Katmin, Legenda Jayakarta

 Katmin, Legenda Jayakarta

INI tentang seorang lelaki bernama Katmin. Betapa, seorang office boy bisa menjadi icon di sebuah perusahaan media massa bernama Harian Jayakarta. Syahdan, ketika pertengahan tahun 2016 Agus Sundayana (bagian keuangan Jayakarta) bersama beberapa rekan perusahaan membuat WA Grup (WAG), Jayakarta, nama Katmin paling sering muncul.

Agus mengakui, sebelum memasukkan kru redaksi, grup itu belum terlalu heboh. Begitu redaksi di-invite satu per satu, dalam waktu tidak terlalu lama, penghuni grup mencapai puluhan, dan puncaknya di angka 73 orang. Satu orang menyumbang nomor telepon yang lain. Yang lain menyumbang nama yang lain lagi. Begitu seterusnya, dan silaturahmi yang terputus lebih 16 tahun itu pun terjalin kembali. Oh… alangkah indah tak terperi.

Katmin, two thumb up….

Suasana pun kembali ke ruang kerja Harian Jayakarta di Jl Arus, Cabang, Jakarta Timur tahun 90-an. Adalah Yon Moeis yang pertama melempar komen provokatif…. “Kalau belum ada Katmin, belum sah grup ini.” Anda bisa bayangkan, padahal di grup itu sudah ada Pemred Suryohadi, Pemimpin Umum Martin Hutabarat, Pemimpin Perusahaan Duta Pranowo, Wapemred Laurens Samsoeri, Redpel Roso Daras, dan anggota redaksi dan dan non redaksi senior lain.

Ramailah yang lain menimpali, “Cari Katmin sampai ketemu…..” Eddy Koko lebay berkomentar, “Bila perlu kita kerahkan BIN.” Entah siapa lagi yang berkomentar tak kalah seru, “Orang paling penting di Jayakarta adalah Katmin….” Masih banyaklah komentar yang kemudian melegitimasi nama Katmin sebagai “Sang Legenda Jayakarta”. Sungguh, semua anggota WAG merasa senang dan menerima.

Ribut-ribut tentang “Cari Katmin Sampai Ketemu” baru mereda setelah Agus Sundayana yang terkenal ringan-langkah itu nyelak, “Siap, besok saya lacak ke rumahnya!” Reda suasana. Lebih melegakan ketika keesokan harinya Agus benar-benar melacak ke rumahnya. Dia berhasil memotret sosok Katmin dalam pakaian PNS. Ya, ternyata Katmin pegawai honorer Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur. Bukan cuma Katmin, tetapi Agus juga berhasil mendatangi rekan Katmin yang lain, Subur dan mengunggah foto mereka.

Sayang, HP keduanya belum memungkinkan untuk aktivasi WA. Tapi setidaknya, kabar itu sudah sangat melegakan. Agus Sundayana pun menuai banyak jempol di grup. Semua berterima kasih kepada Agus.

Ahhh…. ternyata sudah panjang sekali tulisan ini. Takut dimarahi admin, saya cukupkan sampai di sini. Saya akan siasati aturan admin dengan membuat serial Katmin selanjutnya….. Dus, tulisan ini harus saya cantumkan kata “BERSAMBUNG”. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *