Tags : roso daras

Video

Membaca Ki Seno Nugroho (Part-1)

Ki Seno Nugroho wafat Selasa (3/11/2020) pukul 22.15 WIB di RS PKU Gamping, Sleman, Yogyakarta. Jurnalis sekaligus pecinta wayang kulit, Roso Daras menuliskan catatan panjang di Jayakarta News dengan judul “Ki Seno Nugroho Wafat, Seniman Besar Mangkat”. Tulisan dengan lampiran (embed) konten YouTube Jayakarta News Channel, segera saja menyedot atensi publik. Beberapa netizen mengajukan pertanyaan […]Read More

Kabar

Ketua Umum JPKL Berkirim Surat kepada BPOM Mengenai Label Peringatan

JAYAKARTA NEWS—Ketua Umum Perkumpulan Jurnalis Peduli Kesehatan dan Lingkungan Roso Daras, berkirim surat kepada Kepala Badan POM, Dr. Ir. Penny K. Lukito MCP. Maksud pengiriman surat tersebut adalah Permohonan Terhadap Perka BPOM Untuk  Mengatur Pencantuman  Peringatan Konsumen Pada Kemasan Plastik  Makanan & Minuman Mengandung BPA. “Jadi kami berkirim surat juga sekaligus memperkenalkan diri sebagai organisasi […]Read More

Kabar

Roso Daras : ASPADIN Lupa Tujuan Dirumuskan SNI

JAYAKARTA NEWS—-Ketua Aliansi Jurnalis Peduli Kesehatan dan Lingkungan (AJPKL) Roso Daras menyesalkan tindakan  Rachmat Hidayat, Ketua Umum ASPADIN (Perkumpulan Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia) yang telah mengirimi surat ke berbagai media dan meminta untuk menghapus berita tentang bahaya BPA. Tindakan itu jelas bertentangan dengan kebebasan pers. Dan nyata-nyata menunjukkan arogansi seolah sebagai pemegang kebenaran. […]Read More

Video

Pelajaran Sejarah Dihapus?

Sempat viral di mesos, mas Mendikbud Nadiem Anwar Makarim bakal menghapus mata pelajaran sejarah. Spondan beredar pro dan kontra. Bagaimana pendapat Ketua Dewan Pembina Yayasan Aku dan Sukarno, Roso Daras?Read More

Kabar

Pameran Drawing Si Us ‘Wajah-Wajah Para Sahabat’

Jayakarta News – Akrab disapa Si Us, pria bernama lengkap Vincensius Dwimawan dikenal sebagai spesialis drawing. Sudah banyak wartawan dan seniman Yogyakarta yang di-drawing. Jumlahnya lebih dari 200 gambar. Dua tahun lalu, di Us pernah pameran drawing di Tembi Rumah Budaya, menampilkan wajah-wajah para wartawan, terutama yang ikut dalam satu paguyuban, yang disebut Paguyuban Wartawan […]Read More

Kabar

Videografer Banyumas, Juarai Lomba “Ingat Pesan Ibu”

Jayakarta News – Media siber Jayakarta News dan Komunitas Ruang Hidup, menutup akhir September 2020 dengan pengumuman bahagia pemenang lomba video singkat “Ingat Pesan Ibu” bagi 8 orang pemenang. Mereka berhak atas total hadiah sebesar 2,5 juta rupiah, merchandise, dan e-sertifikat. Pemimpin Redaksi Jayakarta News, Roso Daras mengatakan, kegiatan lomba ini dimaksudkan untuk mewadahi kreativitas […]Read More

Feature

“Pak Habibie, Mengapa Anda Pintar?”

Episode Mengenang BJ Habibie Jayakarta News – Indonesia berduka, atas berpulangnya orang Indonesia paling jenius, BJ Habibie. Sosok yang satu ini, menyisakan satu pengalaman menarik, sepanjang karier kewartawanan saya. Kisah ini terjadi sekitar tahun 1985, saat saya masih bekerja di Harian Jawa Pos, Surabaya. Suatu pagi, mbak Oemi, sekretaris redaksi Jawa Pos memanggil dan menyodorkan […]Read More

Kabar

Pejuang Silaturahmi “Jayakarta News”

Jayakarta News – Demi memenuhi kesepakatan pada acara “Jayakarta News Goes to Jogja”, awal tahun lalu, maka digelarlah acara silaturahmi di Bandung, 13 – 14 Juli 2019. Tak kurang dari 18 peserta berangkat ke Bandung dengan penuh perjuangan. “Teman-teman… Anda semua adalah pejuang silaturahmi,” ujar Roso Daras, Ketua Perkumpulan Jayakarta 98 sekaligus Komisaris Utama PT […]Read More

Kolom

“Djangan Tinggalkan Toleransi”

Memetik Hikmah Pidato Sukarno pada Malam Penutupan Muktamar ke-7 Partai Masjumi, 27 Desember 1954 di Surabaya Oleh : Roso Daras Pada masa Orde Baru, Pancasila dihafalkan butir-butirnya dan Pancasila menjadi sesuatu yang sedemikian sakral, tapi terasa jauh dari kita, Warga Negara Indonesia, bangsa Indonesia. Keadaan yang hampir mirip kini, ketika politik identitas memaksa orang memilih […]Read More

Feature Traveling

Mandi Matahari di Lintang Nol Derajat

JAYAKARTA NEWS –  Di luar tanggal-tanggal tertentu, Tugu Khatulistiwa sesungguhnya tugu yang biasa-biasa saja. Akan tetapi di tanggal-tanggal tertentu, tepatnya tengah hari setiap tanggal 21 – 23 Maret dan tanggal 23 September, tugu ini menjadi sangat istimewa. Sebab, benda-benda tegak di sekitar Tugu Khatulistiwa menjadi tidak ada bayangan alias tanpa bayangan. Itulah fenomena alam, fenomena […]Read More