengkraman koloni pemerintah kerajaan Inggris.

Buku ini menceritakan bahwa ketidakadilan dan penindasan oleh Inggris kepada koloninya di Amerika sehingga harus menjadi dasar menuntut kemerdekaan. dan juga buku yang di tulis oleh Napoleon yang kemudian terkenal Napoleon code pada tahun 1804 yang berisi tentang kebebasan beragama, kebebasan memperoleh pekerjaan tanpa didasarkan pada faktor keturunan dan kebebasan untuk memperoleh kehidupan yang layak yang merupakan dasar timbulnya semangat nasionalisme.

Begitu juga dengan Pancasila yang digagas oleh Soekarno yang menjadi perekat kemajemukan dalam kutipannya pidatonya Bung Karno berucap tentang konsep keindonesiaan. “Negara Republik Indonesia ini bukan milik sesuatu golongan, bukan milik suatu agama, bukan milik suatu suku, bukan milik suatu adat istiadat, tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Marauke, dan tujuan kita bernegara bukan untuk memenuhi kepentingan satu pihak, namun untuk memenuhi kepentingan umum.

Berpedoman kepada keadaan dan karakteristik bangsa Indonesia yang majemuk, Soekarno menyampaikan ideologi bernegara yaitu Kebangsaan Indonesia Internasionalisme atau perikemausiaan, mufakat atau demokrasi. Kesejahteraan sosial

Ketuhanan yang maha esa. Yang kemudian lima prinsip ini dinamakan Pancasila yang berasal dari Bahasa Sangsekerta, Panca artinya Lima Sila berarti dasar.

Setelah dilakukan rapat finalisasi lahirlah Pancasila dengan urutan :

1. Ketuhanan Yang Maha Esa,

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, 3. Persatuan Indonesia,

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyarawatan dan perwakilan,

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Covid-19 dan Nilai Pancasila

Memaknai Pancasila terutama pada saat Covid-19 ini perlu kembali mengaktualisasi nilai-nilai Pancasila. Kita perlu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena secara esensi sengenap ujian ini datangnya dari Tuhan sebagai peringatan bagi kita semua. Dalam alam Pancasila, negara memberikan kebebasan kepada setiap anak bangsa untuk menjadi hamba Tuhan yang taat dan dapat melaksanakan keyakinan masing-masing tanpa paksaan.

Karena agama merupakan ranah yang sangat hakiki yang datang dalam hati manusia. Oleh karenanya, doa dan ibadah menjadi lebih kuat dan dalam mengingat-Nya yang ada lebih dekat dari urat nadi kita. 

Sila kemanusiaan yang adil dan beradab yang mengajak kita saat musibah Covid-19 ini untuk menjadi hamba-Nya yang bermanfaat bagi orang lain. Hamba Tuhan yang dapat membawa nilai-nilai kemanusiaan yang merasa sedih atas penderitaan dan dengan penuh kasih saying memberikan pertolongan kepada sesama umat manusia.

Musibah Covid-19 ini merupakan asa kita untuk melatih nilai kemanusiaan kita dan kepekaan kita kepada sesame umat manusia yang menghirup udara dan menteri yang sama.

Sila ketiga sebagai pemersatu kita sebagai sebuah bangsa yang kuat yang terdiri dari 260 juta lebih anak bangsa yang jika bersatu pada dapat mengatasi Covid-19 dan mencegah disintegrasi bangsa dan perpecahan sesama anak bangsa. Menghindari konflik sosial dan konfrontasi politik yang dapat membuat kepanikan dan kegaduhan rakyat. Saatnya persatuan bangsa menjadi lebih kokoh dalam menghadapi musuh bersama yaitu virus korona.

Sila keempat merupakan ajakan untuk kita bermusyawarah antar sesama anak bangsa dari berbagai profesi dan suku bangsa untuk bahu membahu menyelesaikan Covid-19. Jika para  pendahulu kita telah bahu membahu mendirikan negara ini dan saatnya kini,  kita bahu membahu menyelesaikan tantangan dalam ujian Covid-19 ini dengan mufakat dan musyawarah dalam kehidupan masyarakat.

Sila ke lima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia merupakan semangat solidaritas bersama untuk saling membantu dan menguatkan untuk melewati ujian Covid-19 sehingga tidak ada anak bangsa yang termarjinalisasi dan tidak terpedulikan. Sebaliknya, musibah Covid-19 ini meningkatkan solidaritas bangsa Indonesia.

Semoga dengan peringatan 1 Juni ini, Bung Karno yang telah mencurahkan sengenap pemikiran, tenaga dan daya upayanya untuk Bangsa ini dapat tersenyum melihat anak cucunya berjuang secara gotong rotong melewati ujian Covid-19 ini. Selamat hari Pancasila. (*)

Tags: hari lahir pancasilajayakartanewsPancasilasaid achmad kabiru rafiie
Share196Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2017 JNews.

Go to mobile version