Indonesian Television Awards Jaga Kejujuran Penilaian

 Indonesian Television Awards Jaga Kejujuran Penilaian

Project Leader Indonesian Television Awards, Dini Putri (depan, keempat dari kiri)–foto istimewa

Project Leader Indonesian Television Awards, Dini Putri (depan, keempat dari kiri)–foto istimewa

RCTI dan MNCTV meneruskan program tahunan yang menghadiahkan anugerah kualitas tertinggi bagi insan-insan pertelevisian yaitu Indonesian Television Awards (ITA), dan kini di tahun ketiga penyelenggaraannya, bisa dilihat betapa nilai survei top of mind yang menyuarakan kehendak dan selera tontonan publik begitu elok dijalankan tanpa keberpihakan dari stasiun TV mana para peraih nominee melangsungkan kerja kreatifnya.

Coba diperhatikan pada susunan nominee sejumlah unggulannya, karena segalanya bergantung pada siapa saja yang disukai publik secara luas. Kenyataannya, RCTI memperoleh keunggulan pilihan nominasi antara lain untuk sinetron drama terpopuler “Dunia Terbalik”, “Tukang Ojek Pengkolan” dan “Cinta yang Hilang”, serta program informasi hiburan yang terus awet bertahan, “Silet” dalam kategori nominee Prime Time Non-Drama Terpopuler, bersama-sama Hitam Putih (Trans7) dan Ini
Talkshow (Net TV).

Kesan bijak tanpa tujuan sekadar mendominasi, ditunjukkan pula dalam Program Komedi Terpopuler, dimana daftar nominee justru menghadirkan “Ini Talkshow” dan “Waktu Indonesia Bercanda”  yang dua-duanya merupakan program tayangan di Net TV.

Deretan nominee dalam Program Anak Lokal Terpopuler, MNCTV dan RCTI diunggulkan melalui “Adit & Sopo Jarwo” dan “Kiko”. Tiada kehendak menarik simpati publik dari pemunculan nama-nama program unggulan di Indonesian Television Awards karena menurut Dini Putri selaku Project Leader ITA, tujuan mengadakan Indonesian Television Awards bermula dengan harapan memicu seluruh stasiun TV selalu menayangkan tontonan bermutu yang bukan berkonsep hiburan biasa.

ITA jelas berbeda dengan program awarding yang sejenis, dan dikatakan Kanti Mirdiati selaku Project Director ITA, sebagai bentuk apresiasi kepada mereka yang memiliki ide kreatif untuk menyajikan siaran-siaran televisi yang disukai oleh masyarakat, melalui 13 kategori penghargaan.

“Kami menjaga dan memastikan bahwa proses penilaian di ITA dilakukan secara komprehensif, melibatkan berbagi pihak agar dapat memberikan penilaian yang adil dan akurat, dengan merangkul tim independen Roy Morgan Research serta Provetic  sebagai konsultan riset dan data,” diterangkan Managing Director RCTI, Angela Tanoesoedibjo.

Dini Putri memastikan pemakaian sistem suara warga “one vote” yang didukung validasi penghitungan akurat dan analisa voting oleh Provetic dan kemudian secara cermat buat nantinya diverifikasi, walaupun melewati media sosial Facebook dan Instagram serta alamat situs www.indonesiantvawards.com.  Siapa saja peraih kemenangan tahun ini di arena penghargaan Indonesian Television Awards, silakan menyaksikannya hanya di RCTI dan MNCTV pada 31 Oktober mandatang.***john sinjal

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *