Libur Nataru: Delapan Provinsi Ini harus Waspada Peningkatan Kasus Covid-19

 Libur Nataru: Delapan Provinsi Ini harus Waspada Peningkatan Kasus Covid-19

Ilustrasi– foto zydeaosika/pexels.com

JAYAKARTA NEWS— Memasuki libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 semua pihak tetap harus berhati-hati. Khususnya pada peningkatan mobilitas masyarakat. Pandemi Covid-19 belum berakhir. Meski penularan sudah melandai namun tetap harus diwaspadai. Ketua MPR Bambang Soesatyo memberi perhatian khusus pada delapan provinsi ini, yakni, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, Papua Barat, Kalimantan Barat dan Bali yang kemungkinan mobilitas masyarakatnya naik signifikan.

Bambang Soesatyo atau Bamsoet, begitu namanya kerap disapa, meminta pemerintah merekomendasikan kepada pemerintah daerah-daerah tersebut agar memberikan atensi khusus terhadap peningkatan mobilitas masyarakat saat periode Nataru.

“Terus awasi pergerakan masyarakat yang diiringi dengan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk wajib menerapkan protokol kesehatan terlebih di tengah aktivitas dan mobilitas yang semakin meningkat,” ujarnya.

Mengingat, jika setiap orang bertanggung jawab untuk menerapkan prokes dengan baik maka perayaan Nataru akan berjalan kondusif tanpa adanya ledakan kasus Covid-19 setelahnya.

Bamsoet juga meminta pemerintah daerah setempat dan jajarannya agar dapat secara tegas menutup sementara dan mengevaluasi pembukaan aktivitas sosial-ekonomi di wilayahnya apabila adanya kegiatan yang terbukti menyebabkan klaster atau kenaikan kasus Covid-19 pasca periode Nataru.

Menurutnya, terjadinya peningkatan mobilitas pada momen-momen tertentu menjadi tantangan besar bagi Kementerian terkait sebab Indonesia perlu terus mempertahankan penurunan kasus seiring dengan pembukaan aktivitas sosial-ekonomi. Sehingga perlunya kehati-hatian pemerintah dalam menyusun strategi guna menghadapi periode libur Nataru.***din

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.