Hari Lebaran, 29 PMI dari Singapura Masih Jalani Karantina

 Hari Lebaran, 29 PMI dari Singapura Masih Jalani Karantina

Dua PMI sedang berbincang menunggu pemulangan ke daerah asal. (Foto:istimewa)

JAYAKARTA NEWS —- Pada saat perayaan hari Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, sebanyak 29 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Singapura masih menjalani masa karantina. Yakni 15 orang karantina di Asrama Haji Surabaya, sedangan 9 orang atas permintaan sendiri melakukan karantina di hotel. Antara lain di hotel Sangrila, Ibis Jemursari, Haris Satelit, 88 Embong Kenongo dan Premiere Palace, Kamis (13/5/2021).

Rini Subeksi, PMI asal Tulungagung mengatakan sejak tahun 2006 bekerja di luar negeri sebagai pengurus rumah tangga, dan baru lebaran tahun ini bisa pulang ke tanah air. “Meski harus menjalani masa karantina dulu, tetapi lebaran tahun ini sangat senang, karena bisa berkumpul dengan keluarga. Sudah hampir tiga tahun, baru lebaran kali ini bisa mudik lebaran,” katanya.

Perempuan berusia 51 tahun ini mengatakan, menjadi PMI di negeri orang selain bisa membantu biaya rumah tangga juga bisa menambah pengalaman. “Saya merasa betah bekerja di sana, karena saya merasa lebih terjamin juga tertib. Tidak terasa sudah hampir 15 tahun saya bekerja di sana,” katanya.

Sebagai informasi, data dari Sekretariat Kantor Kesehatan Pelabuhan Surabaya (KKP), penjemputan dari daerah asal hari ini sebanyak 121 dengan rincian sebagai berikut, Kota Blitar sebanyak 3 orang, Kota Kediri 1 orang, Kota Surabaya 2 orang, Kab. Bangkalan 9 orang, Banyuwangi 3 orang, dan Kab Blitar 3 orang.

Sedangkan dari Bojonegoro sebanyak 3 orang, Gresik 2 orang, Jember 7 orang, Jombang 2 orang, Kab Kediri 2 orang, Lumajang 1 orang, Kab Madiun 1 orang, Magetan 2 orang, Kab Malang 6 orang, Pacitan 1 orang, Kab Pasuruan 1 orang, Pamekasan 23 orang, Ponorogo 5 orang, Kab Probolinggo 9 orang, Sampang 18 orang, Sumenep 8 orang, Trenggalek 1 orang, Tuban 4 orang dan Tulungagung 4 orang.(poedji)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *