Kuliner
Empat Jenis Teh Termahal di Dunia, Ada yang Karena Langka, Prosesnya Sulit, atau Kemasannya yang Spektakuler
JAYAKARTA NEWS – Lebih tua dari tradisi minum kopi, teh diperkirakan sudah dikonsumsi sejak 5.000 tahun lalu di Tiongkok.
Teh masuk ke Jepang abad ke 8. Di Eropa, teh masuk lewat pedagang Belanda dan Portugis.
Teh lalu menyebar ke Inggris, hingga ke banyak negara-negara jajahannya di Asia dan Afrika.
Dari banyaknya negara penghasil teh, berikut jenis teh termahal di dunia.
1. Da Hong Pao
Teh ini berasal dari Pegunungan Wuyi di Tiongkok.
Da hong pao jenis teh oolong. Aromanya seperti aroma anggrek dengan cita rasa sedikit manis.
Tehnya diproduksi dari daun yang dihasilkan dari pohon teh berumur tua dan nyaris langka.
Diperkirakan hanya tersisa enam pohon saja di dunia ini.
Teh da hong pao dipercaya memiliki kandungan antioksidan tinggi dan baik untuk kesehatan jantung.
Karena kelangkaan ini harga daun teh da hong pao sangat mahal.
Untuk harga per kilonya mencapai USD1,2 juta.
2. Panda Dung
Teh panda dung merupakan jenis teh hijau dari Ya’an di Sichuan, Tiongkok.
Namanya yang unik ini sesuai dengan proses penanamannya yang memanfaatkan kotoran panda.
Kotoran panda dipercaya memiliki nutrisi tinggi karena hanya makan daun bambu.
Kotoran ini digunakan untuk mengolah lahan pohon teh.
Efeknya daun tehnya menghasilkan sedikit rasa kacang dan beraroma malt.
Proses pengolahan daun tehnya cukup lama sehingga harganya jadi sangat mahal.
Harga dau teh panda dung mencapai USD70.000 per kilonya.
3. PG Tips Diamond Tea Bag
Teh ini diproduksi perusahaan teh asal Inggris, PG Tips.
Teh ini dihargai mahal karena kualitas teh dan kantong tehnya.
Untuk merayakan 75 tahun perusahaan PG Tips, mereka mengeluarkan teh spesial.
Kantong tehnya dibuat dengan hiasan berlian 2,56 karat dan tali gantungannya dari emas putih.
Untuk tehnya, mereka menggunakan teh khusus dari perkebunan teh Makaibari di India.
Harga teh ini USD15.000 per kantongnya.
4. Gyokuro
Teh hijau ini berasal Jepang. Bila diterjemahkan gyokuro artinya embun mutiara.
Gyokuro tergolong jenis teh hijau grade terbaik.
Diproduksi di Distrik Ujo di Kyoto, proses panen teh ini sangat spesial.
Daunnya tumbuh dengan ditutupi tikar selama 4 minggu.
Teknik ini membantu menjaga amino acid dalam kandungan teh dan membuat rasa umami teh tetap terjaga.
Teh gyokuro sudah ada sejak tahun 1835. Harganya mencapai 650 dolar per kilogram.***/mel
